Satria FU Kepala Barong/Kepiting
Selalu gunakan spare part Suzuki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Suzuki Satria varian Satria F150 Facelift tahun 2013 - 2015.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Satria F150 Facelift:
Masalah Mesin Satria F150 Facelift
Solusi: Ini penyakit umum karena radiator yang cenderung kecil. Solusinya, pastikan air radiator (coolant) selalu penuh dan gunakan cairan berkualitas tinggi. Jika masih overheat, coba kuras radiator secara berkala setiap 10.000 km dan pastikan tidak ada sumbatan. Tambahan lagi, cek kondisi kipas elektrik (jika ada) atau pastikan sirip radiator bersih dari kotoran/lumpur agar sirkulasi udara maksimal.
Masalah Mesin Satria F150 Facelift
Solusi: Biasanya disebabkan oleh tensioner keteng yang sudah lemah atau per klep yang mulai lemas. Langkah pertama, ganti tensioner dengan yang baru atau gunakan tensioner manual agar lebih awet. Jika suara masih terdengar, cek celah klep (valve clearance) dan setel ulang sesuai spesifikasi pabrikan agar kinerja mesin kembali halus dan bertenaga.
Masalah Transmisi Satria F150 Facelift
Solusi: Masalah ini sering terjadi karena plat kopling yang mulai aus atau kampas kopling yang gosong akibat pemakaian ekstrem. Solusinya, lakukan penggantian satu set kampas kopling dengan yang original Suzuki. Selain itu, pastikan kabel kopling tidak kering dan terlumasi dengan baik (oli kabel), serta pastikan baut setelan kopling di bak mesin tidak terlalu longgar.
Masalah Kelistrikan Satria F150 Facelift
Solusi: Satria FU 2013-2015 memiliki sistem kelistrikan yang lumayan menyedot daya. Masalah ini biasanya bersumber dari kiprok (regulator) yang sudah lemah atau spul pengisian yang terbakar. Cek tegangan pengisian menggunakan multitester; jika di bawah 13 Volt saat digas, segera ganti kiprok. Pastikan juga semua kabel soket tidak ada yang meleleh akibat panas berlebih.
Masalah Pengereman Satria F150 Facelift
Solusi: Penyebab utamanya adalah masuknya angin palsu di sistem pengereman atau seal master rem yang sudah aus. Lakukan 'bleeding' atau kuras minyak rem dengan yang baru (dot 4) untuk membuang udara. Jika rem masih terasa dalam, ganti karet seal master rem atas. Jangan lupa cek ketebalan kampas rem, karena kampas yang habis akan membuat performa pengereman drastis menurun.
Masalah Mesin Satria F150 Facelift
Solusi: Sering terjadi karena setelan karburator yang terlalu basah (boros) atau kualitas bensin yang kurang bagus sehingga kerak karbon menumpuk di elektroda busi. Solusinya, bersihkan atau ganti busi dengan spesifikasi yang sesuai. Selain itu, lakukan servis karburator (pembersihan spuyer) dan atur ulang campuran udara-bahan bakar agar pembakaran lebih optimal dan busi tidak cepat mati.
Masalah Suspensi Satria F150 Facelift
Solusi: Seal shock depan sering bocor karena terkena debu atau kotoran yang menempel di as shock. Solusinya, ganti seal shock dan oli shock dengan takaran yang pas (biasanya sedikit lebih kental agar lebih stabil). Jika sering mentok saat melewati jalan rusak, pertimbangkan untuk mengganti per shock dengan yang lebih keras atau menambah 'spacer' agar redaman lebih mantap.
Masalah Kelistrikan Satria F150 Facelift
Solusi: Biasanya karena karbon brush (arang starter) di dinamo starter sudah tipis atau bendik starter yang kotor. Bersihkan bendik dari kerak dan ganti karbon brush dinamo starter. Pastikan pula koneksi massa ke rangka mesin kencang dan tidak berkarat, karena koneksi massa yang buruk sering membuat arus listrik dari aki tidak maksimal saat proses starter.
Masalah Transmisi Satria F150 Facelift
Solusi: Satria FU memiliki torsi yang cukup besar, sehingga rantai sering melar. Gunakan gir set original atau aftermarket dengan kualitas baja tinggi agar lebih awet. Selalu lumasi rantai dengan chain lube khusus (bukan oli bekas) setiap 500 km. Pastikan kekencangan rantai berada di titik ideal (2-3 cm) agar tidak terlalu kencang yang bisa menyebabkan gir cepat haus.
Masalah Mesin Satria F150 Facelift
Solusi: Hal ini biasanya disebabkan oleh kebocoran pada sistem pembuangan (seperti paking knalpot yang rusak) atau setelan karburator yang terlalu kering (miskin bensin). Cek paking knalpot dan kencangkan baut manifold. Jika paking masih bagus, coba naikkan ukuran pilot jet karburator satu step untuk menyeimbangkan campuran bensin dan udara saat gas ditutup.
