NV200 M20 / Evalia 1.6L HR16DE DOHC Bensin (109PS - 113PS / 153Nm), 1.5L dCi K9K Turbo-Diesel (86PS - 110PS) & 2.0L MR20DE (USA Spec - 131hp) (5/6-Spe
Selalu gunakan spare part Nissan yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Nissan NV200 varian NV200 Vanette / Evalia Gen 1 (M20) tahun 2009 - 2026.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada NV200 Vanette / Evalia Gen 1 (M20):
Masalah Mesin NV200 Vanette / Evalia Gen 1 (M20)
Solusi: Ini penyakit umum karena konstruksi mounting yang kurang rigid untuk beban mesin 1.5L. Solusinya adalah segera ganti dengan part orisinal atau aftermarket kualitas tinggi. Pastikan saat pemasangan, baut dikencangkan dengan torsi yang sesuai agar tidak ada tekanan miring yang menyebabkan karet cepat retak kembali.
Masalah Sistem Pendingin NV200 Vanette / Evalia Gen 1 (M20)
Solusi: Cek rutin kondisi slang radiator karena posisi mesin di bawah jok membuat suhu ruang mesin cukup panas. Jika ditemukan keretakan atau slang mengeras, segera ganti. Gunakan radiator coolant yang spesifik untuk Nissan dan ganti tutup radiator setiap 20.000 km untuk menjaga tekanan sistem tetap stabil di 1.1 bar.
Masalah Transmisi NV200 Vanette / Evalia Gen 1 (M20)
Solusi: Masalah ini biasanya disebabkan oleh degradasi kualitas oli transmisi atau kotoran pada solenoid body valve. Lakukan flushing oli transmisi menggunakan spesifikasi Nissan Matic Fluid D/J sesuai buku panduan. Jika tetap kasar, perlu dilakukan pembersihan body valve oleh spesialis transmisi untuk menghilangkan endapan kotoran yang menghambat aliran fluida.
Masalah Suspensi NV200 Vanette / Evalia Gen 1 (M20)
Solusi: Penyebab utamanya seringkali pada link stabilizer yang sudah oblak atau bushing arm yang pecah. Langkahnya adalah dongkrak mobil, cek goyangan pada link stabilizer. Jika oblak, ganti dengan part baru. Disarankan juga untuk melakukan pengecekan pada support shockbreaker karena beban kabin Evalia yang cukup berat sering membuat part ini cepat aus.
Masalah Kelistrikan NV200 Vanette / Evalia Gen 1 (M20)
Solusi: Penyebabnya adalah debu yang menumpuk di rel kaca atau motor power window yang mulai lemah. Bersihkan rel kaca dari debu dengan cairan pembersih (silicone spray) dan berikan pelumas khusus. Jika motor terasa sangat lambat, kemungkinan arang/carbon brush di dalam motor sudah tipis dan perlu diganti atau diservis.
Masalah Pengereman NV200 Vanette / Evalia Gen 1 (M20)
Solusi: Hal ini sering terjadi karena seal master rem yang mulai bocor atau minyak rem sudah terkontaminasi air. Lakukan kuras minyak rem (bleeding) secara total dan ganti dengan spek DOT 3 atau DOT 4. Jika setelah bleeding pedal masih terasa dalam, segera lakukan penggantian seal master rem atau servis booster rem.
Masalah Mesin NV200 Vanette / Evalia Gen 1 (M20)
Solusi: Biasanya kotoran menumpuk di Throttle Body (TB) dan sensor Idle Air Control (IAC). Solusinya adalah lepas TB dan bersihkan menggunakan cairan pembersih khusus throttle body (bukan karburator cleaner tajam). Setelah bersih, lakukan proses 'Idle Air Volume Learning' menggunakan alat scan OBD2 agar ECU kembali mengenali posisi idle yang tepat.
Masalah AC (Pendingin Kabin) NV200 Vanette / Evalia Gen 1 (M20)
Solusi: Seringkali karena evaporator belakang kotor atau adanya kebocoran freon pada sambungan pipa kolong. Bersihkan evaporator belakang dari debu yang menyumbat aliran udara. Jika freon sering habis, lakukan pengecekan kebocoran pada pipa-pipa AC di bawah mobil yang rentan terkena kerikil dan kotoran jalanan.
Masalah Eksterior NV200 Vanette / Evalia Gen 1 (M20)
Solusi: Rel sliding door sering kering dan tertimbun debu. Solusinya, bersihkan rel pintu menggunakan degreaser atau kain lap, kemudian beri pelumas khusus berupa grease putih (lithium grease) yang tahan air dan panas. Hindari menggunakan oli encer karena justru akan mengikat debu lebih banyak.
Masalah Kelistrikan NV200 Vanette / Evalia Gen 1 (M20)
Solusi: Cek soket bohlam, sering terjadi panas berlebih (overheat) pada konektor soket yang menyebabkan korosi atau plastik meleleh. Ganti soket lampu dengan bahan keramik yang lebih tahan panas agar aliran listrik ke bohlam stabil. Pastikan juga ground/masa pada bodi kencang agar kelistrikan tidak terhambat.
