Gran Max MB 1.3 D / FH (Satu Pintu Samping / Sliding Door, Konfigurasi Kursi Face-to-Face 9-Seater / Forward 8-Seater)
Selalu gunakan spare part Daihatsu yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Daihatsu Gran Max varian Gran Max Minibus 1.3 (S401RG) tahun 2007 - 2026.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Gran Max Minibus 1.3 (S401RG):
Masalah Mesin Gran Max Minibus 1.3 (S401RG)
Solusi: Penyebab utama biasanya adalah penyumbatan pada radiator atau kipas elektrik yang sudah lemah. Langkah pertama, kuras air radiator (flushing) dan pastikan menggunakan coolant berkualitas, jangan pakai air biasa. Jika suhu masih tinggi, cek kondisi fan radiator; jika putarannya sudah loyo, segera ganti motor fan. Pastikan juga tidak ada kebocoran pada selang-selang radiator dan tutup radiator sudah sesuai spesifikasi tekanan (0.9 bar).
Masalah Mesin Gran Max Minibus 1.3 (S401RG)
Solusi: Biasanya kotoran menumpuk di throttle body atau sensor ISC (Idle Speed Control) yang sudah kotor. Solusinya, lepas throttle body lalu bersihkan menggunakan cairan pembersih khusus (carb cleaner). Setelah bersih, lakukan proses reset ECU agar sensor membaca bukaan udara baru dengan optimal. Jika masih bermasalah, cek kabel busi atau koil karena seringkali terjadi kebocoran arus.
Masalah Kelistrikan Gran Max Minibus 1.3 (S401RG)
Solusi: Cek sistem pengisian (alternator/dinamo ampere). Jika voltase pengisian di bawah 13.5V saat mesin nyala, berarti carbon brush alternator sudah aus. Selain itu, pastikan tidak ada kebocoran arus (arus stand-by) akibat aksesori tambahan yang tidak terpasang dengan benar. Segera cek kabel massa (grounding) dari mesin ke bodi, karena kabel bawaan sering teroksidasi seiring usia kendaraan.
Masalah Transmisi Gran Max Minibus 1.3 (S401RG)
Solusi: Masalah ini sering disebabkan oleh oli transmisi yang sudah terlalu lama tidak diganti atau kualitas oli tidak sesuai standar SAE 80W-90. Ganti oli transmisi sesuai jadwal (setiap 20.000-40.000 km). Jika masih keras, periksa bushing kabel persneling yang sudah aus atau kendor. Melumasi ulang mekanisme tuas persneling di bawah mobil juga sangat membantu mengembalikan kelancaran perpindahan gigi.
Masalah Suspensi Gran Max Minibus 1.3 (S401RG)
Solusi: Ini adalah penyakit umum Gran Max yang disebabkan oleh karet support shockbreaker yang sudah pecah atau link stabilizer yang oblak. Solusinya, ganti karet support shockbreaker dengan yang baru dan cek bushing arm. Seringkali, mengganti link stabilizer yang sudah longgar akan menghilangkan bunyi tersebut secara instan. Pastikan juga baut-baut pada sistem suspensi dikencangkan kembali sesuai torsi pabrikan.
Masalah Pengereman Gran Max Minibus 1.3 (S401RG)
Solusi: Biasanya disebabkan oleh udara palsu di jalur minyak rem atau master rem atas yang mulai bocor seal-nya. Lakukan bleeding (buang angin) pada keempat roda untuk memastikan tidak ada udara di jalur pipa rem. Jika pedal masih terasa dalam, periksa kondisi piston rem di roda belakang yang sering macet karena kotoran, lalu bersihkan dan berikan grease khusus rem pada sliding pin agar gerakannya kembali lancar.
Masalah Mesin Gran Max Minibus 1.3 (S401RG)
Solusi: Masalah ini biasanya terkait dengan tekanan bahan bakar (fuel pump) yang sudah lemah atau filter bensin yang mampet. Coba putar kunci ke posisi 'ON' dua kali sebelum melakukan starter agar pompa bensin membangun tekanan terlebih dahulu. Jika tetap sulit, ganti filter bensin yang terletak di area tangki, karena endapan kotoran pada filter sering menghambat suplai bahan bakar ke ruang bakar.
Masalah Kelistrikan Gran Max Minibus 1.3 (S401RG)
Solusi: Kualitas soket lampu depan Gran Max rentan meleleh karena panas. Solusinya, ganti soket lampu dengan bahan keramik yang tahan panas. Jika lampu masih redup, lakukan penambahan relay set untuk membuat arus listrik dari aki langsung menuju lampu tanpa melalui saklar utama, sehingga tegangan yang diterima lampu lebih stabil dan terang.
Masalah Sistem Pendingin Gran Max Minibus 1.3 (S401RG)
Solusi: Biasanya disebabkan oleh evaporator yang kotor karena debu atau freon yang berkurang akibat kebocoran halus pada selang. Langkah pertama, bersihkan filter kabin dan evaporator dengan cara disemprot cairan pembersih. Jika tetap tidak dingin, bawa ke bengkel spesialis untuk cek kebocoran tekanan freon menggunakan manifold gauge. Jangan paksa AC nyala jika freon habis, karena bisa merusak kompresor.
Masalah Suspensi Gran Max Minibus 1.3 (S401RG)
Solusi: Masalah ini murni karena setelan wheel alignment yang berubah atau kondisi ban yang sudah aus tidak rata (makan ban). Solusinya, lakukan spooring dan balancing di bengkel ban terpercaya. Jika setir masih lari, periksa kondisi tie rod dan rack end; jika sudah ada tanda-tanda oblak, segera ganti karena komponen ini sangat krusial bagi keselamatan berkendara dan kestabilan arah kendaraan.
