Shogun FL125 SP / Robot SP
Selalu gunakan spare part Suzuki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Suzuki Shogun varian New Shogun 125 SP tahun 2007 - 2010.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada New Shogun 125 SP:
Masalah Mesin New Shogun 125 SP
Solusi: Biasanya masalah ada pada koil pengapian yang sudah lemah atau karburator yang kotor. Cek kondisi koil dengan alat tes, jika percikan api kecil atau tidak stabil, segera ganti dengan yang original. Jika koil normal, bersihkan spuyer (pilot jet/main jet) di karburator dari kerak bensin atau air, lalu lakukan setel angin ulang agar pembakaran kembali optimal.
Masalah Mesin New Shogun 125 SP
Solusi: Penyebab utamanya adalah paking blok atau seal kruk as yang sudah getas termakan usia. Lakukan pembongkaran blok silinder dan blok mesin, bersihkan sisa-sisa paking lama yang menempel dengan scraper, lalu pasang paking baru yang original. Pastikan baut-baut pengikat dikencangkan dengan kunci torsi sesuai spesifikasi agar tidak terjadi kebocoran lagi.
Masalah Transmisi New Shogun 125 SP
Solusi: Masalah ini sering terjadi pada mekanisme tuas pemindah gigi atau kampas kopling yang mulai aus. Cek bagian stut kopling di bak mesin kanan, bersihkan dari debu, dan beri pelumas baru. Jika tetap keras, ganti kampas kopling dengan yang original Suzuki karena Shogun 125 SP memiliki karakter transmisi yang presisi dan sensitif terhadap kualitas kampas.
Masalah Kelistrikan New Shogun 125 SP
Solusi: Penyebab paling umum adalah kiprok (rectifier) yang sudah rusak sehingga pengisian ke aki menjadi tidak stabil (overcharge). Cek tegangan aki saat mesin menyala dengan multimeter; jika angka menunjukkan di atas 15 Volt, berarti kiprok sudah tidak bekerja membatasi arus. Segera ganti kiprok dengan yang original untuk menjaga kesehatan kelistrikan motor.
Masalah Pengereman New Shogun 125 SP
Solusi: Biasanya karena ada angin palsu di dalam sistem hidrolik atau seal master rem sudah aus. Lakukan proses 'bleeding' atau buang angin palsu melalui baut nepel di kaliper bawah. Jika rem tetap dalam, lakukan servis master rem atas dengan mengganti seal kit master rem menggunakan part original untuk mengembalikan tekanan minyak rem ke piston kaliper.
Masalah Suspensi New Shogun 125 SP
Solusi: Oli shockbreaker mungkin sudah habis atau kental akibat kotoran. Lepas shockbreaker, buang oli lama yang kotor, lalu bersihkan bagian dalam tabung. Isi kembali dengan oli shockbreaker baru dengan takaran yang pas sesuai buku manual (biasanya sekitar 60-70ml). Jika seal shock bocor, sekalian ganti seal agar oli tidak merembes keluar.
Masalah Mesin New Shogun 125 SP
Solusi: Sering terjadi karena setelan klep yang terlalu renggang atau tensioner keteng (kamprat) yang sudah lemah. Cek setelan klep sesuai celah standar (in: 0.04-0.08mm, ex: 0.10-0.14mm). Jika suara tetap ada, ganti tensioner keteng dengan tipe manual atau ganti per tensioner bawaan agar rantai keteng tetap tegang dan tidak beradu dengan blok mesin.
Masalah Kelistrikan New Shogun 125 SP
Solusi: Periksa relay starter atau bendik yang sering korosi akibat air. Lepas kabel relay, bersihkan terminal dengan cairan contact cleaner. Jika masih tidak mau, cek tombol starter di stang kiri yang mungkin sudah kotor atau per di dalamnya berkarat. Gunakan amplas halus untuk membersihkan kontak poin tombol starter tersebut.
Masalah Sistem Bahan Bakar New Shogun 125 SP
Solusi: Cek sistem cuk (choke) otomatis atau manualnya. Jika kabel cuk macet, sistem pengayaan bensin saat mesin dingin tidak bekerja. Bersihkan mekanisme cuk di karburator dan pastikan kabel tidak tertekuk. Selain itu, pastikan setelan campuran udara pada karburator tidak terlalu irit (terlalu banyak udara) agar pembakaran awal lebih mudah.
Masalah Mesin New Shogun 125 SP
Solusi: Ini indikasi ring piston mulai lemah atau seal klep bocor sehingga oli masuk ke ruang bakar. Lakukan pengecekan kompresi mesin; jika rendah, artinya harus dilakukan turun mesin untuk mengganti ring piston atau sekalian piston kit. Jika kompresi bagus, kemungkinan besar hanya seal klep yang sudah kaku dan harus segera diganti agar konsumsi oli tidak semakin boros.
