Toyota

Toyota Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1)

Calya Pre-Facelift 1.2L 3NR-VE Dual VVT-i 4-Silinder DOHC Bensin 88PS / 108Nm (5-Speed Manual & 4-Speed Automatic, Front-Wheel Drive / FWD, Platform K


Trim:
1.2 E Non-ABS (Manual - Fleet), 1.2 E (Manual/Automatic), 1.2 G (Manual/Automatic)
Bodi:
5-Door Compact LCGC MPV
Assembly:
CKD

Spare Parts (Suku Cadang):

Selalu gunakan spare part Toyota yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Toyota Calya varian Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1) tahun 2016 - 2019.

Pilih Suku Cadang

Loading...

Loading...

Loading...

Ad Loading...

Masalah

Masalah yang sering terjadi pada Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1):

Masalah Suspensi Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1)

Solusi: Ini masalah klasik karena karakter shockbreaker bawaan yang terlalu empuk. Solusi paling efektif adalah mengganti shockbreaker bawaan dengan tipe gas yang lebih rigid atau menambahkan 'spring buffer' (ganjelan karet) di antara per keong. Jika ingin lebih mantap, ganti per belakang dengan milik mobil lain yang punya rate lebih keras atau pasang paket stabilizer bar tambahan untuk mengurangi gejala limbung.

+ +

Masalah Mesin Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1)

Solusi: Penyebab utamanya adalah tumpukan kerak karbon di ruang bakar atau engine mounting yang sudah mulai getas. Coba lakukan carbon cleaning di bengkel terpercaya untuk membersihkan sisa pembakaran. Jika getaran masih terasa sampai ke kabin saat kondisi idle, segera ganti engine mounting (biasanya sisi kanan atau transmisi) dengan part original Toyota agar getaran kembali diredam dengan sempurna.

+ +

Masalah Transmisi Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1)

Solusi: Biasanya karena kualitas oli transmisi sudah menurun atau setelan kopling yang kurang pas. Segera kuras dan ganti oli transmisi menggunakan spesifikasi yang disarankan (biasanya 75W-90 GL-4). Jika masih keras, cek keausan plat kopling dan lakukan penyetelan ulang jarak main pedal kopling agar operan gigi kembali presisi.

+ +

Masalah Kelistrikan Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1)

Solusi: Reflektor bawaan Calya memang memiliki keterbatasan intensitas cahaya. Solusinya adalah mengganti bohlam halogen bawaan dengan LED berkualitas tinggi yang memiliki cut-off yang rapi agar tidak menyilaukan pengendara lain. Pastikan juga jalur kelistrikan menggunakan kabel relay tambahan agar arus listrik ke lampu lebih stabil dan awet, jangan gunakan watt yang terlalu besar agar mika tidak meleleh.

+ +

Masalah Sistem Pendingin Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1)

Solusi: Sistem AC Calya seringkali kekurangan freon atau kondensor kotor tertutup debu/lumpur. Langkah pertama, cuci kondensor AC secara rutin dengan tekanan air sedang agar aliran udara lancar. Jika masih kurang dingin, cek tekanan freon dan oli kompresor. Penggantian filter kabin (cabin air filter) secara berkala setiap 10.000 km juga sangat membantu sirkulasi udara lebih dingin dan bersih.

+ +

Masalah Pengereman Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1)

Solusi: Kampas rem bawaan cenderung memiliki material yang agak keras sehingga mudah menimbulkan bunyi. Solusinya adalah melakukan pembersihan pada sistem pengereman dengan brake cleaner. Jika suara decit menetap, ganti kampas rem dengan tipe ceramic atau merek aftermarket berkualitas yang lebih soft agar tidak merusak piringan cakram namun tetap pakem.

+ +

Masalah Mesin Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1)

Solusi: Mesin 3NR-VE membutuhkan bahan bakar dengan oktan yang sesuai, minimal RON 92 (Pertamax). Jika masih ngelitik, cek busi apakah sudah waktunya ganti atau terdapat tumpukan deposit karbon di kepala piston. Penggunaan octane booster sesekali bisa membantu jika terpaksa menggunakan bahan bakar dengan oktan rendah, namun pembersihan ruang bakar adalah solusi jangka panjang terbaik.

+ +

Masalah Eksterior Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1)

Solusi: Masalah ini terjadi karena mekanisme pengunci (latch) yang kering atau kemasukan debu/air. Caranya, buka cover trim pintu bagasi, bersihkan mekanisme pengunci dari kotoran, lalu berikan pelumas (grease) anti air atau cairan penetran khusus agar gerakannya kembali lancar. Pastikan juga seal karet pintu tidak getas agar air tidak masuk ke mekanisme pengunci.

+ +

Masalah Suspensi Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1)

Solusi: Biasanya bushing arm atau link stabilizer sudah mulai aus setelah pemakaian di atas 50.000 km. Cek bagian bushing arm, jika terlihat pecah segera ganti. Link stabilizer yang oblak juga sering jadi biang kerok bunyi tersebut. Ganti dengan sparepart original Toyota agar awet dan kenyamanan berkendara kembali seperti baru.

+ +

Masalah Kelistrikan Calya Pre-Facelift (B400 Phase 1)

Solusi: Ini biasanya disebabkan oleh rel karet kaca yang kotor atau seret karena debu. Semprotkan silikon spray pada jalur rel kaca agar karet kembali licin dan kaca mudah naik-turun. Jika motor power window masih terdengar bekerja keras, kemungkinan pelumas di dalam gearbox motor sudah kering atau habis, sehingga perlu dibongkar dan diberi grease baru.

+ +

Catatan: Data mungkin kurang akurat, selalu konsultasikan dengan tenaga ahli atau layanan servis resmi. Harga tidak mengikat (online/offline) dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Data ID #1720

Ad Loading...

Mobil Toyota Lainnya

  • Toyota Agya
    Toyota Agya / Agya GR Sport / Low Cost Green Car (LCGC) & City Car Hatchback (B100 / A150 Series)
  • Toyota Alphard
    Toyota Alphard Gen 1 / Flagship Luxury Large MPV (AH10 / ANH10 / MNH10 / ATH10 Series)
  • Toyota Avanza
    Toyota Avanza Gen 1 / 'Mobil Sejuta Umat' / Low MPV (F600 / F601 Series)
  • Toyota Calya
    Toyota Calya / Low Cost Green Car (LCGC) 7-Seater MPV (B400 Series)
  • Toyota Camry
    Toyota Camry / Mid-Size Executive Sedan (V10 / V20 / V30 / V40 / XV10 / XV20 / XV30 / XV40 / XV50 / XV70 Series)