Spin Cast Wheel / Velg Racing
Selalu gunakan spare part Suzuki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Suzuki Spin 125 varian Spin 125 R / SR tahun 2008 - 2011.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Spin 125 R / SR:
Masalah Mesin Spin 125 R / SR
Solusi: Penyebab utamanya biasanya adalah kotoran di area karburator atau pilot jet yang tersumbat. Langkahnya: bongkar karburator, bersihkan seluruh saluran bahan bakar menggunakan carb cleaner, lalu cek kondisi jarum skep. Pastikan setelan angin (pilot screw) pas; putar searah jarum jam sampai mentok, lalu putar balik sekitar 2-2,5 putaran. Jika masih brebet, cek membran vakum, pastikan tidak ada robekan karena akan mengganggu suplai udara.
Masalah Transmisi Spin 125 R / SR
Solusi: Masalah khas motor matic Suzuki lawas akibat debu atau mangkok kopling ganda yang sudah aus/gosong. Solusinya: bongkar area CVT, bersihkan debu dengan kompresor atau kain bersih. Amplas tipis bagian permukaan dalam mangkok ganda (housing clutch) dan kampas ganda agar permukaannya kembali kasar (grippy). Jika kampas sudah sangat tipis, segera ganti dengan yang baru untuk hasil maksimal.
Masalah Kelistrikan Spin 125 R / SR
Solusi: Biasanya terjadi karena kiprok (regulator) sudah lemah atau jalur pengisian kabel ada yang korosi. Cek tegangan pengisian menggunakan multitester saat mesin menyala (RPM menengah), harus di angka 13.5V - 14.5V. Jika di bawah itu, ganti kiprok. Pastikan juga tidak ada kabel body yang terkelupas atau short karena Spin sensitif terhadap masalah arus bocor.
Masalah Mesin Spin 125 R / SR
Solusi: Karena Spin sistem pendinginnya udara, pastikan sirip-sirip blok mesin bersih dari lumpur atau kerak oli. Cek juga tingkat kekentalan oli, pastikan menggunakan oli sesuai spesifikasi (SAE 10W-40) dan rutin diganti tiap 2000km. Jangan membiarkan volume oli berkurang karena mesin yang kering pelumas akan cepat sekali panas dan berisiko membuat piston macet.
Masalah Transmisi Spin 125 R / SR
Solusi: Suara 'krak-krak' biasanya berasal dari bearing bambu di tutup CVT atau bearing pada gear rasio. Bongkar blok CVT, putar komponen transmisi dengan tangan untuk mencari titik sumber suara. Jika bearing terasa kasar atau oblak saat diputar, wajib ganti bearing. Jangan lupa beri pelumas khusus CVT agar gesekan antar komponen tidak menyebabkan suara berisik lagi.
Masalah Pengereman Spin 125 R / SR
Solusi: Hal ini sering terjadi karena masuk angin pada sistem rem hidrolik atau piston kaliper macet akibat debu. Lakukan proses 'bleeding' atau kuras minyak rem dengan yang baru (DOT 3 atau 4). Jika piston kaliper macet, bongkar kaliper, bersihkan piston dari kerak kotoran, beri sedikit grease (gemuk) tahan panas, lalu pasang kembali dan pastikan tidak ada kebocoran seal.
Masalah Suspensi Spin 125 R / SR
Solusi: Shock standar Spin memang cenderung agak keras. Jika sudah tidak nyaman atau sering 'jedug' saat lewat polisi tidur, kemungkinan seal shock bocor atau per sudah lemah (letoy). Solusi terbaik adalah mengganti dengan shock aftermarket yang memiliki fitur adjustable atau ganti baru dengan barang ori Suzuki untuk mengembalikan karakter kenyamanan standarnya.
Masalah Mesin Spin 125 R / SR
Solusi: Spin memiliki choke manual yang sering diabaikan. Pastikan kabel choke terpasang dengan benar dan berfungsi. Saat pagi hari, tarik choke sebelum menyalakan mesin. Jika masih susah, cek kondisi busi; mungkin sudah berkerak atau elektrodanya sudah aus. Ganti busi dengan kode yang sesuai spesifikasi motor dan cek kembali celah elektroda busi.
Masalah Kelistrikan Spin 125 R / SR
Solusi: Spin menggunakan sistem kelistrikan AC untuk lampu depan (mengikuti putaran mesin). Jika redup, biasanya karena reflektor lampu sudah menguning/kusam atau soket kabel sudah meleleh akibat panas berlebih. Bersihkan soket dengan cairan contact cleaner. Jika reflektor sudah parah, ganti dengan yang baru (bisa pakai versi bening) dan pastikan watt bohlam sesuai standar agar tidak merusak rumah lampu.
Masalah Mesin Spin 125 R / SR
Solusi: Bensin boros pada Spin biasanya karena karburator yang terlalu kaya (setelan basah) atau filter udara yang sudah sangat kotor sehingga suplai udara terhambat. Bersihkan filter udara, jika sudah model kertas dan hitam pekat, sebaiknya ganti baru. Lakukan setting ulang karburator dengan menaikkan klip jarum skep ke posisi yang lebih irit (tengah atau atas) dan pastikan tidak ada kebocoran di slang bahan bakar.
