Minicab Wide 55 / L100 471cc 2G22 2-Cylinder (28hp) & 546cc 2G23 Vulcan II 2-Cylinder (29hp-31hp) (4-Speed Manual, RWD & 4WD Debut 1980, Pintu Geser S
Selalu gunakan spare part Mitsubishi yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Mitsubishi Minicab varian Minicab Gen 2 / L100 (L012 / L013 / L015) tahun 1976 - 1984.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Minicab Gen 2 / L100 (L012 / L013 / L015):
Masalah Mesin Minicab Gen 2 / L100 (L012 / L013 / L015)
Solusi: Ini biasanya masalah klasik di karburator. Coba bersihkan spuyer (jet) dari tumpukan kotoran bensin lama. Pastikan juga setelan baut campuran udara dan bensin pas. Kalau masih bandel, cek membran pompa bensin apakah sudah getas atau bocor. Ganti kit karburator dengan yang baru jika jarum pelampung sudah tidak presisi agar aliran bensin stabil.
Masalah Sistem Pendingin Minicab Gen 2 / L100 (L012 / L013 / L015)
Solusi: Radiator Minicab ini ukurannya kecil, jadi sangat sensitif dengan sumbatan kerak. Langkah pertama, kuras radiator dan pastikan sirip-siripnya bersih dari debu/lumpur. Cek juga kipas (fan) apakah masih bisa berputar maksimal. Kalau sudah sering overheat, disarankan pakai radiator dengan core lebih tebal atau pasang extra fan elektrik tambahan untuk membantu pendinginan.
Masalah Kelistrikan Minicab Gen 2 / L100 (L012 / L013 / L015)
Solusi: Sistem pengisian L100 masih pakai alternator tua dengan regulator eksternal. Seringkali masalah ada di 'brush' alternator yang habis atau kabel massa (ground) yang sudah berkarat. Bersihkan semua titik massa di bodi mesin. Jika voltase tetap rendah, upgrade ke alternator yang lebih modern (punya IC internal) agar pengisian ke aki jauh lebih stabil dan lampu lebih terang.
Masalah Pengereman Minicab Gen 2 / L100 (L012 / L013 / L015)
Solusi: Master rem Minicab rentan kemasukan air atau karat karena usia. Buka master rem, cek apakah ada baret di dinding silinder. Kalau baret, harus di-oversize atau ganti baru. Pastikan piston di rem tromol tidak macet, bersihkan pakai amplas halus dan beri grease khusus rem. Ganti minyak rem dengan yang spesifikasi DOT 3 atau 4 secara rutin agar seal tidak mudah melar.
Masalah Transmisi Minicab Gen 2 / L100 (L012 / L013 / L015)
Solusi: Penyebab utama adalah bushing tuas transmisi yang sudah hancur karena termakan usia. Cek juga sambungan link transmisi di bawah kolong mobil, biasanya bautnya longgar atau plastiknya pecah. Ganti semua bushing dengan bahan teflon atau poliuretan agar pindah gigi lebih presisi. Cek juga level oli transmisi, jangan sampai kering karena gigi bisa cepat aus.
Masalah Mesin Minicab Gen 2 / L100 (L012 / L013 / L015)
Solusi: Cek sistem choke manual di karburator, pastikan kabelnya tidak macet dan klemnya kencang. Seringkali masalahnya ada di busi yang sudah aus atau pengapian (platina) yang celahnya tidak pas. Ganti busi dengan kode panas yang sesuai manual book, dan setel ulang celah platina menggunakan feeler gauge agar percikan api di ruang bakar optimal.
Masalah Kelistrikan Minicab Gen 2 / L100 (L012 / L013 / L015)
Solusi: Dinamo starter sering kemasukan kotoran karena letaknya yang di bawah. Buka motor starter, bersihkan bagian dalam dari serbuk arang (carbon brush) yang tersisa. Ganti carbon brush dengan yang baru. Pastikan kabel aki dari kutub positif ke starter tidak ada yang terkelupas atau berjamur, karena hambatan arus listrik di kabel lama sangat berpengaruh pada performa starter.
Masalah Bodi dan Sasis Minicab Gen 2 / L100 (L012 / L013 / L015)
Solusi: Posisi mesin tepat di bawah jok pengemudi membuat panas merambat cepat. Solusinya, pasang peredam panas (heat shield) berbahan alumunium foil di bawah jok dan di area sekitar penutup mesin (engine cover). Tambahkan peredam suara (aspal lembaran) di lantai dan pintu agar kabin lebih kedap dan nyaman saat dibawa jalan jarak jauh.
Masalah Sistem Bahan Bakar Minicab Gen 2 / L100 (L012 / L013 / L015)
Solusi: Periksa selang bensin di area tangki dan ruang mesin. Mobil usia 40 tahun lebih sering mengalami selang getas atau retak halus. Ganti semua selang bensin dengan selang baru standar injeksi (lebih tahan tekan dan tidak mudah retak). Jangan lupa cek packing tutup tangki bensin, jika sudah tipis, uap bensin akan keluar saat tangki penuh.
