Livina XR Ultimate / Business 1.5L HR15DE 109PS (5-Speed Manual & 4-Speed Automatic, FWD, Interior Jok Kulit / Fabric Premium, Audio Head Unit Upgrade
Selalu gunakan spare part Nissan yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Nissan Livina varian Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition tahun 2008 - 2010.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition:
Masalah Sistem Pendingin Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition
Solusi: Ini penyakit umum Livina tahun awal. Segera ganti rumah thermostat plastik bawaan dengan bahan aluminium atau besi agar lebih awet terhadap panas. Pastikan juga mengecek kondisi radiator dari kebocoran rembesan, dan selalu gunakan coolant berkualitas, jangan pakai air biasa karena akan memicu korosi pada jalur pendingin.
Masalah Mesin Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition
Solusi: Biasanya kotoran pada throttle body menumpuk. Lakukan pembersihan (cleanning) menggunakan cairan khusus throttle body, lalu lakukan proses 'Idle Air Volume Learning' lewat scanner OBD agar putaran mesin kembali normal. Jika masih pincang, cek koil pengapian, karena koil Livina sering jebol akibat panas mesin.
Masalah Transmisi Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition
Solusi: Lakukan flushing atau ganti oli transmisi secara rutin setiap 20.000-30.000 km menggunakan oli spesifikasi Nissan Matic Fluid D atau yang setara (JWS 3309). Jika sentakan masih terasa, cek solenoid valve pada transmisi, kemungkinan kotor atau sudah aus perlu perbaikan teknisi spesialis matic.
Masalah Kelistrikan Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition
Solusi: Periksa kondisi kabel massa (grounding) dari mesin ke bodi. Livina tahun 2008-2010 sering mengalami masalah kabel massa yang teroksidasi/berkarat. Solusinya, pasang kabel grounding tambahan (bolt-on) untuk memastikan suplai arus ke starter dan komponen elektrikal stabil.
Masalah Suspensi Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition
Solusi: Penyebab utamanya adalah link stabilizer atau bushing arm yang sudah pecah karena usia. Segera ganti komponen tersebut dengan part baru (bisa pakai part aftermarket berkualitas). Jangan dibiarkan terlalu lama karena akan merembet merusak komponen kaki-kaki lainnya seperti shockbreaker.
Masalah Mesin Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition
Solusi: Masalah ini sering bersumber dari sensor CKP (Crankshaft Position Sensor) atau sensor CMP (Camshaft Position Sensor) yang sudah lemah karena panas. Cara terbaik adalah melakukan scan error code, dan jika sensor memang sudah terbaca error, langsung ganti dengan yang baru (original) untuk keandalan jangka panjang.
Masalah Pengereman Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition
Solusi: Cek kondisi master rem dan seal rem. Untuk mobil berumur di atas 10 tahun, seringkali seal master rem sudah melar atau kotor. Lakukan kuras minyak rem secara rutin setiap 20.000 km dan pastikan tidak ada kebocoran pada pipa-pipa rem di kolong mobil.
Masalah Kelistrikan Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition
Solusi: Cek soket lampu depan, biasanya soket bawaan pabrik meleleh karena panas akibat penggunaan bohlam watt tinggi atau usia kabel yang sudah getas. Ganti dengan soket keramik agar lebih tahan panas, dan pastikan voltase alternator tetap di angka 13.5V - 14.2V saat mesin menyala.
Masalah Mesin Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition
Solusi: Cek belt (fan belt/serpentine belt). Jika bunyi muncul saat baru distarter, tandanya belt sudah aus atau tensioner belt sudah lemah. Segera ganti belt dan cek bearing tensioner-nya. Jangan biarkan belt putus di jalan karena akan membuat alternator dan pompa air tidak bekerja.
Masalah Pendingin Kabin Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition
Solusi: Bersihkan kondensor AC yang biasanya penuh kotoran/debu di depan radiator. Selain itu, cek tekanan freon dan kondisi extra fan (kipas AC). Jika extra fan sudah putaran lemah, segera ganti motor fan agar pembuangan panas kondensor maksimal dan AC kembali dingin.
Masalah Transmisi Livina XR 1.5 Ultimate / Business Edition
Solusi: Ini biasanya masalah pada solenoid shift lock atau kotoran di area mekanisme tuas. Coba bersihkan area sekitar tuas transmisi dan beri pelumas silikon. Jika shift lock-nya yang bermasalah, pastikan switch rem berfungsi normal karena sinyal pindah gigi dari P ke R/D terhubung dengan sensor di pedal rem.
