Datsun GO+ Panca 1.2L HR12DE 3-Silinder DOHC 12-Katup Bensin 68PS / 104Nm (5-Speed Manual Transmission, Front-Wheel Drive / FWD, Platform Nissan V-Pla
Selalu gunakan spare part Datsun yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Datsun GO+ varian GO+ Panca Pre-Facelift (Phase 1) tahun 2014 - 2018.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada GO+ Panca Pre-Facelift (Phase 1):
Masalah Mesin GO+ Panca Pre-Facelift (Phase 1)
Solusi: Penyebab utama biasanya adalah engine mounting yang sudah pecah atau karetnya mengeras. Solusinya adalah mengganti ketiga titik engine mounting dengan part original baru. Jika masih terasa bergetar, coba lakukan tune-up termasuk pembersihan throttle body dan cek kondisi busi karena Datsun Go sangat sensitif terhadap pembakaran yang tidak sempurna.
Masalah Mesin GO+ Panca Pre-Facelift (Phase 1)
Solusi: Masalah ini sering terjadi karena kotoran pada throttle body atau sensor MAF (Mass Air Flow). Langkah pertama, bersihkan throttle body menggunakan cairan pembersih khusus (throttle body cleaner) tanpa menyentuh katupnya secara kasar. Jika belum membaik, ganti filter udara dan lakukan pengecekan pada koil pengapian yang sering bocor arus.
Masalah Transmisi GO+ Panca Pre-Facelift (Phase 1)
Solusi: Cek kondisi kabel transmisi (shift cable) apakah ada yang melintir atau kotor. Biasanya cukup dengan melumasi ulang mekanisme tuas transmisi atau melakukan penyetelan ulang kabel transmisi. Jika masih keras, cek level oli transmisi dan pastikan menggunakan spesifikasi oli yang sesuai standar pabrikan untuk melumasi sinkromes secara optimal.
Masalah Kelistrikan GO+ Panca Pre-Facelift (Phase 1)
Solusi: Penyakit khas Datsun pre-facelift adalah karet rel kaca yang kotor dan mengeras. Bersihkan rel kaca menggunakan cairan silikon spray agar licin kembali. Jika motor power window masih terasa lemah, buka panel pintu dan pastikan soket kabel tidak teroksidasi; semprot dengan contact cleaner jika ditemukan karat.
Masalah Kelistrikan GO+ Panca Pre-Facelift (Phase 1)
Solusi: Sistem kelistrikan Datsun Go menggunakan kabel yang cenderung kecil. Solusinya adalah memasang relay set tambahan (relay kit) untuk lampu utama agar arus listrik dari aki langsung menuju bohlam tanpa melewati saklar di setir secara berlebihan. Ini akan membuat nyala lampu lebih stabil dan mencegah kabel meleleh.
Masalah Sistem Pendingin GO+ Panca Pre-Facelift (Phase 1)
Solusi: Pastikan extra fan radiator berputar dengan normal saat suhu mesin naik. Seringkali masalah ada pada relay fan yang korosi atau motor kipas yang sudah lemah. Jika kipas normal, segera kuras air radiator (flushing) dan gunakan cairan radiator coolant yang berkualitas tinggi, jangan gunakan air keran karena memicu karat pada jalur sistem pendingin.
Masalah Suspensi GO+ Panca Pre-Facelift (Phase 1)
Solusi: Bagian yang paling sering kena adalah bushing arm dan link stabilizer. Angkat mobil menggunakan dongkrak, cek kelonggaran pada link stabilizer dengan cara digoyang. Jika sudah oblak, segera ganti dengan yang baru. Untuk bushing arm, pastikan pemasangan posisi karetnya tepat sesuai tanda pada arm agar tidak cepat pecah lagi.
Masalah Pengereman GO+ Panca Pre-Facelift (Phase 1)
Solusi: Kampas rem bawaan Datsun Go cenderung berbahan agak keras. Solusinya adalah melepas kampas rem, lalu amplas bagian permukaannya untuk menghilangkan glazing (lapisan mengkilap akibat panas). Berikan sedikit gemuk anti-seize pada plat penahan kampas rem agar tidak bergetar dan menimbulkan suara decit.
Masalah Eksterior GO+ Panca Pre-Facelift (Phase 1)
Solusi: Masalah terletak pada pengait (latch) yang kering atau kotor. Bersihkan mekanisme pengunci pintu bagasi dengan WD-40 atau cairan penetran, lalu lumasi kembali dengan gemuk putih (white grease) agar pergerakannya lancar. Pastikan juga karet stopper di pintu diatur ketinggiannya agar tidak oblak saat mobil berjalan di jalan rusak.
Masalah Kelistrikan GO+ Panca Pre-Facelift (Phase 1)
Solusi: Datsun Go memiliki sistem pengisian (alternator) yang cukup pas-pasan. Pastikan tidak ada aksesori tambahan yang menyedot listrik saat mesin mati. Cek kondisi kabel massa (grounding) dari mesin ke bodi, biasanya sering berkarat. Tambahkan kabel grounding tambahan ke titik sasis untuk memperbaiki stabilitas arus kelistrikan mobil.
