Laurel C130 / Datsun 200L / Datsun 240L / Nissan Laurel 'Butaketsu' 1.8L G18 / L18, 2.0L L20 Inline-6 (115PS - 130PS) & 2.4L L24 Inline-6 130PS / 196N
Selalu gunakan spare part Datsun yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Datsun Laurel varian Laurel / 200L Gen 2 (C130) tahun 1972 - 1977.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Laurel / 200L Gen 2 (C130):
Masalah Sistem Pendingin Laurel / 200L Gen 2 (C130)
Solusi: Radiator bawaan yang berbahan kuningan sering tersumbat karena usia atau kotoran. Solusinya, lakukan kuras radiator (flushing) dan jika kondisi kisi-kisi sudah banyak yang keropos, segera ganti dengan radiator baru yang lebih tebal (core 2-3 ply). Pastikan juga fan belt kencang dan cek kondisi kipas mekanis, jika perlu tambahkan extra fan elektrik di depan radiator untuk membantu pendinginan saat RPM rendah.
Masalah Mesin Laurel / 200L Gen 2 (C130)
Solusi: Karburator Hitachi sering mengalami masalah pada jarum pelampung (needle valve) yang sudah aus atau kotor sehingga bensin meluap. Bersihkan seluruh komponen karburator menggunakan karburator cleaner, cek kondisi membran akselerasi, dan ganti seal kit karburator. Setelah bersih, lakukan penyetelan ulang campuran udara dan bahan bakar (air-fuel ratio) menggunakan tachometer agar idle tetap stabil di angka 800-900 RPM.
Masalah Kelistrikan Laurel / 200L Gen 2 (C130)
Solusi: Kelistrikan mobil era 70-an masih menggunakan kabel dengan spesifikasi standar yang kini sudah getas. Masalah utamanya adalah drop voltase pada saklar lampu (switch) yang sudah berkerak. Solusinya, pasang relay set khusus untuk lampu utama agar arus listrik langsung mengambil daya dari aki tanpa membebani saklar di kolom setir. Bersihkan juga terminal aki dan pastikan kabel ground (massa) dari bodi ke mesin dalam kondisi kencang dan tidak berkarat.
Masalah Pengereman Laurel / 200L Gen 2 (C130)
Solusi: Sistem pengereman Datsun C130 menggunakan master rem tandem yang sering bermasalah karena seal karet yang sudah mengeras. Lakukan pembongkaran master rem, ganti piston kit (seal kit), dan pastikan dinding silinder master rem tidak baret. Jika baret, harus di-oversize atau ganti baru. Jangan lupa ganti minyak rem dengan DOT 3 atau DOT 4 dan lakukan bleeding udara di keempat roda agar tekanan hidrolik kembali optimal.
Masalah Kelistrikan Laurel / 200L Gen 2 (C130)
Solusi: Alternator bawaan Laurel C130 sering mengalami aus pada carbon brush atau masalah pada regulator tegangan eksternal. Periksa tegangan output alternator menggunakan multimeter saat mesin menyala (seharusnya di angka 13.5V - 14.5V). Jika tidak mencapai angka tersebut, ganti carbon brush atau upgrade ke alternator milik mobil yang lebih muda (seperti Nissan Terrano/Sunny) yang sudah memiliki regulator internal agar pengisian lebih stabil.
Masalah Suspensi Laurel / 200L Gen 2 (C130)
Solusi: Bushing arm dan tie rod pada Laurel biasanya sudah berumur dan pecah-pecah karetnya. Lakukan penggantian satu set bushing polyurethane untuk ketahanan yang lebih baik dibanding karet standar. Selain itu, periksa kondisi sokbreker, jika sudah mati (tidak ada rebound), segera ganti. Langkah terakhir adalah melakukan spooring (wheel alignment) di bengkel kaki-kaki agar geometri roda kembali sesuai spesifikasi pabrik.
Masalah Transmisi Laurel / 200L Gen 2 (C130)
Solusi: Masalah sering disebabkan oleh kopling yang tidak membebaskan sempurna karena master kopling bawah (clutch slave) bocor atau minyak kopling kotor. Cek level minyak kopling, ganti seal kit master kopling atas dan bawah. Jika masih keras, periksa bushing tuas transmisi yang berada di bawah tongkat persneling, biasanya sudah longgar atau pecah. Ganti dengan yang baru atau gunakan bahan teflon yang lebih awet.
Masalah Mesin Laurel / 200L Gen 2 (C130)
Solusi: Ini biasanya disebabkan oleh setelan timing pengapian yang terlalu maju atau tumpukan karbon di ruang bakar. Bersihkan ruang bakar menggunakan cairan carbon cleaner melalui lubang busi. Setelah itu, atur ulang timing pengapian menggunakan timing light ke angka derajat yang sesuai dengan buku manual (biasanya 5-8 derajat BTDC). Pastikan juga menggunakan bahan bakar dengan oktan yang sesuai agar pembakaran lebih sempurna.
Masalah Bodi & Interior Laurel / 200L Gen 2 (C130)
Solusi: Bau bensin di kabin C130 sering disebabkan oleh selang pernapasan tangki bahan bakar yang sudah retak atau klem yang kendor di area bagasi. Lepas karpet bagasi, periksa kondisi tangki dari kebocoran karat, dan ganti seluruh selang bensin dengan selang baru yang tahan tekanan dan panas. Pastikan seal karet pada tutup tangki bensin juga masih rapat agar uap bensin tidak masuk ke ruang penumpang.
Masalah Sistem Pengapian Laurel / 200L Gen 2 (C130)
Solusi: Datsun C130 masih menggunakan platina (contact point) yang rentan oksidasi dan aus. Solusi terbaik adalah melakukan konversi ke pengapian elektronik (CDI) menggunakan kit khusus Datsun L-Series atau mengambil copotan dari distributor Nissan model tahun 80-an. Dengan pengapian CDI, percikan api di busi menjadi lebih konsisten, mesin lebih mudah dinyalakan, dan tidak perlu lagi menyetel celah platina secara rutin.
