NEX Stang Telanjang / Adventure
Selalu gunakan spare part Suzuki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Suzuki NEX varian NEX Crossover tahun 2020 - 2025.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada NEX Crossover:
Masalah Mesin NEX Crossover
Solusi: Ini biasanya karena kotoran di throttle body atau sensor TPS yang mulai kotor. Solusinya, bersihkan throttle body menggunakan cairan pembersih khusus (carb cleaner/throttle body cleaner) tanpa menyemprot langsung ke arah sensor. Jika tetap brebet, lakukan reset ECM ke bengkel resmi menggunakan alat SDS (Suzuki Diagnostic System) untuk kalibrasi ulang sensor-sensornya.
Masalah Transmisi NEX Crossover
Solusi: Penyebab utamanya adalah debu yang menumpuk di area rumah kopling ganda (mangkok kampas ganda). Langkah perbaikannya adalah membongkar blok CVT, bersihkan semua bagian menggunakan kompresor angin, lalu amplas sedikit permukaan kampas ganda dan mangkoknya menggunakan amplas kasar (ukuran 80-100) secara merata agar tidak selip kembali.
Masalah Kelistrikan NEX Crossover
Solusi: Masalah sering terletak pada kotornya kontak tombol starter atau terminal aki yang kendur. Pertama, cek tegangan aki, pastikan di atas 12.4V. Jika aki oke, bersihkan tombol starter menggunakan cairan contact cleaner untuk menghilangkan oksidasi. Jika masih gagal, cek relay starter atau bendik karena bisa jadi sudah aus.
Masalah Pengereman NEX Crossover
Solusi: Ini indikasi adanya udara palsu di sistem pengereman atau minyak rem sudah terkontaminasi air. Solusinya adalah melakukan bleeding (pengurasan) minyak rem. Buka tutup master rem, buang minyak lama melalui baut nepel di kaliper bawah, isi dengan minyak rem baru (DOT 3/4), dan pompa handle rem sampai tekanan terasa keras kembali.
Masalah Suspensi NEX Crossover
Solusi: NEX Crossover punya karakter shock yang memang agak kaku untuk stabilitas. Jika sudah dirasa tidak nyaman, solusi paling efektif adalah mengganti shockbreaker aftermarket yang memiliki fitur preload yang bisa disetel atau mengganti dengan shock yang memiliki tabung untuk performa redaman yang lebih baik agar tidak mudah mentok saat membawa beban.
Masalah Kelistrikan NEX Crossover
Solusi: Ini biasanya gejala kiprok (rectifier) yang mulai lemah atau tidak stabil mensuplai arus ke kelistrikan motor. Cek output tegangan kiprok menggunakan multitester saat mesin menyala di RPM menengah; tegangan harus stabil di angka 13.5V - 14.5V. Jika di bawah atau jauh di atas itu, segera ganti kiprok dengan yang original untuk menghindari kerusakan aki.
Masalah Mesin NEX Crossover
Solusi: Sering terjadi akibat setelan celah klep yang sudah longgar karena pemakaian. Bawa ke bengkel untuk melakukan penyetelan ulang celah klep (valve clearance) sesuai spesifikasi pabrik (In: 0.04-0.08mm, Ex: 0.12-0.16mm). Pastikan juga menggunakan oli dengan viskositas yang tepat (biasanya SAE 10W-40) dan jangan sampai telat ganti oli.
Masalah Transmisi NEX Crossover
Solusi: V-belt yang sudah aus atau retak akan menghasilkan suara berisik dan getaran berlebih. Segera cek fisik V-belt di ruang CVT. Jika sudah terlihat retak-retak di bagian gigi V-belt, wajib diganti satu set dengan roller-nya. Jangan memaksakan belt yang sudah aus karena berisiko putus di jalan yang akan merusak komponen CVT lainnya.
Masalah Body/Fisik NEX Crossover
Solusi: Suzuki NEX Crossover menggunakan stang model fatbar yang memang punya karakter unik. Getaran sering muncul karena baut-baut mounting stang yang kendor atau kurangnya karet peredam. Kencangkan kembali semua baut pengikat riser stang. Jika masih getar, tambahkan pemberat stang (jalu) yang lebih berat untuk meredam vibrasi pada putaran mesin tinggi.
