323 Astina 1.8L 1.8L (1.839cc) BP-ZE DOHC 16-Katup EFI 4-Silinder Inline Bensin 140PS / 160Nm (5-Speed Manual Transmission G5M & 4-Speed Automatic, Fr
Selalu gunakan spare part Mazda yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Mazda 323 Astina varian 323 Astina 1.8L DOHC 16V tahun 1989 - 1994.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada 323 Astina 1.8L DOHC 16V:
Masalah Mesin 323 Astina 1.8L DOHC 16V
Solusi: Masalah ini biasanya disebabkan oleh ISC (Idle Speed Control) yang kotor atau vacuum bocor. Pertama, coba bersihkan ISC valve menggunakan carburetor cleaner. Jika masih belum stabil, periksa selang-selang vakum di sekitar intake manifold dari keretakan. Pastikan juga baut penyetel idle (BISS) dalam kondisi baik dan seal-nya tidak getas agar tidak ada kebocoran udara palsu.
Masalah Mesin 323 Astina 1.8L DOHC 16V
Solusi: Radiator pada Astina sering mengalami penyumbatan akibat kerak. Lakukan kuras radiator dan gunakan coolant berkualitas. Cek juga visco fan; jika putaran kipas terasa enteng saat mesin panas, berarti visco harus diisi ulang minyak silikon atau diganti. Jangan lupa cek tutup radiator, jika karetnya sudah tidak rapat, tekanan sistem pendingin akan hilang dan air cepat habis.
Masalah Kelistrikan 323 Astina 1.8L DOHC 16V
Solusi: Penyebab utamanya adalah motor penggerak yang sudah aus atau relay yang korosi. Cek modul kontrol lampu di balik dasbor, biasanya ada solderan yang retak. Jika motor masih berfungsi tapi tersendat, lumasi gear penggerak di dalam unit motor. Pastikan juga kabel massa (ground) ke bodi lampu tidak berkarat agar arus listrik lancar.
Masalah Mesin 323 Astina 1.8L DOHC 16V
Solusi: Seal O-ring pada pangkal distributor sering getas karena panas mesin. Cara mengatasinya adalah dengan melepas unit distributor, ganti O-ring dengan yang baru dan tahan panas (material viton disarankan). Bersihkan sisa oli di area mounting agar tidak mengotori blok mesin dan pastikan saat pemasangan kembali timing pengapian disetel ulang menggunakan timing light.
Masalah Suspensi 323 Astina 1.8L DOHC 16V
Solusi: Biasanya disebabkan oleh bushing arm yang pecah atau link stabilizer yang sudah oblak. Ganti satu set bushing arm dengan yang berkualitas (PU atau karet standar). Untuk link stabilizer, jika sudah ada bunyi saat melewati jalan keriting, sebaiknya segera diganti karena akan merembet merusak ball joint dan tie rod.
Masalah Transmisi 323 Astina 1.8L DOHC 16V
Solusi: Bisa jadi karena kopling mulai tipis atau kabel kopling yang sudah aus/seret. Coba setel ulang jarak main pedal kopling. Jika masih keras, lumasi kabel kopling atau ganti baru. Jika masalah tetap ada, cek kondisi master kopling atas dan bawah (jika sudah hidrolik) untuk memastikan tidak ada kebocoran atau angin palsu di dalam sistem.
Masalah Pengereman 323 Astina 1.8L DOHC 16V
Solusi: Biasanya master rem sudah mulai lemah atau ada kebocoran pada seal piston rem. Cek level minyak rem, jika berkurang drastis, periksa area roda untuk mencari kebocoran. Jika master rem yang bocor, lakukan servis seal kit master rem atau ganti unit baru demi keamanan. Setelah itu, lakukan bleeding (buang angin) pada keempat roda sampai pedal terasa padat.
Masalah Mesin 323 Astina 1.8L DOHC 16V
Solusi: Periksa level oli power steering dan kondisinya; jika sudah menghitam, segera kuras. Bunyi mendengung sering berasal dari pompa power steering yang sudah aus. Cek juga belt power steering, jika terlalu kendur akan slip. Jika berat terjadi di kecepatan rendah, kemungkinan seal di rack steer sudah bocor sehingga tekanan tidak maksimal.
Masalah Kelistrikan 323 Astina 1.8L DOHC 16V
Solusi: Periksa sensor suhu air (ECT sensor) yang mengirim data ke ECU. Jika sensor ini rusak, ECU akan memberikan campuran bahan bakar yang salah saat cold start. Selain itu, periksa kondisi busi dan kabel busi dari kebocoran arus. Jika masih susah, cek tekanan fuel pump apakah masih mampu memberikan tekanan bahan bakar yang cukup saat pertama kali kontak di-on-kan.
Masalah Mesin 323 Astina 1.8L DOHC 16V
Solusi: Kemungkinan besar coil pengapian sudah lemah atau salah satu kabel busi bocor. Lakukan pengecekan dengan mencabut kabel busi satu per satu saat mesin nyala untuk mencari silinder mana yang bermasalah. Jika coil lemah, percikan api tidak akan konsisten di rpm tinggi. Ganti dengan koil yang setara spesifikasinya agar pembakaran kembali sempurna.
