Xforce 1.5L 1499cc 4A91 DOHC 16V MIVEC 105hp / 141Nm (CVT Automatic Transmission, Front-Wheel Drive / FWD, 4 Drive Modes: Normal / Wet / Gravel / Mud,
Selalu gunakan spare part Mitsubishi yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Mitsubishi Xforce varian Xforce 1.5L MIVEC (Early Launch / Debut Global) tahun 2023 - 2026.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Xforce 1.5L MIVEC (Early Launch / Debut Global):
Masalah Transmisi Xforce 1.5L MIVEC (Early Launch / Debut Global)
Solusi: Ini biasanya terkait dengan kalibrasi TCM (Transmission Control Module). Solusinya, bawa mobil ke bengkel resmi untuk melakukan 'TCM Learning' atau pembaruan perangkat lunak (update ECU/TCU). Pastikan juga level oli transmisi CVT sudah sesuai standar pabrik, karena kekurangan oli sering memicu hentakan saat pindah gigi.
Masalah Kelistrikan Xforce 1.5L MIVEC (Early Launch / Debut Global)
Solusi: Lakukan pembaruan firmware head unit ke versi terbaru yang disediakan oleh dealer. Sebagai langkah darurat, lakukan 'soft reset' dengan menahan tombol power head unit selama 10 detik. Pastikan juga kabel data yang digunakan berkualitas tinggi (original) untuk meminimalisir gangguan sinyal pada fitur mirroring.
Masalah Suspensi Xforce 1.5L MIVEC (Early Launch / Debut Global)
Solusi: Masalah ini sering bersumber dari bushing arm atau link stabilizer yang kurang pelumasan atau baut yang kurang kencang dari pabrikan. Solusinya, minta teknisi untuk melakukan pengecekan torsi ulang pada baut-baut suspensi. Jika suara masih ada, biasanya dilakukan penggantian part bushing dengan versi revisi (bila ada klaim garansi).
Masalah Pengereman Xforce 1.5L MIVEC (Early Launch / Debut Global)
Solusi: Hal ini umumnya terjadi karena kampas rem belum sepenuhnya 'bedding-in' atau ada tumpukan debu rem pada kaliper. Solusinya, bersihkan cakram dan kampas rem dengan brake cleaner. Jika masih bunyi, lakukan 're-facing' tipis pada permukaan kampas rem untuk menghilangkan bagian yang mengeras (glazing).
Masalah Mesin Xforce 1.5L MIVEC (Early Launch / Debut Global)
Solusi: Cek kebersihan throttle body. Karbon sisa pembakaran yang menempel bisa menghambat aliran udara idle. Lakukan pembersihan (cleaning) throttle body dan lakukan reset Idle Speed Control (ISC) melalui scanner OBDII di bengkel resmi agar ECU belajar ulang parameter idle yang optimal.
Masalah Sistem Pendingin Xforce 1.5L MIVEC (Early Launch / Debut Global)
Solusi: Periksa tutup radiator, apakah seal karet sudah tidak elastis. Jika ya, ganti dengan tutup radiator original yang memiliki tekanan bar (psi) yang sesuai. Pastikan tidak ada rembesan di sambungan selang radiator, terutama di dekat klem yang sering longgar karena getaran mesin.
Masalah Eksterior Xforce 1.5L MIVEC (Early Launch / Debut Global)
Solusi: Gunakan cairan khusus pembersih jamur (water spot remover) yang aman untuk plastik/chrome. Setelah bersih, wajib dilapisi dengan wax atau coating khusus agar permukaan tidak kembali terpapar mineral air hujan yang asam. Jangan gunakan obat jamur yang terlalu keras karena bisa merusak lapisan chrome.
Masalah Kelistrikan Xforce 1.5L MIVEC (Early Launch / Debut Global)
Solusi: Xforce memiliki banyak beban kelistrikan (terutama fitur entertainment dan sensor). Pastikan kondisi aki rutin dicek tiap servis berkala. Jika sering digunakan untuk perjalanan jarak pendek, sesekali bawa mobil dalam perjalanan jauh agar alternator bisa mengisi daya aki hingga maksimal (full charge). Jika sudah drop, ganti dengan aki yang memiliki CCA (Cold Cranking Amps) lebih tinggi.
Masalah Interior Xforce 1.5L MIVEC (Early Launch / Debut Global)
Solusi: Biasanya getaran berasal dari celah antar panel dasbor atau kabel yang tidak terikat kencang di balik head unit. Solusinya, berikan lapisan busa anti-noise (felt tape) pada titik temu antar panel plastik yang bergesekan, atau rekatkan kabel-kabel yang longgar di balik dasbor menggunakan cable tie.
Masalah Transmisi Xforce 1.5L MIVEC (Early Launch / Debut Global)
Solusi: Karakter transmisi CVT memang memiliki delay untuk menyesuaikan rasio puli. Namun, jika terasa berlebihan, lakukan reset 'Learning Value' transmisi. Penggunaan mode berkendara 'Sport' juga bisa membantu menjaga putaran mesin tetap tinggi agar respons lebih instan saat dibutuhkan menyalip kendaraan lain.
