Gran Max Pick Up 1.5 2NR-VE Dual VVT-i (Velg Kaleng 14 Inch, Electric Power Steering EPS, Dashboard Cup Holder)
Selalu gunakan spare part Daihatsu yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Daihatsu Gran Max varian Gran Max PU 1.5 Dual VVT-i (S402RP - Facelift) tahun 2022 - 2026.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Gran Max PU 1.5 Dual VVT-i (S402RP - Facelift):
Masalah Mesin Gran Max PU 1.5 Dual VVT-i (S402RP - Facelift)
Solusi: Hal ini umumnya terjadi karena penggunaan bahan bakar dengan oktan terlalu rendah untuk mesin 2NR-VE yang memiliki kompresi tinggi. Solusinya adalah gunakan bensin dengan minimal RON 92 (Pertamax/setara). Selain itu, pastikan sensor Knock (Knock Sensor) bersih dari kotoran. Jika masih berlanjut, cek tumpukan karbon di ruang bakar; lakukan pembersihan carbon cleaner secara rutin setiap 20.000 km agar pembakaran kembali optimal.
Masalah Kelistrikan Gran Max PU 1.5 Dual VVT-i (S402RP - Facelift)
Solusi: Gran Max memiliki sistem pengisian yang sangat bergantung pada kondisi alternator. Pertama, periksa kabel massa (grounding) di area blok mesin apakah ada korosi atau kendor, karena kabel massa bawaan pabrik seringkali kurang optimal. Jika penambahan aksesoris kelistrikan terlalu banyak, segera upgrade kapasitas aki ke Ampere yang lebih besar dan pasang kabel grounding tambahan (wire kit) untuk menstabilkan arus listrik ke ECU dan sistem pengapian.
Masalah Suspensi Gran Max PU 1.5 Dual VVT-i (S402RP - Facelift)
Solusi: Masalah klasik ini biasanya berasal dari bushing arm yang mulai pecah atau link stabilizer yang sudah oblak. Cara mengatasinya adalah dengan melakukan pengecekan visual pada karet bushing; jika sudah retak, segera ganti dengan yang baru (disarankan menggunakan sparepart original). Untuk penggunaan muatan berat, pertimbangkan mengganti link stabilizer dengan kualitas heavy duty agar lebih tahan lama menahan beban distribusi di jalan keriting.
Masalah Sistem Pendingin Gran Max PU 1.5 Dual VVT-i (S402RP - Facelift)
Solusi: Pastikan fan radiator (kipas) berputar dengan normal saat AC dinyalakan. Masalah sering muncul karena adanya sumbatan pada kisi-kisi radiator akibat debu/lumpur. Langkah pertama, semprot kisi radiator dengan air bertekanan rendah dari arah belakang ke depan agar kotoran rontok. Cek juga kondisi tutup radiator; jika karetnya sudah lembek, tekanan air tidak akan terjaga, sehingga harus segera diganti dengan spesifikasi tekanan yang sesuai (biasanya 1.1 bar).
Masalah Transmisi Gran Max PU 1.5 Dual VVT-i (S402RP - Facelift)
Solusi: Masalah ini biasanya disebabkan oleh kualitas oli transmisi yang sudah menurun atau level oli yang berkurang. Segera lakukan penggantian oli transmisi dengan spesifikasi GL-4 75W-90 atau sesuai buku panduan servis. Jika setelah ganti oli masih keras, cek stelan kabel kopling (atau sistem hidrolik kopling) apakah sudah terlalu rendah titik injakannya. Pastikan tidak ada kebocoran pada master kopling bawah yang sering terkena panas mesin.
Masalah Pengereman Gran Max PU 1.5 Dual VVT-i (S402RP - Facelift)
Solusi: Penyebab utamanya seringkali adalah master rem (master cylinder) yang mulai bocor seal-nya atau minyak rem yang sudah tercampur uap air karena jarang dikuras. Solusinya adalah kuras minyak rem setiap 20.000-40.000 km. Jika pedal masih terasa dalam, lakukan bleeding (membuang angin palsu) pada keempat roda secara teliti. Jika master rem sudah aus, jangan mencoba memperbaiki seal saja, lebih aman ganti satu unit master rem baru untuk keamanan berkendara.
Masalah Kelistrikan Gran Max PU 1.5 Dual VVT-i (S402RP - Facelift)
Solusi: Sering terjadi karena kualitas soket lampu bawaan yang kurang tahan panas atau tegangan yang naik-turun dari alternator. Solusi teknisnya adalah memasang relay set tambahan untuk lampu utama. Relay ini akan mengambil arus langsung dari aki tanpa membebani saklar di dashboard, sehingga lampu menjadi lebih terang, stabil, dan soket tidak mudah meleleh atau terbakar akibat panas berlebih.
Masalah Mesin Gran Max PU 1.5 Dual VVT-i (S402RP - Facelift)
Solusi: Gejala ini hampir selalu disebabkan oleh Throttle Body (TB) yang kotor oleh sisa uap oli dari sistem PCV. Solusinya adalah membuka box filter udara dan membersihkan bagian dalam TB menggunakan cairan throttle body cleaner sampai benar-benar bersih. Setelah dibersihkan, lakukan proses 'Reset Idle' atau 'Idle Relearn' melalui alat scanner OBD-II agar ECU membaca ulang posisi butterfly valve dalam kondisi bersih.
Masalah Suspensi Gran Max PU 1.5 Dual VVT-i (S402RP - Facelift)
Solusi: Pertama, cek tekanan ban apakah sudah sama rata di semua sisi. Jika tekanan ban sudah benar tapi masih buang, masalah ada pada sporing (wheel alignment) yang bergeser karena sering menghantam lubang. Lakukan spooring dan balancing di bengkel spesialis kaki-kaki. Jika setir masih terasa tidak stabil setelah spooring, cek komponen tie rod dan rack end (long tie rod), karena jika sudah oblak akan menyebabkan setir tidak presisi.
Masalah Mesin Gran Max PU 1.5 Dual VVT-i (S402RP - Facelift)
Solusi: Suara berdecit berasal dari belt (fan belt/serpentine belt) yang selip karena sudah aus atau mengeras (getas). Periksa kondisi fisik belt; jika ada retak-retak halus, segera ganti dengan belt original. Jika belt masih bagus, mungkin tegangan (tensioner) sudah lemah. Pastikan juga bearing pada tensioner pulley tidak macet atau kering, karena jika bearing tersebut rusak, suara berdecit akan tetap muncul meski belt baru diganti.
