Daihatsu

Daihatsu Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ)

Taruna Long Wheelbase (LWB / Bodi Panjang) 1.5L HE-E SOHC 16-Valve EFI 89hp (5-Speed M/T, RWD, Murni 7-Seater dengan AC Double Blower, CKD)


Trim:
FL, FX, FGX, FGZ
Bodi:
Compact SUV
Assembly:
CKD

Spare Parts (Suku Cadang):

Selalu gunakan spare part Daihatsu yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Daihatsu Taruna varian Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ) tahun 2001 - 2004.

Pilih Suku Cadang

Loading...

Loading...

Ad Loading...

Masalah

Masalah yang sering terjadi pada Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ):

Masalah Mesin Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ)

Solusi: Ini biasanya karena kotoran menumpuk di ISC (Idle Speed Control) atau Throttle Body. Langkahnya, bongkar throttle body dan bersihkan menggunakan cairan pembersih khusus (carb cleaner). Pastikan katup ISC dibersihkan dengan teliti agar pergerakannya lancar. Setelah bersih, lakukan reset ECU dengan melepas kabel aki negatif selama beberapa menit agar sistem membaca setelan idle yang baru.

+ +

Masalah Sistem Pendingin Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ)

Solusi: Cek putaran extra fan, pastikan kipas berputar kencang tanpa hambatan. Jika masih panas, lakukan pengurasan air radiator (flushing) dan pastikan tidak ada sumbatan di kisi-kisi radiator akibat kotoran/lumpur. Jika thermostat sudah berumur lebih dari 5 tahun, sebaiknya diganti baru agar sirkulasi air tetap optimal. Pastikan pula tidak ada kebocoran pada selang radiator.

+ +

Masalah Kelistrikan Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ)

Solusi: Periksa kondisi kabel massa (grounding) dari mesin ke bodi yang sering teroksidasi atau getas dimakan usia. Tambahkan kabel grounding tambahan (grounding kit) untuk menstabilkan arus listrik ke komponen elektronik. Cek juga voltase output alternator, jika di bawah 13.5V saat mesin hidup, kemungkinan besar carbon brush alternator sudah menipis dan perlu diganti.

+ +

Masalah Transmisi Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ)

Solusi: Biasanya terjadi karena master kopling (atas atau bawah) mulai bocor seal-nya. Cek volume minyak kopling di reservoir, jika berkurang berarti ada kebocoran. Lakukan perbaikan dengan mengganti seal kit atau ganti unit master kopling baru agar tekanan hidrolik kembali normal. Pastikan juga kabel kopling disetel ulang jika masih menggunakan sistem kabel (beberapa varian awal).

+ +

Masalah Suspensi Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ)

Solusi: Penyebab utamanya adalah bushing arm yang pecah atau tie rod/ball joint yang sudah oblak (longgar). Lakukan pengecekan dengan mendongkrak mobil dan menggoyang roda. Jika terasa goyang saat digerakkan arah jam 3-9, ganti tie rod. Jika ada bunyi dari area lower arm, ganti karet bushing arm dengan yang baru. Lakukan spooring setelah penggantian komponen kaki-kaki.

+ +

Masalah Mesin Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ)

Solusi: Lakukan pembersihan injektor (bisa menggunakan cairan injector cleaner di tangki atau dikuras manual). Periksa juga busi dan kabel busi; jika kabel busi sudah bocor (biasanya ada percikan api di kegelapan), segera ganti satu set. Pastikan filter bensin tidak mampet karena sering mengonsumsi bensin kotor, yang bisa menghambat suplai bahan bakar ke ruang bakar.

+ +

Masalah Pengereman Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ)

Solusi: Jika pedal terasa dalam, lakukan bleeding (buang angin palsu) pada minyak rem di keempat roda. Jika pedal bergetar, kemungkinan piringan cakram (disc brake) sudah tidak rata (peyang). Lakukan bubut piringan cakram agar permukaannya kembali rata. Cek juga ketebalan kampas rem, jika sudah tipis segera ganti agar pengereman pakem kembali.

+ +

Masalah Kelistrikan Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ)

Solusi: Jangan panik, cari soket diagnosis (DLC) dan lakukan 'jumper' untuk membaca kode kedipan (blink code). Umumnya karena sensor O2 (Oxygen Sensor) kotor atau mati. Bersihkan sensor O2 dengan cairan contact cleaner atau ganti baru jika sudah rusak total. Setelah diperbaiki, reset kembali ECU dengan melepas terminal negatif aki agar kode error hilang dari memori.

+ +

Masalah Suspensi Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ)

Solusi: Taruna LWB menggunakan per daun, yang memang karakternya keras. Jika terasa sangat limbung, cek kondisi shock absorber belakang. Jika shock sudah mati (oli rembes), ganti dengan yang baru sesuai spesifikasi. Untuk kenyamanan ekstra, bisa menambahkan peredam kejut tambahan atau mengecek kondisi bushing per daun agar tidak ada gesekan logam yang kasar.

+ +

Masalah Mesin Taruna F-Series Long Wheelbase EFI (FL, FX, FGX, FGZ)

Solusi: Hal ini sering disebabkan oleh penumpukan deposit karbon di ruang bakar atau penggunaan BBM dengan oktan yang terlalu rendah. Gunakan cairan pembersih ruang bakar (carbon cleaner) dan gunakan BBM dengan oktan minimal 90-92. Jika masih berbunyi, periksa setelan celah klep (valve clearance) dan lakukan penyetelan ulang sesuai standar buku manual.

+ +

Catatan: Data mungkin kurang akurat, selalu konsultasikan dengan tenaga ahli atau layanan servis resmi. Harga tidak mengikat (online/offline) dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Data ID #841

Ad Loading...

Mobil Daihatsu Lainnya

  • Daihatsu Ayla
    Daihatsu Ayla / Toyota Agya / Perodua Axia (B100 / A300 Series)
  • Daihatsu Ceria
    Daihatsu Ceria / Perodua Kancil / Daihatsu Mira L200
  • Daihatsu Charade
    Daihatsu Charade XG / CX / Winner / Classy / GTti (G10 / G11 / G100 / G200)
  • Daihatsu Feroza
    Daihatsu Feroza / Sportrak / Rocky Bensin (F300 / F100 Series)
  • Daihatsu Gran Max
    Daihatsu Gran Max Pick Up / Minibus / Blind Van (S401RP / S402RP)