Toyota

Toyota Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2)

Rush Facelift 1 1.5L 3SZ-VE VVT-i Bensin 109PS / 141Nm (5-Speed Manual & 4-Speed Automatic, RWD, Gril Depan Chrome Horizontal Baru, Bumper Depan & Hou


Trim:
1.5 G (Manual), 1.5 S (Manual/Automatic)
Bodi:
5-Door Compact SUV
Assembly:
CKD

Spare Parts (Suku Cadang):

Selalu gunakan spare part Toyota yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Toyota Rush varian Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2) tahun 2010 - 2013.

Pilih Suku Cadang

Loading...

Loading...

Ad Loading...

Masalah

Masalah yang sering terjadi pada Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2):

Masalah Mesin Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2)

Solusi: Penyebab paling umum adalah koil pengapian yang mulai lemah atau busi yang sudah aus. Cek kondisi fisik busi, jika elektroda sudah terkikis segera ganti dengan tipe iridium standar bawaan. Jika busi bagus, pindai (scan) untuk melihat misfire di silinder mana, lalu tukar koil antar silinder untuk memastikan apakah koilnya yang mati. Jika benar koil rusak, disarankan mengganti satu set atau ganti per unit dengan part original agar performa kembali stabil.

+ +

Masalah Sistem Pendingin Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2)

Solusi: Biasanya disebabkan oleh motor fan radiator yang sudah lemah putarannya atau thermostat yang macet. Pastikan fan berputar kencang saat AC menyala. Jika fan mati, cek sekring atau ganti motor fan. Jika fan normal, segera ganti thermostat dengan yang baru dan lakukan kuras air radiator (flushing) menggunakan radiator coolant berkualitas untuk menghilangkan endapan kotoran di jalur pendinginan.

+ +

Masalah Suspensi Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2)

Solusi: Masalah klasik Rush gen 1 adalah link stabilizer yang oblak atau bushing arm yang sudah pecah/getas. Angkat mobil menggunakan lift atau dongkrak, lalu periksa karet-karet bushing. Jika link stabilizer terasa kocak saat digoyang, ganti dengan yang baru. Untuk bushing arm, disarankan mengganti satu set (bushing kiri dan kanan) agar wheel alignment (spooring) tetap presisi setelah penggantian.

+ +

Masalah Transmisi Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2)

Solusi: Hal ini sering terjadi karena kualitas oli transmisi (ATF) yang sudah menurun atau filter transmisi kotor. Lakukan pengurasan oli transmisi (flushing) dengan oli yang sesuai spesifikasi Toyota (T-IV). Jika masih menyentak, bersihkan solenoid body valve di dalam transmisi oleh mekanik spesialis matic, karena kotoran sering menyumbat jalur oli yang membuat perpindahan gigi tidak halus.

+ +

Masalah Kelistrikan Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2)

Solusi: Penyebabnya adalah rel kaca yang kotor karena debu atau motor power window yang sudah lemah arusnya. Bersihkan jalur rel kaca menggunakan cairan pembersih, lalu semprotkan silikon spray agar kaca meluncur lancar. Jika masih lambat, bongkar doortrim dan bersihkan konektor saklar power window dengan contact cleaner. Jika motor sudah terbakar, satu-satunya solusi adalah mengganti motor power window tersebut.

+ +

Masalah Pengereman Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2)

Solusi: Biasanya piston kaliper rem macet karena kotoran atau kampas rem sudah habis tidak rata. Cek ketebalan kampas rem, jika tipis segera ganti. Bersihkan piston kaliper menggunakan cairan brake cleaner dan beri pelumas khusus (grease) pada slide pin kaliper agar pergerakannya lancar. Jika pedal masih dalam, lakukan proses bleeding (buang angin) pada sistem rem untuk memastikan tidak ada udara yang terjebak di dalam pipa rem.

+ +

Masalah Mesin Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2)

Solusi: Penyebabnya adalah gasket cover valve (paking tutup klep) yang sudah mengeras atau getas karena usia pakai. Solusinya, buka cover valve mesin, bersihkan sisa gasket lama yang menempel dengan kape atau sikat kawat secara hati-hati agar tidak menggores permukaan logam. Pasang gasket baru yang original, dan gunakan sedikit sealant (paking cair) pada bagian sudut lengkungan timing cover agar lebih kedap.

+ +

Masalah Suspensi Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2)

Solusi: Biasanya disebabkan oleh tierod dan rack end yang sudah longgar. Lakukan pengecekan dengan mendongkrak roda depan, lalu pegang ban pada posisi jam 3 dan jam 9, kemudian goyangkan. Jika terasa ada celah (oblak), maka tierod atau rack end harus diganti. Setelah penggantian, wajib melakukan spooring dan balancing agar setir kembali lurus dan stabil di kecepatan tinggi.

+ +

Masalah Kelistrikan Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2)

Solusi: Masalah ini sering terjadi karena soket lampu sudah meleleh akibat panas berlebih atau penggunaan bohlam yang watt-nya terlalu besar (tidak standar). Periksa kondisi soket bohlam, jika plastik sudah meleleh segera ganti dengan soket keramik agar lebih tahan panas. Selain itu, periksa voltase alternator untuk memastikan pengisian arus ke aki stabil di rentang 13.5V - 14.5V saat mesin menyala.

+ +

Masalah Mesin Rush Gen 1 Facelift 1 (J200 Phase 2)

Solusi: Ini biasanya terjadi karena kotoran pada throttle body atau ISC (Idle Speed Control) valve. Lepas throttle body, lalu bersihkan seluruh ruang di dalamnya menggunakan cairan pembersih khusus (carb cleaner). Pastikan tidak ada kerak karbon yang menutupi katup ISC. Setelah bersih, lakukan kalibrasi idle ulang (bisa melalui scan tool atau prosedur manual) agar ECU membaca posisi bukaan udara yang benar.

+ +

Catatan: Data mungkin kurang akurat, selalu konsultasikan dengan tenaga ahli atau layanan servis resmi. Harga tidak mengikat (online/offline) dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Data ID #1756

Ad Loading...

Mobil Toyota Lainnya

  • Toyota Agya
    Toyota Agya / Agya GR Sport / Low Cost Green Car (LCGC) & City Car Hatchback (B100 / A150 Series)
  • Toyota Alphard
    Toyota Alphard Gen 1 / Flagship Luxury Large MPV (AH10 / ANH10 / MNH10 / ATH10 Series)
  • Toyota Avanza
    Toyota Avanza Gen 1 / 'Mobil Sejuta Umat' / Low MPV (F600 / F601 Series)
  • Toyota Calya
    Toyota Calya / Low Cost Green Car (LCGC) 7-Seater MPV (B400 Series)
  • Toyota Camry
    Toyota Camry / Mid-Size Executive Sedan (V10 / V20 / V30 / V40 / XV10 / XV20 / XV30 / XV40 / XV50 / XV70 Series)