Suzuki Bandit 150
Selalu gunakan spare part Suzuki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Suzuki GSX-S150 varian GSX-150 Bandit tahun 2018 - 2022.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada GSX-150 Bandit:
Masalah Mesin GSX-150 Bandit
Solusi: Biasanya ini masalah klasik di sensor ISC (Idle Speed Control) yang kotor. Cara mengatasinya, bongkar throttle body dan bersihkan sensor ISC menggunakan cairan carb cleaner secara menyeluruh. Jika setelah dibersihkan tetap tidak stabil, lakukan reset ECU di bengkel resmi agar parameter sensor kembali ke setelan pabrik atau ganti unit ISC jika sensor sudah aus.
Masalah Kelistrikan GSX-150 Bandit
Solusi: Motor ini punya sistem kelistrikan yang cukup sensitif. Cek output kiprok (regulator) menggunakan multitester saat mesin menyala di angka 13.5V - 14.5V. Jika di bawah itu, kiprok mungkin lemah. Selain itu, pastikan tidak ada kebocoran arus akibat pemasangan aksesori tambahan seperti lampu variasi. Jika aki sudah berumur lebih dari 1,5 tahun, sebaiknya ganti dengan yang memiliki ampere lebih besar atau sama (CCA tinggi).
Masalah Transmisi GSX-150 Bandit
Solusi: Masalah ini sering disebabkan oleh setelan kopling yang terlalu dalam atau kualitas oli mesin yang sudah menurun viskositasnya. Pastikan free-play kabel kopling diatur sekitar 10-20mm. Jika masih keras, cek kondisi pelat kopling dan kampas, apakah sudah aus atau gosong. Gunakan oli dengan spesifikasi JASO MA2 sesuai buku manual untuk menjaga kelembutan perpindahan gigi.
Masalah Pengereman GSX-150 Bandit
Solusi: Biasanya ada angin palsu (air) di dalam sistem hidrolik atau piston kaliper macet karena debu. Lakukan proses bleeding (pengurasan minyak rem) untuk membuang udara terjebak. Jika piston kaliper kotor, lepas kaliper, bersihkan piston dengan sikat halus dan cairan brake cleaner, lalu beri sedikit pelumas khusus rem (rubber grease) pada seal piston agar gerakannya lancar kembali.
Masalah Sistem Pendingin GSX-150 Bandit
Solusi: Periksa volume cairan pendingin (coolant) di tangki reservoir dan radiator. Jika berkurang, isi sesuai batas atas. Pastikan kipas radiator berputar saat mesin mencapai suhu kerja (sekitar 105 derajat Celcius). Jika kipas tidak berputar, cek sekring kipas atau sensor suhu (ECT). Jangan gunakan air biasa untuk radiator karena akan menyebabkan korosi pada kisi-kisi radiator.
Masalah Mesin GSX-150 Bandit
Solusi: Suara kasar pada mesin DOHC ini biasanya berasal dari tensioner keteng yang sudah lemah (per sudah letoy). Solusinya, ganti tensioner keteng dengan versi terbaru atau produk aftermarket yang lebih rigid (tipe manual). Jangan membiarkan keteng kendur terlalu lama karena bisa merusak jalur rantai dan berisiko putus yang mengakibatkan klep bengkok.
Masalah Suspensi GSX-150 Bandit
Solusi: Bawaan shock depan Bandit memang cenderung kaku. Solusi paling efektif adalah mengganti oli shock dengan takaran yang lebih pas atau mengganti per shock dengan produk aftermarket yang lebih progresif. Jika sudah bocor seal-nya, segera ganti seal oli dan debu, lalu pastikan as shock tidak baret karena kotoran.
Masalah Mesin GSX-150 Bandit
Solusi: Penyebab utamanya seringkali adalah filter udara yang sudah sangat kotor atau lubang injektor (fuel injector) tersumbat karbon. Bersihkan filter udara atau ganti jika sudah hitam pekat. Untuk injektor, gunakan cairan injector cleaner yang dicampur ke tangki bensin atau lakukan infus injektor di bengkel agar semprotan bahan bakar kembali presisi (mist-nya bagus).
Masalah Kelistrikan GSX-150 Bandit
Solusi: Cek soket lampu apakah ada oksidasi atau leleh karena panas. Bersihkan pin-pin soket menggunakan contact cleaner. Jika masih berkedip, pastikan tegangan dari sepul stabil. Karena GSX sudah menggunakan sistem LED, jika lampu sudah mati sebagian, biasanya satu unit headlamp harus diganti karena LED tidak bisa diservis secara satuan.
Masalah Bodi/Rangka GSX-150 Bandit
Solusi: Banyak baut bodi plastik yang kurang kencang atau karet peredam (grommet) yang sudah getas. Periksa semua baut bodi dan kencangkan (jangan terlalu keras agar plastik tidak retak). Tambahkan double tape busa atau karet tambahan pada titik pertemuan antar bodi yang sering bergesekan untuk meredam getaran saat mesin berakselerasi.
