Taruna Short Wheelbase (SWB) 1.5L HE-E & 1.6L HD-E SOHC 16-Valve EFI Injection 89-96hp (5-Speed M/T, RWD, CKD)
Selalu gunakan spare part Daihatsu yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Daihatsu Taruna varian Taruna C-Series EFI / Injection (CSR, CX, CSX) tahun 2001 - 2004.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Taruna C-Series EFI / Injection (CSR, CX, CSX):
Masalah Mesin Taruna C-Series EFI / Injection (CSR, CX, CSX)
Solusi: Ini biasanya gara-gara koil pengapian mulai lemah atau kabel busi bocor. Langkah pertama, cek kondisi kabel busi dengan multitester; kalau resistansi tinggi, ganti satu set. Kedua, periksa koil satu per satu. Kalau masih ndut-ndutan, bersihkan ISC (Idle Speed Control) menggunakan carburetor cleaner karena sering tersumbat kerak karbon, lalu lakukan reset ECU dengan melepas terminal negatif aki selama 15 menit agar idle kembali normal.
Masalah Sistem Pendingin Taruna C-Series EFI / Injection (CSR, CX, CSX)
Solusi: Penyebab paling sering adalah kipas radiator (extra fan) yang lemah atau mampetnya kisi-kisi radiator oleh kotoran. Solusinya, cek relay kipas dan pastikan motor fan berputar kencang. Jika kipas normal, kuras air radiator (flushing) dan gunakan coolant berkualitas. Cek juga thermostat, jika sudah berumur sebaiknya ganti baru agar sirkulasi air tetap lancar dan tidak terjebak di blok mesin.
Masalah Kelistrikan Taruna C-Series EFI / Injection (CSR, CX, CSX)
Solusi: Taruna lama sering mengalami drop tegangan karena kabel ground bawaan yang sudah teroksidasi. Cara ampuh adalah melakukan 'grounding kit' tambahan dari blok mesin ke bodi dan terminal negatif aki. Jika lampu tetap redup, pasang relay set lampu untuk memaksimalkan arus langsung dari aki ke bohlam, sehingga voltase lebih stabil dan pencahayaan jauh lebih terang.
Masalah Suspensi Taruna C-Series EFI / Injection (CSR, CX, CSX)
Solusi: Biasanya karet bushing arm atau link stabilizer sudah pecah atau aus. Solusinya, angkat mobil dan cek bagian kaki-kaki, jika karet sudah getas, wajib ganti baru. Jangan lupa cek juga shockbreaker, kalau sudah rembes oli berarti seal jebol. Disarankan pakai sparepart original atau aftermarket berkualitas agar awet, karena kaki-kaki Taruna cukup menerima beban berat.
Masalah Transmisi Taruna C-Series EFI / Injection (CSR, CX, CSX)
Solusi: Biasanya masalah ada pada master kopling atas atau bawah yang mulai bocor seal-nya. Cek level minyak kopling di reservoir; kalau berkurang, segera cek kebocoran di bawah dashboard (master atas) atau dekat transmisi (master bawah). Lakukan bleeding minyak kopling untuk membuang angin palsu. Jika tetap keras, ada kemungkinan plat kopling sudah tipis dan minta diganti.
Masalah Pengereman Taruna C-Series EFI / Injection (CSR, CX, CSX)
Solusi: Hal ini sering terjadi karena minyak rem sudah jenuh (terkontaminasi air) atau ada angin palsu di sistem. Lakukan flushing minyak rem setiap 20.000 km. Cek juga ketebalan kampas rem depan dan kebersihan tromol belakang. Jika rem tetap dalam, cek booster rem; biasanya seal di dalam booster sudah bocor, ditandai dengan bunyi mendesis saat pedal rem diinjak.
Masalah Mesin Taruna C-Series EFI / Injection (CSR, CX, CSX)
Solusi: Penyebab utama biasanya sensor O2 (Oxygen Sensor) sudah lemah sehingga pembacaan campuran bahan bakar jadi kacau. Coba bersihkan sensor O2 dengan cairan khusus atau ganti baru jika sudah lewat masa pakai. Selain itu, periksa juga injektor, mungkin kotor atau 'nyembur' (leaking). Lakukan servis injektor (injektor cleaning) di bengkel spesialis untuk mengembalikan pola semprotan yang ideal.
Masalah Kelistrikan Taruna C-Series EFI / Injection (CSR, CX, CSX)
Solusi: Cek sistem pengisian dari alternator. Pakai multitester saat mesin nyala, tegangan harus di angka 13.5V - 14.5V. Kalau di bawah itu, berarti carbon brush alternator sudah habis. Selain itu, pastikan tidak ada kebocoran arus (stroom) saat mobil mati akibat modifikasi audio atau alarm yang tidak rapi. Cek kabel-kabel tambahan yang dipasang langsung ke aki, pastikan tidak ada yang korsleting.
Masalah Bodi/Interior Taruna C-Series EFI / Injection (CSR, CX, CSX)
Solusi: Motor power window sering melemah karena debu dan kurang pelumasan pada rel kaca. Bersihkan rel kaca dari debu/kotoran, lalu semprot dengan silikon spray agar karet rel licin. Jika kaca tetap lambat, bongkar door trim dan bersihkan motor power window dari sisa arang karbon. Jika motor sudah hangus, sebaiknya ganti unit motornya karena sudah tidak kuat menarik beban kaca.
Masalah Sistem Bahan Bakar Taruna C-Series EFI / Injection (CSR, CX, CSX)
Solusi: Biasanya sensor suhu mesin (ECT - Engine Coolant Temperature) mengirim data yang salah ke ECU. Akibatnya, ECU tidak memberikan campuran bahan bakar yang kaya saat cold start. Periksa sensor ECT menggunakan scanner atau cek resistansinya dengan multitester sesuai manual book. Ganti sensor jika nilainya sudah tidak akurat. Selain itu, cek filter bensin di bawah kolong mobil, kalau mampet suplai BBM ke injektor jadi terhambat.
