Shogun 125 Generasi Pertama
Selalu gunakan spare part Suzuki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Suzuki Shogun varian Shogun 125 R tahun 2004 - 2007.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Shogun 125 R:
Masalah Mesin Shogun 125 R
Solusi: Ini biasanya gejala koil pengapian yang sudah lemah atau setengah mati karena panas. Solusinya, ganti koil dengan yang original atau substitusi yang punya spesifikasi tahan panas. Pastikan juga cek jalur kabel busi tidak ada yang getas atau bocor arus agar percikan api tetap maksimal saat suhu mesin meningkat.
Masalah Mesin Shogun 125 R
Solusi: Penyebab paling umum adalah rantai keteng (tensioner) yang sudah kendur atau aus. Lakukan pengecekan pada per tensioner, jika sudah lemah disarankan ganti satu set tensioner agar tekanan ke rantai keteng kembali presisi. Jangan hanya diservis, karena part ini punya masa pakai yang cukup krusial untuk performa mesin.
Masalah Transmisi Shogun 125 R
Solusi: Cek kondisi kampas kopling dan setelan baut kopling di blok mesin kanan. Seringkali karena usia pakai, rumah kopling sudah termakan (oblak) atau per kopling sudah lemah. Lakukan penggantian plat gesek dan per kopling, serta pastikan setelan 'stut' kopling pada bak mesin disetel ulang agar perpindahan gigi kembali empuk.
Masalah Kelistrikan Shogun 125 R
Solusi: Masalah klasik Shogun 125 adalah kiprok (regulator) yang sudah tidak stabil dalam mengisi daya. Cek output pengisian menggunakan multimeter, jika di bawah 13 Volt saat digas, segera ganti kiprok. Pastikan juga kabel massa (ground) dari aki ke rangka tidak berkarat agar aliran listrik tidak terhambat.
Masalah Pengereman Shogun 125 R
Solusi: Ini indikasi seal master rem sudah aus atau minyak rem terkontaminasi air. Lakukan kuras minyak rem dengan yang baru (DOT 3 atau 4), lalu lakukan bleeding (membuang angin palsu) pada kaliper. Jika tetap dalam, lakukan servis kit master rem atau ganti seal-nya agar tekanan hidrolik kembali pakem.
Masalah Suspensi Shogun 125 R
Solusi: Oli shock depan kemungkinan sudah habis atau kotor. Bongkar shock depan, bersihkan pipa as dari kotoran/kerak, ganti seal shock agar tidak bocor, dan isi kembali oli shock dengan volume yang tepat sesuai manual book (biasanya sekitar 60-65ml). Jangan isi terlalu banyak karena akan membuat bantingan jadi keras.
Masalah Mesin Shogun 125 R
Solusi: Jarum pelampung karburator sudah aus atau kotor oleh kerak tangki bensin. Bongkar karburator, bersihkan semua lubang jetting menggunakan carbu cleaner, dan ganti jarum pelampung (needle valve). Pastikan juga filter bensin terpasang agar kotoran dari tangki tidak masuk ke karburator lagi.
Masalah Mesin Shogun 125 R
Solusi: Ring piston sudah lemah atau seal klep bocor sehingga oli ikut terbakar. Lakukan pengecekan kompresi mesin. Jika kompresi rendah, ganti piston dan ring piston (oversize jika perlu). Jangan lupa ganti seal klep karena ini sering menjadi penyebab utama kebocoran oli ke ruang bakar pada mesin Shogun 125.
Masalah Sistem Pendingin Shogun 125 R
Solusi: Karena Shogun 125 masih pendingin udara, pastikan sirip-sirip blok silinder bersih dari tumpukan lumpur atau oli yang menempel. Jika sirip tertutup kotoran, sirkulasi udara terhambat. Bersihkan dengan sikat kawat atau cairan pembersih mesin agar pendinginan alami berjalan optimal kembali.
Masalah Kelistrikan Shogun 125 R
Solusi: Ini adalah karakter kelistrikan AC bawaan motor. Jika ingin stabil, ubah sistem kelistrikan lampu menjadi DC dengan mengambil arus dari aki (fullwave). Namun, jika ingin tetap standar, pastikan bohlam lampu sesuai watt-nya (12V 25/25W) dan cek kabel kiprok agar tidak ada yang hangus.
Masalah Suspensi Shogun 125 R
Solusi: Cek kondisi boshing (bushing) lengan ayun (swing arm) belakang. Jika sudah oblak, ganti boshing dengan yang baru agar roda belakang presisi. Selain itu, cek komstir (steering cone), jika terasa berat atau ada bagian yang tersendat, kencangkan atau ganti jika pelor komstir sudah peyang.
