L100 EV Commercial Van Motor Listrik Bertenaga 31kW (42PS) / 195Nm dengan Baterai Lithium-ion 20.1 kWh (Jarak Tempuh WLTC 180 km, Transmisi Otomatis D
Selalu gunakan spare part Mitsubishi yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Mitsubishi L100 EV varian L100 EV / Minicab EV Two-Seater Blind Van (Indonesia & Local Assembly Debut) tahun 2024 - 2026.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada L100 EV / Minicab EV Two-Seater Blind Van (Indonesia & Local Assembly Debut):
Masalah Kelistrikan (Charging) L100 EV / Minicab EV Two-Seater Blind Van (Indonesia & Local Assembly Debut)
Solusi: Pastikan kabel ground pada instalasi listrik rumah stabil. Masalah ini sering terjadi karena voltase tidak stabil atau ground yang kurang baik (di atas 5 ohm). Solusinya, gunakan stabilizer khusus EV atau pastikan teknisi listrik mengecek grounding rumah agar sesuai standar buku manual Mitsubishi. Jika tetap gagal, coba restart wallbox dan pastikan konektor terpasang dengan bunyi 'klik' yang mantap tanpa ada kotoran di pin soket.
Masalah Sistem Pendingin (Battery) L100 EV / Minicab EV Two-Seater Blind Van (Indonesia & Local Assembly Debut)
Solusi: Hindari parkir di bawah terik matahari langsung dalam waktu lama. Jika terpaksa, gunakan cover mobil reflektif. Pastikan kisi-kisi intake pendingin baterai di bagian bawah atau samping tidak tertutup kotoran atau sampah jalanan. Jika performa akselerasi terasa tertahan (limp mode ringan), parkir di tempat teduh dan tunggu suhu baterai turun secara alami sebelum melakukan charging kembali.
Masalah Pengereman L100 EV / Minicab EV Two-Seater Blind Van (Indonesia & Local Assembly Debut)
Solusi: Karena mobil EV jarang menggunakan kampas rem secara penuh (karena ada regen braking), debu sering menumpuk di permukaan kampas. Lakukan 'bedding-in' rem secara berkala dengan melakukan pengereman tegas dari kecepatan sedang ke rendah di jalan yang sepi (jangan rem mendadak/hard braking). Jika bunyi menetap, bersihkan cakram dan kampas menggunakan brake cleaner khusus untuk membuang oksidasi.
Masalah Kelistrikan (Software) L100 EV / Minicab EV Two-Seater Blind Van (Indonesia & Local Assembly Debut)
Solusi: Lakukan reset sistem head unit dengan menahan tombol power selama 10-15 detik hingga sistem melakukan reboot otomatis. Pastikan versi firmware terbaru sudah terinstal di dealer resmi Mitsubishi. Jangan mencabut aki 12V sembarangan karena sistem EV modern sangat sensitif terhadap lonjakan arus yang bisa memicu malfungsi sensor (DTC).
Masalah Suspensi L100 EV / Minicab EV Two-Seater Blind Van (Indonesia & Local Assembly Debut)
Solusi: Suspensi L100 EV dirancang untuk beban angkut maksimal (heavy duty). Jika mobil sering dikendarai kosong, tekanan ban sering menjadi penyebab utama kekerasan. Sesuaikan tekanan ban sesuai stiker pada pilar pintu pengemudi untuk kondisi 'tanpa muatan'. Jangan menguranginya secara berlebihan karena akan merusak sidewall ban, cukup turunkan 2-3 PSI dari standar jika memang terasa tidak nyaman.
Masalah Transmisi (Gearbox) L100 EV / Minicab EV Two-Seater Blind Van (Indonesia & Local Assembly Debut)
Solusi: Suara dengung pada EV merupakan hal wajar dari motor elektrik dan planetary gear. Namun, jika suara berubah menjadi kasar/berdecit, segera cek level oli transmisi reduksi (gear oil). Pastikan menggunakan pelumas spesifikasi khusus yang disarankan Mitsubishi (biasanya oil spec EV). Jangan menunda ganti oli transmisi sesuai interval servis karena gesekan gigi elektrik sangat tinggi.
Masalah Kelengkapan Eksterior L100 EV / Minicab EV Two-Seater Blind Van (Indonesia & Local Assembly Debut)
Solusi: Rel pintu geser pada van komersial sering kemasukan debu atau kering pelumas. Bersihkan rel menggunakan cairan pembersih (degreaser) untuk mengangkat residu lama, lalu lap hingga kering. Setelah bersih, semprotkan pelumas berbasis silikon atau grease khusus pintu yang tahan panas. Hindari menggunakan oli mesin bekas karena justru akan mengikat lebih banyak debu.
Masalah Aki (12V Auxiliary) L100 EV / Minicab EV Two-Seater Blind Van (Indonesia & Local Assembly Debut)
Solusi: Meski mobil EV menggunakan baterai traksi besar, sistem kelistrikan (lampu, audio, modul) tetap butuh aki 12V. Jika mobil tidak digunakan lebih dari 1 minggu, pastikan sistem kelistrikan benar-benar mati. Gunakan alat 'battery maintainer' jika mobil harus dikandangkan lama agar aki tidak drop di bawah 10V yang bisa menyebabkan sistem komputer (ECU) error.
Masalah Sistem AC L100 EV / Minicab EV Two-Seater Blind Van (Indonesia & Local Assembly Debut)
Solusi: Gunakan fitur 'Pre-conditioning' via aplikasi atau sistem mobil jika tersedia untuk mendinginkan kabin sebelum masuk. Pastikan filter kabin (cabin filter) dibersihkan setiap 5.000-10.000 km karena debu jalanan Jakarta sangat cepat menyumbat aliran udara AC. Jika hembusan tetap lemah, kemungkinan ada sumbatan pada evaporator, segera bawa ke dealer untuk pembersihan menyeluruh.
Masalah Body & Chassis L100 EV / Minicab EV Two-Seater Blind Van (Indonesia & Local Assembly Debut)
Solusi: Karena desain blind van memiliki ruang kargo luas tanpa peredam tambahan, suara dari lantai kargo sering terdengar jelas ke kabin. Periksa baut-baut pengikat lantai kargo atau partisi. Tambahkan karet damper atau peredam tambahan (sound deadening mat) pada titik-titik sambungan plat bodi jika dirasa mengganggu. Pastikan juga tidak ada barang bawaan yang longgar di area belakang.
