Vanette Serena C23 1.6L GA16DE, 2.0L SR20DE Bensin (130PS) & 2.0L LD20T / 2.3L LD23 Diesel (5-Speed Manual & 4-Speed Automatic, RWD, Bodi MPV Monokok
Selalu gunakan spare part Nissan yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Nissan Vanette varian Vanette Serena Gen 3 / Indonesia Serena Debut (C23) tahun 1991 - 2001.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Vanette Serena Gen 3 / Indonesia Serena Debut (C23):
Masalah Sistem Pendingin Vanette Serena Gen 3 / Indonesia Serena Debut (C23)
Solusi: Langkah pertama adalah kuras air radiator dan gunakan coolant berkualitas tinggi. Jika masih overheat, sangat disarankan melakukan upgrade ke radiator aluminium double ply (biasanya custom atau copotan dari mobil lain yang lebih besar). Selain itu, pastikan kipas elektrik (extra fan) bekerja normal, jika perlu tambahkan extra fan tambahan di depan kondensor AC agar pendinginan lebih maksimal saat macet.
Masalah Mesin Vanette Serena Gen 3 / Indonesia Serena Debut (C23)
Solusi: Masalah ini biasanya bersumber dari ISC (Idle Speed Control) yang kotor atau sudah lemah. Bersihkan ISC dan throttle body menggunakan carburator cleaner untuk menghilangkan kerak karbon. Jika putaran mesin masih drop saat kompresor AC on, periksa kabel massa (grounding) mesin, seringkali kabel massa bawaan sudah korosi, jadi sebaiknya tambahkan kabel grounding baru ke blok mesin.
Masalah Kelistrikan Vanette Serena Gen 3 / Indonesia Serena Debut (C23)
Solusi: Kelistrikan lampu depan C23 masih menggunakan sistem direct yang membebani switch di kolom setir. Solusinya adalah memasang relay set tambahan untuk lampu utama. Dengan relay, arus listrik langsung diambil dari aki melalui relay sehingga beban pada switch di setir berkurang drastis, lampu pun jadi jauh lebih terang dan switch jadi lebih awet.
Masalah Transmisi Vanette Serena Gen 3 / Indonesia Serena Debut (C23)
Solusi: Lakukan pengecekan level oli transmisi dan kondisinya. Jika sudah hitam dan bau hangus, segera lakukan flushing (bukan hanya kuras biasa). Pastikan juga kabel kickdown disetel dengan benar, karena jika terlalu kencang atau longgar, perpindahan gigi tidak akan sinkron dengan putaran mesin. Jika sudah flushing masih kasar, ada kemungkinan seal piston di dalam transmisi sudah keras karena usia.
Masalah Suspensi Vanette Serena Gen 3 / Indonesia Serena Debut (C23)
Solusi: Bagian yang paling sering kena adalah bushing arm dan link stabilizer. Segera ganti karet-karet bushing yang sudah pecah. Untuk link stabilizer, seringkali solusinya adalah mengganti dengan part baru atau melakukan 'suntik' ball joint jika kondisi batangan masih bagus. Pastikan juga cek kondisi support shockbreaker di bagian atas yang sering sudah gepeng karena menahan beban mesin C23 yang berat.
Masalah Pengereman Vanette Serena Gen 3 / Indonesia Serena Debut (C23)
Solusi: Pertama, cek kondisi kampas rem dan bersihkan teromol belakang yang sering menumpuk debu. Jika masih terasa dalam, kemungkinan master rem atas (brake master) mulai 'bocor' seal-nya. Lakukan servis master rem dengan kit repair atau ganti unit jika silinder sudah baret. Jangan lupa bleeding minyak rem untuk membuang angin palsu di dalam sistem pipa.
Masalah Kelistrikan Vanette Serena Gen 3 / Indonesia Serena Debut (C23)
Solusi: Penyebab utamanya adalah karet rel kaca yang sudah mengeras/kotor dan motor power window yang sudah lemah arusnya. Bersihkan rel kaca dari debu dan beri pelumas silikon (jangan pakai oli/gemuk karena malah bikin debu menempel). Jika masih lambat, tarik arus langsung dari aki melalui relay agar tenaga motor power window kembali maksimal.
Masalah Mesin Vanette Serena Gen 3 / Indonesia Serena Debut (C23)
Solusi: Periksa sistem cold start pada mesin. Cek sensor temperatur air (ECT/Engine Coolant Temperature) yang mengirim sinyal ke ECU. Jika sensor ini rusak, ECU tidak akan memerintahkan injector untuk menyemprotkan bensin lebih banyak saat mesin dingin. Selain itu, pastikan sistem pengapian seperti busi dan kabel busi dalam kondisi prima untuk membantu proses pembakaran awal.
Masalah Sistem Pendingin Vanette Serena Gen 3 / Indonesia Serena Debut (C23)
Solusi: Selang radiator yang kembung adalah tanda sistem pendingin sudah banyak kerak dan tekanan berlebih. Segera ganti selang dengan yang baru (kualitas original atau aftermarket khusus Serena). Hal penting lainnya adalah mengganti tutup radiator dengan spesifikasi tekanan yang sesuai (biasanya 0.9 bar). Jika tutup radiator sudah rusak, tekanan air tidak terbuang ke tabung cadangan, melainkan merusak selang.
Masalah Bahan Bakar Vanette Serena Gen 3 / Indonesia Serena Debut (C23)
Solusi: Banyak faktor, namun yang paling utama pada C23 adalah sensor O2 (Oxygen Sensor) yang sudah jenuh atau mati. Sensor O2 yang tidak akurat membuat ECU menyuntikkan bensin terlalu banyak (rich). Selain itu, bersihkan injektor menggunakan cairan cleaner atau bawa ke bengkel untuk di-ultrasonic cleaning agar semprotan bensin kembali mengabut dengan sempurna.
