Toyota

Toyota Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2)

Land Cruiser FJ40 Mesin 2F 'Hardtop' 4.2L (4.230cc) 2F 6-Silinder Inline OHV 12-Katup Karburator Bensin 135PS - 140PS / 284Nm - 290Nm (4-Speed Manual


Trim:
FJ40 Canvas Top, FJ40 Hardtop (Toyota Hardtop Indonesia)
Bodi:
3-Door Compact SUV / 5-Door Mid-Size SUV
Assembly:
CKD

Spare Parts (Suku Cadang):

Selalu gunakan spare part Toyota yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Toyota Land Cruiser varian Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2) tahun 1975 - 1984.

Pilih Suku Cadang

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...

Ad Loading...

Masalah

Masalah yang sering terjadi pada Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2):

Masalah Mesin Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2)

Solusi: Ini penyakit klasik karburator Aisan bawaan. Masalah utamanya biasanya jarum pelampung (needle valve) sudah aus atau kotor. Langkah perbaikannya: bongkar karburator, bersihkan seluruh jet menggunakan carb cleaner, dan ganti repair kit (terutama needle valve dan gasket). Pastikan juga setelan campuran udara (mixture screw) diatur ulang. Jika sudah terlalu parah atau keropos, banyak pemilik FJ40 memilih upgrade ke karburator aftermarket seperti Weber 32/36 untuk performa yang lebih stabil dan irit.

+ +

Masalah Sistem Pendingin Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2)

Solusi: Mesin 2F dikenal sangat panas. Pertama, cek kondisi radiator; jika sudah banyak kerak, lakukan servis kuras (klining) atau ganti core radiator dengan bahan tembaga 3-4 ply. Pastikan kipas mekanis masih berfungsi baik atau ganti dengan fan shroud yang pas agar aliran udara maksimal. Jangan lupa cek thermostat dan pastikan fan clutch tidak 'loss'. Menggunakan coolant berkualitas dengan titik didih tinggi sangat disarankan daripada sekadar air biasa.

+ +

Masalah Kelistrikan Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2)

Solusi: FJ40 model lama masih menggunakan regulator eksternal yang sering bermasalah. Solusinya, ganti alternator bawaan dengan alternator internal regulator milik Toyota seri yang lebih muda (seperti seri 12V 70A-90A milik Kijang kapsul atau seri Land Cruiser yang lebih modern). Ini akan membuat sistem kelistrikan lebih stabil, aki lebih awet, dan lampu-lampu jadi lebih terang secara konsisten.

+ +

Masalah Pengereman Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2)

Solusi: FJ40 keluaran awal masih memakai rem tromol di empat roda. Solusi paling efektif adalah melakukan upgrade ke rem cakram (disc brake) di bagian depan menggunakan part copotan dari Land Cruiser FJ60 atau memakai kit konversi yang banyak tersedia. Pastikan juga kondisi booster rem dicek, jika sudah bocor, sebaiknya diservis atau diganti dengan booster yang lebih besar agar pijakan pedal lebih enteng dan respons pengereman lebih pakem.

+ +

Masalah Transmisi Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2)

Solusi: Masalah ini biasanya disebabkan oleh bushing transmisi yang sudah aus atau hancur termakan usia. Cara mengatasinya: beli kit bushing tuas persneling (shift lever bushing) yang banyak dijual di toko onderdil. Bongkar konsol tengah, angkat tuas persneling, dan ganti bushing karet/plastik tersebut. Jika gigi tetap susah masuk, cek kondisi oli transmisi dan pastikan tidak ada sinkromes yang sudah aus.

+ +

Masalah Suspensi Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2)

Solusi: FJ40 menggunakan per daun (leaf spring). Bantingannya memang keras, tapi bisa dioptimalkan. Cek kondisi bushing per daun; jika sudah pecah, ganti dengan bahan polyurethane agar lebih kenyal. Selain itu, ganti shockbreaker standar dengan produk aftermarket berkualitas yang memiliki valving lebih empuk. Jika ingin lebih ekstrem, bisa melakukan 're-arch' per daun di bengkel per khusus untuk mengatur ulang lengkungan per agar lebih fleksibel.

+ +

Masalah Pengapian Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2)

Solusi: Biasanya karena sistem pengapian masih platina (contact point) yang kotor atau sudah aus. Solusi paling direkomendasikan adalah melakukan upgrade ke pengapian elektronik (CDI/Electronic Ignition) menggunakan modul dari Toyota seri 3F atau menggunakan aftermarket seperti MSD/Pertronix. Dengan CDI, api di busi menjadi lebih besar dan stabil, sehingga mesin lebih mudah menyala dan pembakaran lebih efisien.

+ +

Masalah Kelistrikan Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2)

Solusi: Ini karena beban arus lampu utama langsung melewati saklar di dashboard. Solusinya, pasang relay set lampu (relay tambahan). Dengan menambah relay, beban arus dari aki langsung ke lampu melalui relay, sedangkan saklar hanya berfungsi sebagai pemutus arus kecil untuk mengaktifkan relay. Ini akan membuat lampu lebih terang dan saklar di dashboard aman dari panas berlebih.

+ +

Masalah Mesin Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2)

Solusi: Mesin 2F terkenal sering 'berkeringat' oli. Penyebab utamanya adalah paking gasket tutup klep (valve cover gasket) yang mengeras atau seal kruk as (crankshaft seal) yang getas. Solusinya, ganti semua gasket menggunakan bahan yang berkualitas (seperti gasket kertas/karet yang asli Toyota). Saat mengganti, pastikan permukaan blok mesin bersih dari sisa gasket lama sebelum memasang yang baru untuk memastikan seal sempurna.

+ +

Masalah Sistem Kemudi Land Cruiser FJ40 Late / Mesin Seri 2F (J40 Phase 2)

Solusi: FJ40 1975-1984 umumnya belum dilengkapi power steering bawaan. Untuk kenyamanan harian, banyak pemilik melakukan swap/pasang power steering copotan dari Toyota Land Cruiser FJ60 atau seri 70. Ini memerlukan modifikasi pada braket pompa power steering di mesin 2F, pemasangan gearbox steer, dan penyesuaian selang-selang hidrolik. Ini adalah modifikasi paling krusial bagi mereka yang menggunakan FJ40 untuk harian.

+ +

Catatan: Data mungkin kurang akurat, selalu konsultasikan dengan tenaga ahli atau layanan servis resmi. Harga tidak mengikat (online/offline) dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Data ID #1748

Ad Loading...

Mobil Toyota Lainnya

  • Toyota Agya
    Toyota Agya / Agya GR Sport / Low Cost Green Car (LCGC) & City Car Hatchback (B100 / A150 Series)
  • Toyota Alphard
    Toyota Alphard Gen 1 / Flagship Luxury Large MPV (AH10 / ANH10 / MNH10 / ATH10 Series)
  • Toyota Avanza
    Toyota Avanza Gen 1 / 'Mobil Sejuta Umat' / Low MPV (F600 / F601 Series)
  • Toyota Calya
    Toyota Calya / Low Cost Green Car (LCGC) 7-Seater MPV (B400 Series)
  • Toyota Camry
    Toyota Camry / Mid-Size Executive Sedan (V10 / V20 / V30 / V40 / XV10 / XV20 / XV30 / XV40 / XV50 / XV70 Series)