Datsun

Datsun GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2)

Datsun GO+ Facelift 1.2L HR12DE 3-Silinder Bensin 68PS (5-Speed Manual) & 78PS / 104Nm (Xtronic CVT Automatic Transmission, FWD, Bumper Depan Modern D


Trim:
D, A, T, T-Style, CVT
Bodi:
5+2 Seater Compact MPV / Station Wagon
Assembly:
CKD

Spare Parts (Suku Cadang):

Selalu gunakan spare part Datsun yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Datsun GO+ varian GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2) tahun 2018 - 2020.

Pilih Suku Cadang

Loading...

Ad Loading...

Masalah

Masalah yang sering terjadi pada GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2):

Masalah Transmisi GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2)

Solusi: Ini biasanya karena oli CVT sudah jenuh atau kotor. Segera lakukan flushing oli transmisi menggunakan spesifikasi NS-3 dari Nissan/Datsun. Pastikan mekanik melakukan reset modul TCM (Transmission Control Module) melalui alat scanner OBD-II agar transmisi melakukan relearning terhadap pola perpindahan gigi yang baru. Jangan gunakan oli transmisi matik konvensional karena akan merusak belt CVT.

+ +

Masalah Mesin GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2)

Solusi: Masalah utama biasanya ada pada engine mounting yang sudah pecah atau amblas karena usia pakai. Ganti dengan part orisinal karena komponen aftermarket seringkali memiliki tingkat kekerasan karet yang tidak pas, sehingga getaran justru terasa lebih kuat ke kabin. Cek juga kebersihan throttle body dari kerak karbon, lakukan pembersihan (cleaning) setiap 10.000-20.000 km.

+ +

Masalah Sistem Pendingin GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2)

Solusi: Periksa fan radiator, seringkali motor kipas sudah lemah atau relay kipas hangus. Jika kipas normal, cek kebocoran pada selang radiator atau tutup radiator yang karetnya sudah tidak rapat sehingga tekanan sistem pendingin drop. Lakukan pengurasan air radiator (flushing) dan gunakan coolant standar pabrikan untuk mencegah korosi pada jalur pendingin.

+ +

Masalah Kelistrikan GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2)

Solusi: Motor power window pada Datsun sering mengalami penurunan performa akibat debu atau grease yang mengering di rel kaca. Buka door trim, bersihkan rel kaca dari kotoran, lalu beri pelumas silikon (silicone spray) atau grease baru. Jika motor sudah lemah, bisa coba diservis ke spesialis dinamo, namun penggantian motor assy adalah solusi permanen terbaik.

+ +

Masalah Pengereman GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2)

Solusi: Kampas rem depan Datsun cukup cepat habis. Jika berbunyi, segera cek ketebalan kampas. Gunakan kampas rem berkualitas (OEM atau merek aftermarket terpercaya seperti Akebono). Saat ganti kampas, pastikan pin kaliper dibersihkan dan diberi pelumas khusus rem agar kaliper tidak macet yang menyebabkan rem panas dan tidak pakem.

+ +

Masalah Suspensi GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2)

Solusi: Penyebab paling umum adalah bushing arm yang sudah pecah atau link stabilizer yang oblak. Ganti komponen bushing arm dengan yang baru; jika ingin awet, banyak pemilik beralih ke bushing berbahan polyurethane. Untuk link stabilizer, jika sudah oblak sebaiknya langsung ganti karena jika dibiarkan akan merembet merusak komponen kaki-kaki lainnya.

+ +

Masalah Kelistrikan GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2)

Solusi: Reflektor Datsun GO+ cenderung mudah kusam akibat panas bohlam bawaan yang watt-nya cukup tinggi. Solusinya adalah upgrade ke lampu LED yang lebih dingin temperaturnya dan lebih terang. Jika reflektor sudah terlanjur kusam/menguning, lakukan detailing restorasi mika luar agar kembali bening, namun pastikan untuk memberikan lapisan UV protection setelahnya.

+ +

Masalah Mesin GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2)

Solusi: Mesin 1.200cc Datsun memiliki kompresi yang cukup tinggi, sehingga sensitif terhadap kualitas bahan bakar. Selalu gunakan BBM dengan oktan minimal 92 (Pertamax atau setara) untuk mencegah knocking. Jika masih ngelitik, lakukan pembersihan ruang bakar (carbon clean) untuk menghilangkan tumpukan deposit karbon di kepala piston yang memicu pre-ignition.

+ +

Masalah Kelistrikan GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2)

Solusi: Biasanya disebabkan oleh evaporator yang kotor atau filter kabin yang tersumbat debu. Ganti filter kabin setiap 10.000 km. Jika hembusan tetap lemah, evaporator mungkin sudah sangat kotor dan harus dibersihkan (bisa dengan metode cuci AC tanpa bongkar dashboard atau bongkar total jika sudah parah). Cek juga tekanan freon, tambahkan jika kurang akibat kebocoran halus pada seal.

+ +

Masalah Eksterior GO+ Panca Facelift & CVT Era (Phase 2)

Solusi: Mekanisme handle pintu Datsun rentan tersumbat debu dan kotoran. Solusinya, buka cover handle pintu, bersihkan mekanisme pengaitnya dari kotoran, lalu semprotkan pelumas penetran (seperti WD-40) diikuti dengan pemberian pelumas gemuk (grease) agar pergerakannya lancar kembali. Lakukan perawatan ini secara berkala saat servis rutin.

+ +

Catatan: Data mungkin kurang akurat, selalu konsultasikan dengan tenaga ahli atau layanan servis resmi. Harga tidak mengikat (online/offline) dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Data ID #1598

Ad Loading...

Mobil Datsun Lainnya

  • Datsun 1000
    Datsun 1000 / Nissan Sunny B10 Series / Subcompact Sedan, Coupe, Wagon & Truck
  • Datsun 1200
    Datsun 1200 / Nissan Sunny B110 Series / Subcompact Sedan, Coupe, Wagon & Pick-up (B120)
  • Datsun 120Y
    Datsun 120Y / Nissan Sunny B210 Series / Subcompact Sedan, Coupe, Wagon & Van
  • Datsun 1600
    Datsun 1600 / Datsun 510 / Nissan Bluebird P510 Series / Subcompact Sedan, Coupe, Wagon & SSS Rally Icon
  • Datsun 180B
    Datsun 180B / Datsun 610 / Nissan Bluebird 610 Series / Subcompact & Compact Sedan, Hardtop Coupe, Wagon & SSS