Hilux N10 Short Wheelbase 1.5L 2R OHV 4-Silinder Bensin 70PS / 113Nm (4-Speed Manual Transmission Column-Shift, Rear-Wheel Drive / RWD, Sasis Pendek S
Selalu gunakan spare part Toyota yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Toyota Hilux varian Hilux Gen 1 Short Wheelbase (N10 Phase 1) tahun 1968 - 1971.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Hilux Gen 1 Short Wheelbase (N10 Phase 1):
Masalah Mesin Hilux Gen 1 Short Wheelbase (N10 Phase 1)
Solusi: Lakukan pembersihan total karburator (carb cleaner) dan cek semua selang vakum dari retakan. Seringkali pilot jet tersumbat kerak bensin lama. Jika masih pincang, lakukan penyetelan ulang campuran udara dan bahan bakar (air-fuel mixture) serta pastikan gasket karburator tidak ada yang bocor agar tidak ada udara palsu masuk.
Masalah Sistem Pendingin Hilux Gen 1 Short Wheelbase (N10 Phase 1)
Solusi: Bawa ke tukang servis radiator untuk dikuras total (di-rodding) karena kisi-kisi radiator biasanya sudah banyak endapan karat. Pastikan juga kipas mesin masih bekerja optimal dan ganti thermostat baru. Jika sering dibawa jarak jauh, pertimbangkan upgrade ke radiator alumunium custom yang punya kapasitas lebih besar agar pembuangan panas lebih maksimal.
Masalah Kelistrikan Hilux Gen 1 Short Wheelbase (N10 Phase 1)
Solusi: Regulator mekanis bawaan sering tidak stabil tegangannya. Solusi terbaik adalah mengganti dinamo ampere (alternator) bawaan dengan alternator modern yang sudah punya IC regulator internal (seperti punya Kijang atau mobil Toyota tahun 90-an). Ini membuat pengisian aki lebih stabil dan aman buat komponen kelistrikan lain seperti lampu.
Masalah Pengereman Hilux Gen 1 Short Wheelbase (N10 Phase 1)
Solusi: Karena usia, karet seal master rem biasanya sudah melar. Beli repair kit master rem yang orisinal atau high-quality aftermarket. Saat bongkar, pastikan dinding tabung master rem tidak baret. Jika baret, wajib di-shoting ulang atau ganti master rem baru agar tekanan hidrolik tidak hilang saat diinjak.
Masalah Transmisi Hilux Gen 1 Short Wheelbase (N10 Phase 1)
Solusi: Penyebab utamanya adalah synchromesh yang sudah aus atau bushing tuas transmisi yang sudah oblak parah. Lakukan pengecekan pada mounting transmisi terlebih dahulu karena kalau sudah pecah, posisi transmisi akan miring dan membuat perpindahan gigi tidak presisi. Jika masalah berlanjut, transmisi harus diturunkan untuk penggantian set synchromesh.
Masalah Suspensi Hilux Gen 1 Short Wheelbase (N10 Phase 1)
Solusi: Ganti seluruh bushing per daun dengan bahan poliuretan yang lebih awet dibanding karet standar. Pastikan juga klem per daun masih mengikat dengan baik. Kalau mau lebih nyaman, bisa diservis (di-press ulang) per daunnya di bengkel per agar kelenturannya kembali normal, tapi jangan sampai terlalu rata agar tidak amblas saat diisi beban.
Masalah Bodi & Karoseri Hilux Gen 1 Short Wheelbase (N10 Phase 1)
Solusi: Masalah klasik mobil produksi 70-an karena drainase air yang buruk. Bersihkan karat sampai ke logam dasar (sandblasting atau gerinda), lalu potong bagian yang keropos dan las plat baru (tambal sulam). Setelah itu, wajib lapisi dengan anti-karat berkualitas tinggi atau undercoat berbahan rubber agar tidak mudah keropos kembali.
Masalah Bahan Bakar Hilux Gen 1 Short Wheelbase (N10 Phase 1)
Solusi: Cek selang karet bahan bakar di kolong mobil yang biasanya sudah getas dan retak dimakan usia. Segera ganti dengan selang bahan bakar spesifikasi otomotif yang baru. Periksa juga seal tutup tangki bensin, jika karetnya sudah keras, uap bensin akan keluar masuk ke kabin lewat celah di belakang jok.
Masalah Kelistrikan Hilux Gen 1 Short Wheelbase (N10 Phase 1)
Solusi: Biasanya brush (arang) di motor starter sudah tipis atau solenoid starter sudah kotor/berkerak. Bongkar motor starter, bersihkan bagian dalam dari debu karbon, dan ganti carbon brush dengan yang baru. Bersihkan juga terminal kabel massa ke mesin agar aliran listrik dari aki ke starter lebih lancar tanpa hambatan.
Masalah Mesin Hilux Gen 1 Short Wheelbase (N10 Phase 1)
Solusi: Ini indikasi seal klep (valve seal) sudah keras atau ring piston mulai aus. Coba ganti seal klep terlebih dahulu tanpa harus turun mesin total. Jika setelah ganti seal klep asap masih tetap keluar terutama saat digeber, maka langkah selanjutnya adalah turun mesin untuk mengganti ring piston dan cek kondisi dinding silinder (oversize jika perlu).
