Shogun Kebo
Selalu gunakan spare part Suzuki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Suzuki Shogun varian Shogun 110 (FD110) tahun 1996 - 2000.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Shogun 110 (FD110):
Masalah Mesin Shogun 110 (FD110)
Solusi: Ini biasanya masalah klasik di sistem bahan bakar atau pengapian. Coba cek setelan angin di karburator, pastikan tidak terlalu kering. Bersihkan pilot jet dari kotoran kerak bensin. Jika masih bandel, cek kondisi busi apakah sudah aus atau elektrodanya sudah hitam/basah. Pastikan juga choke berfungsi normal untuk membantu suplai bensin saat starter pagi.
Masalah Mesin Shogun 110 (FD110)
Solusi: Shogun 110 masih pakai pendingin udara. Cek sirip-sirip blok mesin apakah tersumbat lumpur atau kotoran. Jika bersih tapi masih overheat, kemungkinan campuran bensin terlalu irit (bikin suhu ruang bakar melonjak) atau oli sudah terlalu encer karena jarang diganti. Pastikan pakai oli dengan viskositas yang sesuai spesifikasi pabrik (biasanya 10W-40).
Masalah Transmisi Shogun 110 (FD110)
Solusi: Cek setelan kopling manual di baut setelan bak mesin sebelah kanan. Biasanya kawat kopling sudah melar atau kotor. Lumasi kawat kopling dengan oli baru. Jika masih keras, kemungkinan plat kopling sudah mulai tipis atau gosong. Solusinya, bongkar bak kopling dan ganti kampas kopling dengan yang baru (ori disarankan agar awet).
Masalah Kelistrikan Shogun 110 (FD110)
Solusi: Motor lama ini sistem kelistrikannya masih AC (mengikuti putaran mesin). Jika lampu redup saat langsam, kemungkinan kiprok (rectifier) mulai lemah atau sepul pengisian sudah lemah. Cek jalur kabel apakah ada yang terkelupas atau soket berkarat. Jika kiprok rusak, ganti dengan yang original Suzuki agar tegangan stabil dan tidak bikin bohlam sering putus.
Masalah Pengereman Shogun 110 (FD110)
Solusi: Ini penyakit umum motor tua karena seal piston master rem atau kaliper sudah mengeras. Bongkar kaliper, bersihkan piston dari kerak kotoran, dan amplas halus permukaannya. Ganti seal kit piston kaliper dengan yang baru. Jangan lupa ganti minyak rem dan lakukan proses bleeding (buang angin palsu) sampai rem terasa normal kembali.
Masalah Mesin Shogun 110 (FD110)
Solusi: Asap putih tanda oli ikut terbakar di ruang bakar. Penyebab utamanya adalah ring piston yang sudah aus atau seal klep yang bocor. Langkah awal cek kompresi, jika lemah berarti harus ganti ring piston atau sekalian ganti piston set (oversize). Kalau kompresi normal, biasanya hanya seal klep yang sudah getas, jadi bongkar head silinder dan ganti seal klepnya.
Masalah Suspensi Shogun 110 (FD110)
Solusi: Seal shock depan sering bocor karena umur atau batang as shock sudah baret. Bongkar shock depan, ganti seal shock dengan yang baru. Jika batang as shock sudah terlihat baret dalam, sebaiknya ganti as shock-nya juga, karena kalau dipaksakan seal baru pun akan bocor lagi dalam waktu singkat.
Masalah Mesin Shogun 110 (FD110)
Solusi: Paling sering disebabkan oleh rantai keteng (cam chain) yang sudah melar atau tensioner keteng yang sudah tidak bekerja menekan rantai. Ganti rantai keteng beserta tensionernya. Jika suara tetap ada, cek juga kondisi noken as dan pelatuk klep (rocker arm) apakah sudah kemakan/aus.
Masalah Kelistrikan Shogun 110 (FD110)
Solusi: Cek tegangan aki terlebih dahulu, karena starter butuh arus besar. Jika aki penuh tapi tombol ditekan hanya bunyi 'cetek-cetek', artinya relay starter (bendik) rusak. Jika tidak ada suara sama sekali, cek tombol starter di stang (biasanya kotor/karatan) atau carbon brush di dalam motor starter sudah habis.
Masalah Transmisi Shogun 110 (FD110)
Solusi: Ini biasanya karena kualitas gir set (rantai + gir) yang kurang bagus atau sering beban berat. Selalu gunakan gir set orisinil Suzuki yang punya spesifikasi baja lebih kuat. Pastikan melumasi rantai secara rutin dengan chain lube, bukan oli bekas yang justru mengundang pasir/debu masuk dan bikin rantai cepat haus.
Masalah Mesin Shogun 110 (FD110)
Solusi: Masalah ini biasanya ada di sistem pengapian. Coba ganti CDI dengan yang original atau coba cek koil pengapian. Jika pengapian normal, cek filter udara apakah sudah terlalu kotor/tersumbat. Filter udara yang mampet bikin suplai udara kurang saat putaran mesin tinggi, sehingga campuran bensin menjadi terlalu basah (kaya) dan motor jadi brebet.
