Loncin Supra Clone / Sanex QJ CBU/CKD
Selalu gunakan spare part Mocin 2000-an yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Mocin 2000-an Era Motor China (Mocin) 2000-an varian Loncin & Sanex Bebek Series tahun 2000 - 2006.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Loncin & Sanex Bebek Series:
Masalah Mesin Loncin & Sanex Bebek Series
Solusi: Mesin Loncin/Sanex sering mengalami penumpukan kerak karbon yang parah. Langkah pertama, lakukan gurah mesin (carbon cleaner) melalui lubang busi. Jika belum membaik, periksa celah klep yang sering merapat sendiri karena kualitas material logam blok yang kurang stabil. Setel ulang celah klep di angka 0.05mm untuk intake dan 0.07mm untuk exhaust saat mesin benar-benar dingin agar kompresi kembali optimal.
Masalah Kelistrikan Loncin & Sanex Bebek Series
Solusi: Sistem pengisian motor Mocin zaman dulu sering tidak stabil. Solusinya, ganti kiprok bawaan dengan kiprok milik Honda Grand atau Supra lama yang memiliki spesifikasi voltage regulator lebih stabil. Pastikan jalur kabel massa (ground) dari kiprok langsung dihubungkan ke bodi motor atau kutub negatif aki untuk membuang kelebihan arus secara lebih maksimal.
Masalah Transmisi Loncin & Sanex Bebek Series
Solusi: Masalah ini biasanya karena per kopling yang sudah lemah atau plat kopling yang gosong karena material kampas kurang awet. Ganti kampas kopling dengan substitusi dari Honda Supra X 100cc (karena banyak part mesin Mocin yang meniru basic mesin Honda C-series). Saat penggantian, pastikan juga membersihkan rumah kopling dari endapan oli kotor agar perpindahan gigi lebih presisi.
Masalah Pengereman Loncin & Sanex Bebek Series
Solusi: Piston kaliper rem Mocin sering berkarat karena kualitas seal karet yang kurang tahan cuaca. Bongkar kaliper, bersihkan piston menggunakan ampelas halus (1000 ke atas), lalu ganti seal piston dengan part milik Supra X lama. Jangan lupa beri sedikit grease khusus rem (silicon grease) pada pin kaliper agar pergerakan kaliper kembali lancar saat ditekan.
Masalah Sistem Bahan Bakar Loncin & Sanex Bebek Series
Solusi: Jarum pelampung karburator Mocin sering bocor karena ujung karetnya sudah getas. Solusinya, ganti jarum pelampung dengan milik Supra atau Grand original. Selain itu, pastikan filter bensin selalu terpasang karena tangki motor Mocin sering berkarat di bagian dalam yang bisa menyumbat pilot jet karburator jika tidak disaring dengan benar.
Masalah Suspensi Loncin & Sanex Bebek Series
Solusi: Shock bawaan Mocin sering memiliki rebound yang buruk. Jika sudah bocor atau terlalu keras, sebaiknya ganti dengan shockbreaker aftermarket khusus bebek yang memiliki panjang 320mm atau 340mm. Hindari servis seal shock bawaan karena tabung shock Mocin sering memiliki tingkat presisi yang rendah, sehingga ganti satu set adalah solusi paling efektif.
Masalah Kelistrikan Loncin & Sanex Bebek Series
Solusi: Sistem pengapian motor Mocin sering kurang kedap air. Periksa kabel koil dan cop busi. Ganti cop busi dengan merek yang memiliki seal karet rapat (seperti standar Jepang). Semprot seluruh konektor kabel di bawah jok dengan contact cleaner dan lapisi dengan grease dielektrik untuk mencegah oksidasi dan korsleting akibat rembesan air.
Masalah Rangka Loncin & Sanex Bebek Series
Solusi: Ini penyakit umum karena baut dudukan mesin (engine mounting) sering kendur atau karet mounting sudah pecah. Kencangkan kembali seluruh baut rangka dengan kunci torsi, dan jika ada baut yang slek, segera ganti dengan baut baja (baut 12 atau 14). Pasang ring karet tambahan pada titik pertemuan plastik bodi agar gesekan antar bodi berkurang.
Masalah Pengapian Loncin & Sanex Bebek Series
Solusi: Cek sistem choke karburator, biasanya kabelnya macet. Jika choke normal, masalah ada pada pengapian yang kurang 'nendang' di putaran bawah. Ganti busi dengan spesifikasi yang sedikit lebih panas (hot type) atau pastikan spul pengapian (spul CDI) bersih dari oli. Jika memungkinkan, upgrade CDI bawaan ke CDI unlimiter tipe DC untuk pengapian yang lebih stabil.
Masalah Sistem Pelumasan Loncin & Sanex Bebek Series
Solusi: Biasanya karena seal klep sudah bocor atau ring piston yang sudah lemah karena panas berlebih. Lakukan tes kompresi. Jika kompresi rendah, segera ganti ring piston. Gunakan oli dengan spesifikasi kekentalan yang sesuai (10W-40) dan jangan gunakan oli palsu. Sering-sering cek dipstick oli tiap 500km agar mesin tidak sampai kehabisan oli saat digunakan harian.
