Daihatsu

Daihatsu Gran Max Minibus 1.5 (S402RG)

Gran Max MB 1.5 D / F / FF (AC Single Blower / Double Blower, Sliding Door, Power Steering)


Trim:
Passenger Minibus High
Bodi:
Commercial / Light Commercial Vehicle (LCV)
Assembly:
CKD

Spare Parts (Suku Cadang):

Selalu gunakan spare part Daihatsu yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Daihatsu Gran Max varian Gran Max Minibus 1.5 (S402RG) tahun 2007 - 2026.

Pilih Suku Cadang

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...

Ad Loading...

Masalah

Masalah yang sering terjadi pada Gran Max Minibus 1.5 (S402RG):

Masalah Mesin Gran Max Minibus 1.5 (S402RG)

Solusi: Penyebab utamanya biasanya adalah visco fan yang sudah lemah atau radiator yang tersumbat lumpur/kotoran. Langkah pertama, cek volume air radiator dan pastikan tidak ada kebocoran di selang-selang. Jika air normal tapi masih panas, coba ganti oli visco fan atau upgrade ke extra fan elektrik tambahan. Pastikan juga tutup radiator masih berfungsi baik dengan tekanan yang sesuai (0.9 - 1.1 bar).

+ +

Masalah Sistem Pendingin Gran Max Minibus 1.5 (S402RG)

Solusi: Gran Max 1.5 menggunakan pompa air yang cukup rentan jika kualitas coolant buruk. Jika ditemukan tetesan air di area bawah mesin dekat fan belt, segera ganti unit water pump. Jangan hanya mengganti seal-nya saja karena biasanya as pompa sudah termakan. Gunakan coolant kualitas bagus agar tidak terjadi korosi di dalam blok mesin yang memperpendek umur pompa air.

+ +

Masalah Kelistrikan Gran Max Minibus 1.5 (S402RG)

Solusi: Cek bagian alternator atau dinamo ampere. Seringkali karbon brush sudah habis atau IC regulator sudah tidak stabil mengisi daya ke aki. Pastikan kabel massa (grounding) dari mesin ke bodi tidak korosi. Jika masih sering drop, lakukan penambahan kabel grounding tambahan agar suplai listrik ke koil dan lampu lebih stabil.

+ +

Masalah Mesin Gran Max Minibus 1.5 (S402RG)

Solusi: Masalah ini biasanya bersumber dari ISC (Idle Speed Control) yang kotor atau koil pengapian yang mulai lemah (mati satu). Bersihkan throttle body dan ISC menggunakan cairan pembersih khusus (carb cleaner). Jika masih pincang, scan ECU untuk mengetahui koil silinder mana yang bermasalah, lalu ganti koil tersebut dengan yang original.

+ +

Masalah Transmisi Gran Max Minibus 1.5 (S402RG)

Solusi: Biasanya disebabkan oleh kampas kopling yang sudah tipis atau minyak kopling (master kopling bawah) yang bocor. Cek level minyak kopling di reservoir, jika kurang segera tambahkan dan lakukan bleeding untuk membuang angin palsu. Jika kopling terasa sangat dalam, berarti memang sudah saatnya ganti satu set kopling (clutch set).

+ +

Masalah Pengereman Gran Max Minibus 1.5 (S402RG)

Solusi: Periksa kondisi kampas rem depan dan bersihkan tromol belakang dari debu kampas yang menumpuk. Seringkali masalah rem yang 'dalam' disebabkan oleh seal master rem atas yang sudah aus atau ada kebocoran kecil pada pipa rem. Lakukan flushing minyak rem setiap 20.000 km agar tidak ada endapan lumpur di dalam sistem hidrolik rem.

+ +

Masalah Suspensi Gran Max Minibus 1.5 (S402RG)

Solusi: Gran Max sering mengalami keausan pada bushing arm dan link stabilizer. Cek kondisi karet-karet tersebut, jika sudah pecah segera ganti. Jangan lupa periksa juga kondisi tierod dan rack end. Jika setir terasa speling (oblak), lakukan penyetelan pada rack steer atau ganti bushing rack steer agar handling kembali presisi.

+ +

Masalah Mesin Gran Max Minibus 1.5 (S402RG)

Solusi: Penyebab utama seringkali adalah busi yang sudah aus atau kabel busi yang bocor (bocor setrum). Ganti busi dengan spesifikasi yang sesuai (Iridium disarankan untuk performa lebih baik). Jika busi baru tetap mbrebet, cek tekanan pompa bensin (fuel pump) di tangki, pastikan tekanan masih berada di angka 3.0 bar ke atas.

+ +

Masalah Kelistrikan Gran Max Minibus 1.5 (S402RG)

Solusi: Ini biasanya karena soket lampu sudah panas dan meleleh atau tegangan dari alternator tidak stabil. Ganti soket lampu dengan bahan keramik yang tahan panas. Jika ingin menggunakan lampu yang lebih terang, sangat disarankan memasang relay set tambahan agar beban arus tidak langsung dari saklar lampu di stir, guna mencegah saklar terbakar.

+ +

Masalah Sistem Pendingin Gran Max Minibus 1.5 (S402RG)

Solusi: Cek kebocoran halus di area heater (jika ada) atau di dalam mesin. Seringkali tutup radiator yang sudah tidak mampu menahan tekanan menyebabkan air menguap ke tabung reservoir. Ganti tutup radiator dengan yang memiliki spesifikasi tekanan sama (sesuai manual book). Jika masih berkurang, cek apakah ada rembesan di sela-sela head cylinder yang mengarah pada kebocoran packing head.

+ +

Catatan: Data mungkin kurang akurat, selalu konsultasikan dengan tenaga ahli atau layanan servis resmi. Harga tidak mengikat (online/offline) dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Data ID #694

Ad Loading...

Mobil Daihatsu Lainnya

  • Daihatsu Ayla
    Daihatsu Ayla / Toyota Agya / Perodua Axia (B100 / A300 Series)
  • Daihatsu Ceria
    Daihatsu Ceria / Perodua Kancil / Daihatsu Mira L200
  • Daihatsu Charade
    Daihatsu Charade XG / CX / Winner / Classy / GTti (G10 / G11 / G100 / G200)
  • Daihatsu Feroza
    Daihatsu Feroza / Sportrak / Rocky Bensin (F300 / F100 Series)
  • Daihatsu Gran Max
    Daihatsu Gran Max Pick Up / Minibus / Blind Van (S401RP / S402RP)