NEX Injeksi Generasi Pertama
Selalu gunakan spare part Suzuki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Suzuki NEX varian NEX FI tahun 2012 - 2017.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada NEX FI:
Masalah Mesin NEX FI
Solusi: Ini biasanya karena kotoran di area Throttle Body (TB) atau sensor ISC (Idle Speed Control) yang mampet. Langkahnya: bersihkan TB menggunakan cairan pembersih khusus (carb cleaner) dengan kain bersih. Jangan lupa lepas sensor ISC dan bersihkan ujung jarumnya dari kerak karbon agar setelan langsam kembali stabil. Jika masih brebet, cek apakah ada kebocoran vakum di selang-selang sekitar intake manifold.
Masalah Mesin NEX FI
Solusi: Penyebab utamanya adalah setelan klep yang terlalu renggang atau tensioner rantai keteng yang sudah lemah. Cek celah klep sesuai standar pabrikan (biasanya 0.05-0.10mm). Jika klep normal, ganti tensioner keteng. Disarankan gunakan tensioner tipe manual atau ganti baru yang original agar durabilitas lebih panjang dan suara mesin kembali halus.
Masalah Transmisi NEX FI
Solusi: Ini gejala umum CVT kotor atau kampas ganda yang mulai mengeras (gejala gredek). Lakukan servis rutin CVT setiap 5.000-8.000 km. Bersihkan semua debu di dalam bak CVT dengan kompresor, amplas halus bagian dalam mangkok ganda agar tidak licin, dan beri sedikit pelumas tahan panas (grease) pada sliding sheave agar pergerakan pulley kembali lancar.
Masalah Kelistrikan NEX FI
Solusi: Biasanya karena tegangan aki drop atau relay starter (bendik) sudah mulai soak. Cek voltase aki dengan multitester, pastikan di atas 12.4 Volt saat mesin mati. Jika aki sehat tapi masih sulit starter, periksa kabel massa yang mungkin berkarat atau kendor. Bersihkan soket kabel relay starter dengan contact cleaner agar aliran listrik kembali lancar.
Masalah Pengereman NEX FI
Solusi: Masalah ini terjadi karena adanya angin palsu di dalam sistem hidrolik atau piston kaliper macet. Lakukan proses bleeding (menguras minyak rem) dengan membuang udara di baut pembuangan kaliper. Jika piston kaliper macet, bongkar kaliper, bersihkan piston dari kotoran/karat, beri pelumas khusus piston rem, dan ganti seal jika sudah getas.
Masalah Suspensi NEX FI
Solusi: Seiring usia, oli shock biasanya sudah encer atau seal bocor. Bongkar shock depan, ganti oli shock dengan takaran yang pas (biasanya sekitar 60-70ml per tabung). Jika ingin lebih empuk, gunakan oli dengan viskositas lebih rendah atau ganti per shock dengan yang lebih progresif. Pastikan seal debu juga diganti agar kotoran tidak masuk ke seal utama.
Masalah Mesin NEX FI
Solusi: Cek filter udara yang mampet atau sensor O2 yang sudah penuh kerak. Filter udara yang mampet memaksa mesin menyedot lebih banyak bensin karena pasokan udara kurang. Ganti filter udara secara berkala. Jika masih boros, bersihkan sensor O2 dengan hati-hati (jangan disikat kasar) untuk memastikan pembacaan campuran bahan bakar kembali akurat.
Masalah Kelistrikan NEX FI
Solusi: Cek kiprok (regulator) karena fungsinya adalah menstabilkan arus listrik ke lampu. Jika kiprok rusak, tegangan ke lampu bisa melonjak saat gas tinggi (bikin bohlam putus) atau drop saat stasioner. Ganti kiprok dengan yang original. Pastikan juga soket lampu tidak meleleh, jika sudah meleleh ganti dengan soket keramik agar lebih tahan panas.
Masalah Sistem Pendingin NEX FI
Solusi: NEX FI menggunakan pendingin udara (kipas magnet). Pastikan sirip-sirip blok mesin bersih dari lumpur atau kotoran yang menghambat pelepasan panas. Cek juga kondisi kipas di area magnet, pastikan tidak ada sirip yang patah. Jika mesin terlalu sering overheat, periksa campuran bahan bakar agar tidak terlalu kering (lean), karena campuran yang terlalu irit bisa membuat mesin panas berlebih.
Masalah Transmisi NEX FI
Solusi: V-belt yang sudah aus atau melar akan menghantam dinding bak CVT. Segera cek kondisi belt; jika sudah ada retakan kecil di bagian gigi atau lebar belt sudah di bawah standar, wajib ganti. Jangan dipaksakan karena jika putus di jalan, akan merusak komponen CVT lainnya seperti roller dan rumah roller.
