Mitsubishi

Mitsubishi Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W)

Outlander PHEV 2.0L 4B11 (GG2W) & 2.4L 4B12 (GG3W) MIVEC + Dual Electric Motors & Baterai 12 kWh/13.8 kWh 135hp-221hp Total System (Single-Speed Twin


Trim:
PHEV Limited, PHEV Ultimate (Indonesia Spec)
Bodi:
5-Door Crossover / Mid-Size SUV
Assembly:
CBU

Spare Parts (Suku Cadang):

Selalu gunakan spare part Mitsubishi yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Mitsubishi Outlander varian Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W) tahun 2013 - 2021.

Pilih Suku Cadang

Loading...

Loading...

Ad Loading...

Masalah

Masalah yang sering terjadi pada Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W):

Masalah Baterai Utama (HV Battery) Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W)

Solusi: Lakukan pengecekan 'Battery Health' di bengkel resmi menggunakan alat MUT-III untuk melihat nilai SOH (State of Health). Jika sudah di bawah 70%, kapasitas tempuh akan drop drastis. Solusinya adalah melakukan kalibrasi ulang BMS (Battery Management System) atau jika sudah sangat parah, penggantian modul sel baterai yang rusak di bengkel spesialis baterai hybrid.

+ +

Masalah Kelistrikan (12V Battery) Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W)

Solusi: Outlander PHEV sangat bergantung pada aki 12V untuk menjalankan sistem komputer (ECU) sebelum relay baterai utama terbuka. Jika aki 12V drop (di bawah 12V), sistem tidak akan menyala. Solusinya, segera ganti aki 12V dengan tipe maintenance-free berkualitas tinggi dan pastikan voltase stabil di 12.6V saat mesin mati.

+ +

Masalah Mesin (Internal Combustion) Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W)

Solusi: Masalah ini sering disebabkan oleh penumpukan karbon pada intake manifold atau injektor yang tersumbat karena mesin jarang menyala. Langkah pertama, lakukan 'fuel system cleaning' dan pembersihan throttle body. Gunakan cairan pembersih injektor berkualitas tinggi secara rutin dan pastikan bensin tidak mengendap terlalu lama di tangki agar tidak basi.

+ +

Masalah Pengereman Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W)

Solusi: Sistem rem PHEV bekerja dengan kombinasi regeneratif dan cakram fisik. Jika ada suara berdecit, kemungkinan kampas rem sudah menipis atau kotor. Bersihkan kaliper dari debu kampas rem dan lumasi pin sliding kaliper. Jika pedal keras, periksa vacuum pump sistem rem elektrik. Pastikan selalu menggunakan cairan rem dot 3 atau 4 sesuai spesifikasi pabrik.

+ +

Masalah Sistem Pendingin Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W)

Solusi: PHEV memiliki sistem pendingin terpisah untuk inverter dan baterai. Jika coolant kotor, aliran terhambat dan memicu error sistem. Lakukan flushing coolant menggunakan cairan spesifikasi Mitsubishi (DiaQueen Super Long Life Coolant) secara periodik. Pastikan tidak ada gelembung udara (air lock) di dalam sistem setelah proses pengurasan.

+ +

Masalah Suspensi Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W)

Solusi: Kaki-kaki Outlander PHEV cukup berat karena bobot baterai. Bushing arm depan adalah titik lemah yang sering aus. Solusinya, ganti bushing dengan sparepart original atau poly-urethane yang lebih awet. Cek juga link stabilizer, jika sudah oblak segera ganti sepasang agar handling kembali presisi.

+ +

Masalah Transmisi Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W)

Solusi: Transmisi PHEV tidak memiliki girboks konvensional (Single-speed reduction gear). Getaran biasanya muncul karena engine mount yang sudah pecah atau software control unit yang butuh update. Cek kondisi engine mount, jika masih bagus, bawa ke bengkel resmi untuk dilakukan update firmware transmisi agar perpindahan tenaga lebih halus.

+ +

Masalah Kelistrikan (Charging) Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W)

Solusi: Periksa pin pada charging port di mobil apakah ada kerak atau kotoran. Jika bersih, cek kabel charger (EVSE) apakah ada kerusakan fisik. Pastikan instalasi listrik rumah memiliki grounding yang benar, karena PHEV sangat sensitif terhadap kualitas grounding rumah. Jika masih error, reset sistem kelistrikan dengan melepas terminal negatif aki 12V selama 10 menit.

+ +

Masalah AC (Air Conditioner) Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W)

Solusi: PHEV menggunakan kompresor AC elektrik yang beroperasi dengan tegangan tinggi. Masalah bau apek biasanya dari filter kabin yang sudah kotor. Ganti filter kabin setiap 10.000km. Jika AC kurang dingin, pastikan tidak ada kebocoran freon dan pastikan oli kompresor AC adalah tipe khusus untuk kendaraan elektrik (dielectric oil) agar tidak terjadi korsleting pada kompresor.

+ +

Masalah Eksterior Outlander PHEV Gen 3 (GG2W / GG3W)

Solusi: Sering terjadi karena motor elektrik sudah lemah atau sensor anti-pinch tertutup kotoran. Bersihkan area seal karet pintu bagasi dari debu dan kotoran. Jika motor masih macet, lakukan reset manual dengan cara membuka dan menutup pintu secara penuh dengan tangan (mode manual) untuk mengkalibrasi ulang posisi 'end-point' sensor motor.

+ +

Catatan: Data mungkin kurang akurat, selalu konsultasikan dengan tenaga ahli atau layanan servis resmi. Harga tidak mengikat (online/offline) dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Data ID #1057

Ad Loading...

Mobil Mitsubishi Lainnya

  • Mitsubishi Colt
    Mitsubishi Colt / Colt Galant / Colt T120 / Colt L300 / Colt Z30 / Colt CZC
  • Mitsubishi Destinator
    Mitsubishi Destinator / Mitsubishi DST Concept Production Version
  • Mitsubishi Eterna
    Mitsubishi Galant Eterna / Eterna / Eterna Sava / Eterna ZR-4 / Eterna Visage (E10 / E30 / E50 Series)
  • Mitsubishi Galant
    Mitsubishi Colt Galant / Galant Sigma / Galant Eterna / Galant VR-4 / Galant Hiu / Galant Fortis (A50 / A120 / E10 / E30 / E50 / EA0 / CY0 Series)
  • Mitsubishi Grandis
    Mitsubishi Grandis / Mitsubishi Space Wagon Gen 4 / Space Runner (NA4W Series)