Pajero Sport Gen 2 2.5L 4D56 DI-D Commonrail Turbo-Diesel (136hp Non-VGT & 178hp VGT), 3.2L 4M41 Di-D (163hp) & 3.0L 6G72 V6 MIVEC Bensin 220hp (5-Spe
Selalu gunakan spare part Mitsubishi yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Mitsubishi Pajero varian Pajero Sport Gen 2 (KG0 / KH0 - Era Peluncuran Indonesia) tahun 2008 - 2015.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Pajero Sport Gen 2 (KG0 / KH0 - Era Peluncuran Indonesia):
Masalah Mesin Pajero Sport Gen 2 (KG0 / KH0 - Era Peluncuran Indonesia)
Solusi: Ini penyakit umum mesin diesel common rail karena tumpukan jelaga dari sistem EGR. Solusinya adalah melakukan pembersihan intake manifold dan EGR valve secara rutin setiap 40.000-50.000 km. Cara terbaik adalah melakukan pembongkaran (bongkar intake) dan dibersihkan dengan cairan pembersih khusus atau metode 'dry ice blasting'. Hindari penggunaan cairan kimia yang disemprot langsung ke intake saat mesin nyala karena berisiko merusak sensor atau turbo.
Masalah Mesin Pajero Sport Gen 2 (KG0 / KH0 - Era Peluncuran Indonesia)
Solusi: Sering disebabkan oleh aktuator turbo yang macet atau sensor Boost Pressure (MAP Sensor) yang tertutup kerak. Langkah pertama, cek selang-selang vacuum turbo apakah ada kebocoran atau getas. Jika selang aman, bersihkan MAP sensor dengan contact cleaner. Jika masih lemot, lakukan servis pembersihan pada aktuator VGT (Variable Geometry Turbo) agar pergerakan fan turbo kembali lancar dan tidak tersangkut.
Masalah Transmisi Pajero Sport Gen 2 (KG0 / KH0 - Era Peluncuran Indonesia)
Solusi: Biasanya terjadi karena oli transmisi yang sudah terlalu lama tidak diganti atau kualitasnya menurun. Solusinya, lakukan kuras oli transmisi (flushing) menggunakan oli spesifikasi Mitsubishi ATF SP-III. Jika sudah dilakukan kuras namun masih terasa hentakan, lakukan reset ECU transmisi menggunakan alat scanner (MUT-III) untuk mengkalibrasi ulang titik pindah gigi.
Masalah Suspensi Pajero Sport Gen 2 (KG0 / KH0 - Era Peluncuran Indonesia)
Solusi: Penyebab utama biasanya adalah bushing arm yang pecah atau link stabilizer yang sudah aus. Langkah pertama, angkat mobil dan cek kondisi karet-karet bushing. Jika pecah, disarankan ganti dengan komponen original agar durabilitas lebih terjaga. Jika bunyi tetap ada, periksa kondisi tie rod dan rack end. Seringkali suara muncul karena setelan rack steer yang sudah renggang, cukup lakukan setel ulang (adjust) di bengkel spesialis kaki-kaki.
Masalah Sistem Pendingin Pajero Sport Gen 2 (KG0 / KH0 - Era Peluncuran Indonesia)
Solusi: Radiator Pajero Sport Gen 2 rawan tersumbat lumpur atau kerak jika sering memakai air biasa. Solusinya, kuras radiator secara menyeluruh dan ganti dengan coolant berkualitas. Pastikan juga kipas elektrik bekerja normal. Jika sudah sering overheat, periksa kondisi tutup radiator (tekanan harus sesuai spesifikasi 1.1 bar) karena jika katup tutup radiator sudah lemah, sirkulasi tekanan air akan terganggu.
Masalah Kelistrikan Pajero Sport Gen 2 (KG0 / KH0 - Era Peluncuran Indonesia)
Solusi: Ini masalah klasik Pajero. Biasanya disebabkan oleh switch 4WD yang kotor terkena lumpur atau oksidasi pada konektor elektriknya. Solusinya, cari letak switch 4WD di transmisi/transfer case, cabut soketnya, bersihkan dengan contact cleaner, dan pasang kembali. Jika setelah dibersihkan masih berkedip, kemungkinan salah satu switch internal (ada beberapa titik) sudah mati dan harus diganti unitnya.
Masalah Pengereman Pajero Sport Gen 2 (KG0 / KH0 - Era Peluncuran Indonesia)
Solusi: Jika minyak rem penuh tapi pedal terasa dalam, kemungkinan ada udara di dalam sistem pengereman atau master rem mulai aus. Langkah pertama lakukan 'bleeding' atau membuang angin palsu pada keempat kaliper rem. Jika pedal masih terasa dalam, periksa sil master rem di balik pedal, biasanya karet seal sudah tidak kuat menahan tekanan sehingga terjadi kebocoran internal (internal leakage).
Masalah Mesin Pajero Sport Gen 2 (KG0 / KH0 - Era Peluncuran Indonesia)
Solusi: Sering disebabkan oleh engine mounting yang sudah pecah atau keras. Cek fisik engine mounting kanan dan kiri. Jika terlihat amblas atau retak, segera ganti dengan yang baru (karena jika dibiarkan akan merusak komponen lain akibat getaran berlebih). Jika mounting aman, cek kebersihan Throttle Body (walaupun diesel, ada katup throttle yang bisa kotor) dan pastikan kalibrasi injektor masih optimal.
Masalah Kelistrikan Pajero Sport Gen 2 (KG0 / KH0 - Era Peluncuran Indonesia)
Solusi: Penyebab umum adalah kondensor AC yang tertutup debu atau kisi-kisinya sudah banyak yang bengkok. Cuci kondensor dengan air bertekanan rendah (jangan pakai steam tinggi agar kisi-kisi tidak rusak). Jika tekanan freon sudah pas tapi tetap tidak dingin maksimal, cek katup ekspansi (expansion valve) apakah sudah mampet. Segera lakukan penggantian jika sudah tersumbat karena bisa menyebabkan kompresor jebol.
Masalah Eksterior Pajero Sport Gen 2 (KG0 / KH0 - Era Peluncuran Indonesia)
Solusi: Penyebabnya adalah mekanisme pengunci (latch) yang kering atau kemasukan kotoran. Solusinya, buka panel trim pintu bagasi, bersihkan mekanisme pengunci dengan penetran (WD-40), lalu lumasi kembali dengan grease (gemuk) yang tahan air. Pastikan juga kawat penarik dari handle pintu tidak kendur. Lakukan ini setahun sekali agar mekanisme tetap lancar.
