Kijang Innova Gen 1 2.0L 1TR-FE VVT-i DOHC Bensin (136PS / 182Nm), 2.7L 2TR-FE VVT-i DOHC Bensin (160PS / 241Nm) & 2.5L 2KD-FTV D-4D Common Rail Turbo
Selalu gunakan spare part Toyota yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Toyota Kijang varian Kijang Innova Gen 1 Pre-Facelift (AN40 Phase 1) tahun 2004 - 2008.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Kijang Innova Gen 1 Pre-Facelift (AN40 Phase 1):
Masalah Mesin Kijang Innova Gen 1 Pre-Facelift (AN40 Phase 1)
Solusi: Masalah ini paling sering disebabkan oleh busi yang sudah aus atau koil pengapian yang mulai lemah (terutama pada varian bensin 1TR-FE). Langkah pertama, cek kondisi fisik busi, jika elektroda sudah menipis segera ganti dengan spesifikasi OEM. Jika busi masih bagus, lakukan pemeriksaan koil dengan scanner OBD2 untuk mengetahui silinder mana yang mengalami misfire. Jika koil terbukti soak, disarankan mengganti satu set atau setidaknya koil yang bermasalah dengan produk original Toyota untuk menjaga performa mesin tetap stabil.
Masalah Sistem Pendingin Kijang Innova Gen 1 Pre-Facelift (AN40 Phase 1)
Solusi: Kijang Innova lama sering mengalami kebocoran pada bagian upper tank radiator yang terbuat dari plastik karena usia pakai. Segera periksa apakah ada rembesan air di bagian atas radiator. Jika sudah retak, solusi terbaik adalah mengganti radiator baru atau melakukan servis 'korter' dengan mengganti upper tank menjadi bahan kuningan atau aluminium agar lebih awet. Jangan lupa kuras air radiator (flushing) dan pastikan tidak ada udara terjebak (air bleeding) saat pengisian coolant baru.
Masalah Suspensi Kijang Innova Gen 1 Pre-Facelift (AN40 Phase 1)
Solusi: Bunyi ini hampir pasti berasal dari karet bushing arm yang sudah getas atau link stabilizer yang sudah oblak. Solusinya, angkat mobil dan cek bagian kaki-kaki; jika karet bushing terlihat pecah-pecah, segera lakukan penggantian satu set (bushing kiri dan kanan). Untuk link stabilizer, jika sudah terasa longgar saat digoyangkan, ganti dengan part yang baru. Disarankan untuk melakukan spooring dan balancing ulang setelah penggantian komponen kaki-kaki agar setir kembali presisi.
Masalah Transmisi Kijang Innova Gen 1 Pre-Facelift (AN40 Phase 1)
Solusi: Untuk Innova matic tahun awal, masalah transmisi sering disebabkan oleh kualitas oli yang sudah menurun atau filter oli matic yang tersumbat lumpur. Langkah awal adalah melakukan flushing atau kuras oli transmisi menggunakan oli spesifikasi T-IV atau sesuai buku manual. Jika masih terasa slip, bongkar bak transmisi (oil pan) untuk membersihkan solenoid dan mengganti filter oli matic. Jika masalah berlanjut, kemungkinan besar kampas kopling di dalam transmisi sudah tipis dan butuh turun transmisi.
Masalah Kelistrikan Kijang Innova Gen 1 Pre-Facelift (AN40 Phase 1)
Solusi: Masalah ini umum terjadi karena kotoran dan debu yang menumpuk di rel kaca atau motor power window yang sudah lemah karbon brush-nya. Coba bersihkan rel kaca menggunakan cairan pembersih (silicone spray) agar kaca meluncur lebih lancar. Jika masih macet, buka door trim dan cek tegangan ke motor window. Jika motor terasa panas tapi kaca tidak mau naik, artinya motor harus diservis karbon brush-nya atau diganti unit motor baru.
Masalah Pengereman Kijang Innova Gen 1 Pre-Facelift (AN40 Phase 1)
Solusi: Biasanya terjadi karena seal master rem yang sudah bocor atau minyak rem sudah terlalu lama tidak diganti (mengandung air). Lakukan pemeriksaan pada master rem di ruang mesin apakah ada rembesan. Jika tidak, coba lakukan 'bleeding' atau membuang angin palsu di sistem rem. Jika pedal masih dalam, ganti seal master rem atau ganti unit master rem assy. Pastikan juga ketebalan kampas rem masih memenuhi standar agar pengereman optimal.
Masalah Mesin Kijang Innova Gen 1 Pre-Facelift (AN40 Phase 1)
Solusi: Penyebab utama adalah kotornya Throttle Body (TB) dan Idle Speed Control (ISC) valve akibat penumpukan karbon. Cara mengatasinya: lepas throttle body, bersihkan dengan cairan khusus carburetor cleaner sampai benar-benar bersih dari kerak hitam. Pastikan juga seal pada ISC valve masih bagus. Setelah dibersihkan, lakukan proses 'learning' idle dengan mencabut kabel aki selama 15 menit agar ECU melakukan kalibrasi ulang posisi katup gas.
Masalah Kelistrikan Kijang Innova Gen 1 Pre-Facelift (AN40 Phase 1)
Solusi: Innova gen 1 sering mengalami kebocoran arus listrik (stray voltage) akibat pemasangan aksesori tambahan yang kurang rapi atau alarm aftermarket. Gunakan multimeter untuk mengecek arus bocor (parasitic draw) saat mobil dalam kondisi mati (seharusnya di bawah 50mA). Jika arus tinggi, cabut satu per satu sekring untuk melacak sirkuit mana yang menyedot listrik. Pastikan juga terminal aki bersih dari kerak jamur putih yang menghambat aliran listrik.
Masalah Mesin Kijang Innova Gen 1 Pre-Facelift (AN40 Phase 1)
Solusi: Karena usia, karet packing tutup klep akan mengeras dan tidak lagi elastis, menyebabkan oli merembes keluar dan mengenai blok mesin. Solusinya cukup simpel yaitu mengganti gasket (paking) tutup klep dengan yang baru (original). Pastikan permukaan blok mesin dibersihkan dari sisa paking lama sebelum memasang paking baru. Jangan terlalu kencang saat memasang baut tutup klep agar baut tidak dol (slek) pada blok mesin.
Masalah Suspensi Kijang Innova Gen 1 Pre-Facelift (AN40 Phase 1)
Solusi: Masalah ini biasanya bersumber dari rack steer yang sudah oblak atau bushing rack steer yang sudah pecah. Gejala awalnya adalah setir terasa tidak presisi saat kecepatan tinggi. Untuk penanganan, bawa mobil ke bengkel spesialis kaki-kaki untuk melakukan perbaikan 'rekondisi' rack steer atau mengganti bushing rack dengan bahan polyurethan yang lebih tahan lama. Setelah perbaikan, wajib dilakukan penyetelan ulang geometri roda (spooring).
