Patagonian Eagle Twin / Motobi 200 Evo CKD
Selalu gunakan spare part Benelli (QJ China) yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Benelli (QJ China) Modern Lineup varian Patagonian Eagle 250 & Motobi 200 tahun 2016 - 2026.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Patagonian Eagle 250 & Motobi 200:
Masalah Kelistrikan Patagonian Eagle 250 & Motobi 200
Solusi: Penyebab utamanya adalah kiprok (rectifier) bawaan yang kurang stabil atau beban kelistrikan yang terlalu berat. Solusinya, ganti kiprok dengan tipe fullwave berkualitas dari merek aftermarket yang teruji atau gunakan punya motor lain yang lebih stabil. Pastikan juga kabel massa ke rangka dibersihkan dari karat agar arus tidak terhambat, dan pertimbangkan untuk tidak menambah aksesoris kelistrikan berlebih tanpa upgrade kapasitas aki ke yang lebih besar.
Masalah Mesin Patagonian Eagle 250 & Motobi 200
Solusi: Gejala ini biasanya karena setelan karburator yang terlalu irit atau ada kebocoran udara di pipa knalpot (leakage). Cek packing knalpot apakah sudah getas atau bautnya kendor. Selanjutnya, atur ulang pilot jet karburator dengan ukuran yang sedikit lebih besar (rich) agar pembakaran lebih stabil. Jangan lupa cek juga sistem AIS (Air Induction System), biasanya menutup jalur AIS bisa menghilangkan gejala nembak secara instan.
Masalah Transmisi Patagonian Eagle 250 & Motobi 200
Solusi: Masalah ini sering terjadi karena kualitas oli yang menurun atau setelan kopling yang kurang pas. Gunakan oli dengan spesifikasi yang sesuai (biasanya 10W-40 atau 15W-50 full synthetic) dan pastikan volume oli tidak berlebihan atau kurang. Lakukan penyetelan pada kabel kopling di bagian tuas mesin, pastikan ada sedikit 'free play'. Jika masih keras, cek kondisi pelat kopling dan pegas kopling, mungkin sudah aus dan perlu diganti.
Masalah Pengereman Patagonian Eagle 250 & Motobi 200
Solusi: Rem bawaan sering terasa kurang gigit karena kualitas kampas rem standar yang kurang optimal. Solusi paling efektif adalah mengganti kampas rem dengan produk aftermarket dari merek ternama (seperti Elig atau Nissin). Jika masih kurang, lakukan bleeding (kuras minyak rem) untuk membuang gelembung udara di dalam selang, dan pertimbangkan untuk mengganti selang rem dengan tipe braided agar tekanan rem tidak terbuang karena selang yang mengembang.
Masalah Suspensi Patagonian Eagle 250 & Motobi 200
Solusi: Shock bawaan Patagonian/Motobi cenderung punya karakter kaku. Jika terlalu keras atau sering mentok (bottoming), solusinya adalah mengganti shockbreaker dengan tipe aftermarket yang memiliki setelan preload atau rebound (adjustable). Jika ingin hemat, bisa mencoba mengganti oli shock dengan viskositas yang lebih sesuai atau menambahkan 'spacer' pada per shock depan agar redamannya lebih empuk dan stabil saat melewati jalan rusak.
Masalah Kelistrikan Patagonian Eagle 250 & Motobi 200
Solusi: Sistem kelistrikan pada unit lama masih sering pakai bohlam standar yang bebannya cukup besar. Ganti bohlam dengan tipe LED berkualitas (bukan yang murahan) untuk mengurangi beban arus listrik sekaligus meningkatkan visibilitas. Pastikan juga soket-soket kabel lampu sudah bersih dari jamur atau kerak, gunakan cairan pembersih kontaktor listrik agar koneksi arus tetap lancar dan tidak panas.
Masalah Mesin Patagonian Eagle 250 & Motobi 200
Solusi: Biasanya terjadi karena suplai bahan bakar dari karburator tidak maksimal atau filter udara kotor. Bersihkan filter udara secara rutin, jika sudah rusak segera ganti. Pada bagian karburator, cek kebersihan main jet dari endapan kotoran bensin. Jika masih brebet, coba setting ulang posisi jarum skep (needle clip) ke posisi yang lebih rendah agar suplai bensin di RPM tinggi lebih kaya (rich).
Masalah Sistem Pendingin Patagonian Eagle 250 & Motobi 200
Solusi: Khusus untuk unit berpendingin udara (oil cooler), pastikan sirip-sirip pendingin tidak tertutup kotoran tebal. Periksa kondisi oli mesin, jangan menggunakan oli yang terlalu encer karena akan cepat menguap. Pastikan volume oli selalu di batas atas (maksimal) agar sirkulasi pendinginan lebih efektif. Jika sering macet, hindari mematikan mesin terlalu sering, biarkan mesin tetap hidup agar sirkulasi oli tetap berputar untuk mendinginkan komponen internal.
Masalah Body & Rangka Patagonian Eagle 250 & Motobi 200
Solusi: Mesin 2 silinder segaris punya vibrasi khas yang bisa melonggarkan baut-baut bodi atau rangka. Lakukan pengecekan rutin setiap 1.000-2.000 km. Gunakan 'threadlocker' (cairan pengunci baut seperti Loctite warna biru) pada baut-baut vital seperti baut mesin, footstep, dan knalpot. Jangan terlalu kencang memutar baut agar tidak slek, gunakan kunci torsi jika memungkinkan sesuai spesifikasi buku manual.
Masalah Bahan Bakar Patagonian Eagle 250 & Motobi 200
Solusi: Rembesan di karburator biasanya karena gasket/seal sudah getas termakan usia. Ganti seal set karburator dengan yang baru dan pastikan baut penampung bensin (mangkok) terpasang presisi. Jika rembes berasal dari keran bensin (petcock), segera ganti karet dalamnya. Hindari membiarkan tangki bensin kosong terlalu lama, karena tangki besi motor ini rentan berkarat dari dalam yang bisa menyumbat saluran bensin ke karburator.
