Feroza G2 1.6L HD-C SOHC 16V Karburator (5-Speed M/T, 4x2, Perubahan Lampu Utama Bulat/Kotak Modern & Interior Overhaul, CKD ADM)
Selalu gunakan spare part Daihatsu yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Daihatsu Feroza varian Feroza G2 / Generation II (F100 Facelift) tahun 1996 - 1999.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Feroza G2 / Generation II (F100 Facelift):
Masalah Sistem Pendingin Feroza G2 / Generation II (F100 Facelift)
Solusi: Penyakit klasik Feroza biasanya ada di radiator yang mampet atau fan kopling yang sudah lemah. Langkah pertama, kuras radiator dan pastikan menggunakan coolant berkualitas. Cek fan kopling (visco fan), jika saat mesin panas kipas bisa dihentikan dengan tangan dengan mudah, berarti visco sudah mati. Solusinya ganti oli visco atau servis visco fan agar putaran kipas kembali maksimal. Jika masih overheat, pertimbangkan menambah extra fan elektrik sebagai bantuan pendinginan.
Masalah Mesin Feroza G2 / Generation II (F100 Facelift)
Solusi: Karburator Feroza dikenal cukup kompleks dan sensitif. Masalah brebet sering disebabkan oleh kotoran di jetting atau membran vakum yang sudah getas/bocor. Langkah perbaikannya adalah membongkar dan membersihkan karburator secara menyeluruh (carb cleaner) serta memeriksa setiap seal dan membran. Jika setelah diservis tetap tidak stabil, cek juga setelan baut campuran udara dan pastikan suplai bensin dari pompa bensin lancar tanpa hambatan.
Masalah Kelistrikan Feroza G2 / Generation II (F100 Facelift)
Solusi: Hal ini biasanya disebabkan oleh alternator (dinamo ampere) yang sudah lemah pengisiannya atau kabel massa yang sudah korosi. Cek tegangan output alternator saat mesin hidup, harusnya berada di kisaran 13.5V - 14.5V. Jika di bawah itu, ganti karbon brush atau regulator. Selain itu, pastikan kabel massa dari aki ke bodi dan ke blok mesin dibersihkan dari jamur atau karat untuk memastikan aliran listrik sempurna.
Masalah Suspensi Feroza G2 / Generation II (F100 Facelift)
Solusi: Masalah ini biasanya bersumber dari keausan pada ball joint atau tie rod end. Cek kondisi karet boot, jika sudah pecah biasanya kotoran masuk dan membuat komponen cepat oblak. Cara memperbaikinya adalah dengan mengganti komponen ball joint atau tie rod yang aus. Setelah diganti, wajib melakukan proses spooring (wheel alignment) di bengkel spesialis kaki-kaki agar setir kembali lurus dan stabil di kecepatan tinggi.
Masalah Mesin Feroza G2 / Generation II (F100 Facelift)
Solusi: Umur mobil yang sudah tua membuat paking penutup klep (valve cover gasket) biasanya mengeras dan getas. Oli sering merembes ke lubang busi atau ke bagian luar mesin. Solusinya, ganti paking penutup klep dengan yang baru (usahakan pakai yang original atau kualitas tinggi). Saat pemasangan, bersihkan sisa paking lama di permukaan metal dan tambahkan sedikit sealant tahan panas jika perlu agar paking baru menutup sempurna.
Masalah Pengereman Feroza G2 / Generation II (F100 Facelift)
Solusi: Cek kondisi master rem (master cylinder) dan booster rem. Biasanya seal di dalam master rem sudah aus sehingga tekanan minyak rem hilang. Jika pedal terasa amblas, segera lakukan overhaul master rem atau ganti dengan repair kit yang sesuai. Jangan lupa cek juga ketebalan kampas rem dan pastikan tidak ada kebocoran pada selang rem atau silinder roda di rem tromol belakang.
Masalah Transmisi Feroza G2 / Generation II (F100 Facelift)
Solusi: Masalah oper gigi keras sering disebabkan oleh bushing tuas transmisi yang sudah aus atau oli transmisi yang sudah terlalu lama tidak diganti. Ganti oli transmisi sesuai spesifikasi (biasanya SAE 80W-90) dan periksa bushing tuas persneling di bawah kabin. Jika sudah oblak parah, mengganti bushing akan mengembalikan rasa oper gigi yang lebih presisi dan empuk.
Masalah Kelistrikan Feroza G2 / Generation II (F100 Facelift)
Solusi: Feroza G2 sering mengalami penurunan tegangan (voltage drop) pada jalur kabel lampu karena umur kabel yang sudah korosi. Solusinya, pasang relay set lampu untuk memutus beban arus langsung dari aki ke lampu tanpa melewati saklar lampu utama. Dengan sistem relay, arus listrik jadi lebih stabil dan lampu bisa jauh lebih terang tanpa merusak saklar lampu di kolom setir.
Masalah Suspensi Feroza G2 / Generation II (F100 Facelift)
Solusi: Feroza menggunakan per daun di bagian belakang. Limbung biasanya terjadi karena karet bushing per daun sudah pecah atau shockbreaker mati. Periksa bushing per daun, ganti dengan bahan poliuretan jika ingin lebih awet. Selain itu, ganti shockbreaker dengan spesifikasi yang sesuai untuk Feroza agar redaman kembali optimal dan mobil tidak membal berlebihan saat melewati jalan rusak.
Masalah Mesin Feroza G2 / Generation II (F100 Facelift)
Solusi: Masalah ini biasanya berkaitan dengan sistem cuk (choke) otomatis pada karburator yang tidak bekerja sempurna atau setelan idle-up AC yang tidak pas. Pastikan sistem cuk bekerja saat mesin dingin dengan cara memompa gas sekali sebelum starter. Jika tetap susah, bersihkan katup cuk di karburator agar bisa menutup dengan rapat saat mesin dingin, serta pastikan kondisi busi dan kabel busi masih dalam performa baik untuk percikan api yang optimal.
