HiAce H10 1.3L P (56PS), 1.5L 2R OHV (70PS) & 1.6L 12R OHV 4-Silinder Bensin 83PS / 122Nm (4-Speed Manual Transmission Column-Shift, Rear-Wheel Drive
Selalu gunakan spare part Toyota yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Toyota HiAce varian HiAce Gen 1 (H10) tahun 1967 - 1977.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada HiAce Gen 1 (H10):
Masalah Mesin HiAce Gen 1 (H10)
Solusi: Lakukan pembersihan total (flushing) pada jalur air. Jika kerak sudah parah, sebaiknya ganti inti radiator dengan yang berbahan aluminium dengan kapasitas lebih besar. Pastikan juga fan belt dalam kondisi kencang dan tidak selip, serta periksa fungsi kipas mekanis apakah kopling kipasnya (jika ada) masih gigit atau sudah lemah.
Masalah Mesin HiAce Gen 1 (H10)
Solusi: Bongkar karburator dan bersihkan semua spuyer (jetting) menggunakan cairan pembersih khusus. Periksa kondisi jarum pelampung (needle valve) dan gasket-nya; biasanya sudah getas atau aus setelah puluhan tahun. Setel ulang campuran udara dan bahan bakar agar pembakaran kembali optimal dan tidak boros.
Masalah Transmisi HiAce Gen 1 (H10)
Solusi: Ini biasanya disebabkan oleh keausan pada bushing tuas persneling atau sinkromes yang sudah tipis. Langkah awal, cek level oli transmisi dan ganti dengan oli baru spesifikasi yang sesuai. Jika masih keras, bongkar rumah transmisi untuk mengganti bushing karet atau plastik yang sudah getas dan lakukan pengecekan pada synchromesh.
Masalah Kelistrikan HiAce Gen 1 (H10)
Solusi: Masalah klasik mobil tua ada pada ground (massa) yang korosi atau kabel yang sudah getas. Bersihkan semua titik massa di bodi mesin dan sasis menggunakan sikat kawat. Jika masih redup, pasang relay tambahan untuk lampu utama agar arus listrik langsung dari aki lebih stabil dan tidak membebani saklar di dashboard.
Masalah Pengereman HiAce Gen 1 (H10)
Solusi: Cek master rem atas apakah ada kebocoran seal di dalam. Jika seal aus, lakukan overhaul atau ganti kit master rem. Jangan lupa kuras minyak rem lama dan ganti dengan yang baru (dot 3/4) melalui proses bleeding untuk membuang angin palsu di sistem pipa rem. Pastikan juga piston rem di roda tidak macet karena karat.
Masalah Suspensi HiAce Gen 1 (H10)
Solusi: Periksa bushing arm dan karet support shockbreaker yang biasanya sudah pecah termakan usia. Ganti semua bushing dengan bahan polyurethan jika ingin lebih awet. Cek juga kondisi shockbreaker, jika sudah tidak ada pantulan (bouncing) saat ditekan, segera ganti dengan unit baru agar handling kembali nyaman.
Masalah Mesin HiAce Gen 1 (H10)
Solusi: Asap putih pertanda oli ikut terbakar. Cek seal klep yang biasanya sudah keras, lalu periksa kondisi ring piston melalui tes kompresi. Jika kompresi rendah, harus dilakukan turun mesin setengah (top overhaul) untuk mengganti seal klep dan ring piston agar performa kompresi kembali normal.
Masalah Kelistrikan HiAce Gen 1 (H10)
Solusi: Cek sistem pengisian (alternator). Gunakan multimeter untuk memastikan output alternator di kisaran 13.5 - 14.5 Volt saat mesin hidup. Jika di bawah itu, biasanya carbon brush di alternator sudah habis. Ganti brush atau lakukan rekondisi pada regulator alternator agar pengisian ke aki kembali lancar.
Masalah Sistem Bahan Bakar HiAce Gen 1 (H10)
Solusi: Periksa pompa bensin mekanis (fuel pump). Membran di dalam pompa bensin sering robek setelah pemakaian lama. Ganti membran atau ganti unit pompa bensinnya. Selain itu, pastikan filter bensin tidak mampet oleh endapan kotoran tangki yang ikut mengalir ke sistem bahan bakar.
Masalah Bodi/Interior HiAce Gen 1 (H10)
Solusi: Karat adalah musuh utama mobil keluaran 60-an. Lakukan pengerokan pada area yang berkarat hingga ke logam dasar. Jika sudah keropos, lakukan penambalan pelat (las) baru. Setelah itu, lapisi dengan cat dasar epoxy dan anti-karat (undercoating) untuk mencegah oksidasi kembali di masa depan.
Masalah Kemudi HiAce Gen 1 (H10)
Solusi: Periksa steering box (gearbox kemudi) apakah ada celah (play) yang berlebihan. Anda bisa melakukan penyetelan pada baut penyetel (adjusting screw) di atas gearbox kemudi sedikit demi sedikit. Jika setelah disetel tetap oblak, kemungkinan besar bushing atau worm gear di dalamnya sudah aus dan perlu dilakukan rekondisi atau penggantian.
