Galant Sigma 1.6L 4G32, 1.8L 4G62 & 2.0L 4G63 SOHC (4-Speed/5-Speed M/T & A/T, RWD, Bodi Kotak Khas 80-an Sedan & Wagon, CKD Indonesia / CBU JDM)
Selalu gunakan spare part Mitsubishi yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Mitsubishi Sigma varian Galant Sigma Gen 2 (A160) tahun 1980 - 1984.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Galant Sigma Gen 2 (A160):
Masalah Sistem Pendingin Galant Sigma Gen 2 (A160)
Solusi: Penyebab utama biasanya adalah radiator yang sudah tersumbat kerak (mampet) atau visco fan yang sudah lemah. Langkah pertama adalah kuras radiator dan lakukan servis 'tujah' atau ganti core jika sudah terlalu banyak bocor halus. Selanjutnya, cek putaran kipas mesin; jika putarannya terasa enteng saat mesin panas, segera ganti oli silikon visco fan agar kipas kembali menggigit maksimal.
Masalah Mesin Galant Sigma Gen 2 (A160)
Solusi: Karburator seri 4G32/4G63 sering mengalami aus pada needle valve (pelampung) atau seal kit yang sudah getas termakan usia. Solusinya adalah melakukan servis karburator (rebuild kit) secara menyeluruh. Bersihkan semua jet dari endapan bensin, pastikan setelan campuran udara dan bahan bakar (air-fuel mixture) disetting ulang menggunakan alat pengukur vakum atau telinga mekanik yang ahli agar stasioner kembali halus.
Masalah Kelistrikan Galant Sigma Gen 2 (A160)
Solusi: Kabel bawaan mobil tahun 80-an biasanya sudah mengalami resistansi tinggi akibat korosi atau isolasi yang mengeras. Solusi terbaik adalah memasang relay set tambahan (relay harness) untuk lampu depan. Dengan tambahan relay, arus listrik dari aki bisa langsung menuju lampu tanpa terhambat saklar lampu yang sudah tua, sehingga lampu menjadi jauh lebih terang dan aman bagi saklar utama.
Masalah Sistem Bahan Bakar Galant Sigma Gen 2 (A160)
Solusi: Cek bagian fuel pump mekanikal yang menempel di blok mesin. Diafragma pompa bensin sering robek seiring waktu, yang menyebabkan suplai bensin tidak stabil. Jika sudah sering bermasalah, disarankan untuk mengganti pompa bensin orisinal atau mengonversinya ke pompa bensin elektrik (tipe low pressure) yang dipasang di dekat tangki agar aliran bahan bakar lebih konsisten ke karburator.
Masalah Suspensi Galant Sigma Gen 2 (A160)
Solusi: Mitsubishi Sigma menggunakan sistem suspensi yang cukup tangguh, namun bushing arm dan ball joint adalah bagian yang paling cepat aus. Solusinya adalah mengganti bushing arm dengan bahan polyurethane agar lebih awet, serta melakukan pengecekan pada link stabilizer. Pastikan melakukan spooring (wheel alignment) setelah penggantian komponen agar ban tidak cepat habis tidak rata.
Masalah Pengereman Galant Sigma Gen 2 (A160)
Solusi: Masalah ini biasanya berasal dari seal master rem yang bocor atau piston rem cakram depan yang macet karena karat. Bongkar kaliper rem, bersihkan piston dari karat dengan amplas halus, lalu ganti seal kit rem. Jangan lupa kuras minyak rem sepenuhnya dengan cairan baru (DOT 3 atau DOT 4) untuk membuang angin palsu (bleeding) yang terjebak di dalam sistem.
Masalah Mesin Galant Sigma Gen 2 (A160)
Solusi: Cek sistem choke pada karburator dan fungsi busi. Seringkali choke otomatis tidak menutup sempurna saat mesin dingin. Selain itu, pastikan setelan celah katup (valve clearance) sudah sesuai spesifikasi manual book. Jika katup terlalu rapat, kompresi akan bocor saat mesin dingin dan membuat mobil sangat sulit dinyalakan.
Masalah Transmisi Galant Sigma Gen 2 (A160)
Solusi: Biasanya disebabkan oleh bushing tuas transmisi yang sudah hancur atau oli transmisi yang sudah sangat lama tidak diganti. Ganti bushing tuas persneling dengan yang baru dan ganti oli transmisi sesuai viskositas yang dianjurkan. Jika masih keras, cek kopling (clutch kit), kemungkinan plat kopling sudah tipis atau matahari kopling sudah lemah tekanannya.
Masalah Kelistrikan Galant Sigma Gen 2 (A160)
Solusi: Periksa output alternator (dinamo ampere). Banyak Sigma tua yang regulator pengisiannya (IC regulator) sudah tidak bekerja maksimal, sehingga pengisian ke aki tidak stabil. Jika alternator masih asli, bawa ke tukang dinamo untuk ganti karbon brush atau upgrade ke alternator yang memiliki ampere lebih besar agar mampu mensuplai kebutuhan listrik saat lampu dan AC menyala bersamaan.
Masalah Body/Interior Galant Sigma Gen 2 (A160)
Solusi: Rel kaca (window track) seringkali dipenuhi kotoran dan karet rel yang sudah keras/getas. Bersihkan jalur rel dari debu menggunakan cairan pembersih, lalu semprotkan silikon spray (bukan WD-40 yang bersifat lengket) agar gerakan kaca lancar kembali. Jika motor power window masih ada namun lemah, bersihkan bagian dinamo power window dari kerak karbon.
