LiteAce Wagon KM15 1.2L 3K Bensin (68PS) & 1.3L 4K Bensin (74PS) (4-Speed Manual, RWD, Bodi Minibus Penumpang 7-9 Seater, Kaca Samping Geser / Fixed G
Selalu gunakan spare part Toyota yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Toyota LiteAce varian LiteAce Gen 1 Passenger Wagon / Microbus (KM15) tahun 1971 - 1979.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada LiteAce Gen 1 Passenger Wagon / Microbus (KM15):
Masalah Sistem Pendingin LiteAce Gen 1 Passenger Wagon / Microbus (KM15)
Solusi: Penyebab utama biasanya adalah radiator yang tersumbat kerak karena usia atau kipas mekanis yang selip. Langkah pertama adalah kuras radiator dan lakukan flushing dengan cairan pembersih khusus untuk membuang endapan karat. Jika masih overheat, ganti thermostat yang sudah macet dan periksa visco fan (jika ada) atau pastikan fan belt dalam kondisi kencang agar putaran pompa air optimal.
Masalah Mesin LiteAce Gen 1 Passenger Wagon / Microbus (KM15)
Solusi: Karburator bawaan Toyota seri K sering kotor atau setelannya berubah karena getaran. Bersihkan karburator secara menyeluruh dengan karbu cleaner, periksa kondisi membran akselerasi, dan setel ulang campuran udara-bahan bakar (air-fuel mixture). Pastikan juga kondisi platinanya masih rapat dan pengapian sudah di-timing ulang agar pembakaran di ruang bakar lebih presisi.
Masalah Kelistrikan LiteAce Gen 1 Passenger Wagon / Microbus (KM15)
Solusi: Instalasi kabel mobil tahun 70-an biasanya sudah getas dan mengalami resistansi tinggi (volt drop). Ganti kabel utama dari alternator ke aki dan dari aki ke massa (ground) dengan kabel yang lebih tebal. Pasang relay tambahan untuk lampu utama agar arus tidak melewati saklar di dashboard secara langsung, serta cek output alternator, apakah perlu ganti carbon brush atau regulator pengisian.
Masalah Pengereman LiteAce Gen 1 Passenger Wagon / Microbus (KM15)
Solusi: Sistem rem LiteAce KM15 masih menggunakan sistem tromol di keempat roda atau depan cakram yang sudah aus. Lakukan bleeding untuk membuang angin palsu di sistem hidrolik. Jika pedal masih dalam, periksa master rem atas (master silinder) kemungkinan seal-nya sudah bocor/bypassing. Ganti seal kit master rem atau ganti unit jika silinder sudah baret.
Masalah Suspensi LiteAce Gen 1 Passenger Wagon / Microbus (KM15)
Solusi: Bush arm dan ball joint sering oblak karena faktor umur dan pemakaian. Lakukan pengecekan pada seluruh bushing karet di kaki-kaki, ganti dengan yang baru (polyurethane lebih awet). Setelah penggantian komponen kaki-kaki, wajib lakukan spooring (wheel alignment) di bengkel spesialis agar setir kembali lurus dan ban tidak habis tidak rata.
Masalah Transmisi LiteAce Gen 1 Passenger Wagon / Microbus (KM15)
Solusi: Masalah ini biasanya berasal dari bushing tuas transmisi yang sudah pecah atau kopling yang tidak membebaskan sempurna. Cek setelan kabel kopling atau master kopling bawah jika sistemnya hidrolik. Pastikan minyak transmisi diganti dengan spesifikasi yang sesuai (GL-4) agar perpindahan gigi lebih lancar dan sinkromes di dalam gearbox tidak cepat aus.
Masalah Bahan Bakar LiteAce Gen 1 Passenger Wagon / Microbus (KM15)
Solusi: Cek selang bensin dari tangki ke arah mesin. Seringkali selang sudah retak-retak karena usia atau klem pengikat longgar. Segera ganti selang bahan bakar dengan yang baru dan tahan panas. Periksa juga seal tutup tangki bensin agar uap tidak keluar masuk ke ruang kabin, dan pastikan kondisi tangki tidak keropos akibat korosi dari dalam.
Masalah Mesin LiteAce Gen 1 Passenger Wagon / Microbus (KM15)
Solusi: Biasanya karena choke karburator tidak berfungsi atau kompresi mesin mulai lemah. Pastikan choke berfungsi saat mesin dingin. Cek juga kondisi busi dan kabel busi; jika sudah berkerak, ganti busi baru dengan tipe yang sesuai. Jika masih sulit, lakukan cek kompresi mesin, mungkin ring piston sudah mulai aus sehingga tekanan kompresi tidak mencapai angka standar untuk pembakaran awal.
Masalah Pengereman LiteAce Gen 1 Passenger Wagon / Microbus (KM15)
Solusi: Kampas rem sudah habis atau permukaannya mengeras (glazing). Lepas tromol atau cakram, bersihkan debu kampas dengan brake cleaner. Jika kampas masih tebal tapi bunyi, amplas sedikit permukaan kampas agar tidak licin. Jika kampas sudah tipis, ganti dengan yang baru dan bubut tromol/cakram jika permukaannya tidak rata agar pengereman kembali pakem.
