Vespa S Lampu Kotak / S 125 i-Get Sport
Selalu gunakan spare part Vespa yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Vespa LX & S Series (125cc / 150cc) varian S 150 / 125 (2V / 3V / i-Get) tahun 2011 - 2026.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada S 150 / 125 (2V / 3V / i-Get):
Masalah Transmisi (CVT) S 150 / 125 (2V / 3V / i-Get)
Solusi: Ini penyakit klasik Vespa matic. Solusinya adalah rutin membersihkan debu di area rumah kopling (clutch housing) setiap 3.000-5.000 km. Jika gredek tetap ada, lakukan upgrade pada part CVT seperti mengganti kampas ganda dengan tipe racing atau melakukan 'custom' pada mangkok kopling dengan cara melubangi atau membuat garis (kartel) agar debu tidak menumpuk dan gesekan lebih maksimal.
Masalah Mesin S 150 / 125 (2V / 3V / i-Get)
Solusi: Biasanya masalah ada pada kotoran di Throttle Body (TB) atau setelan idle yang tidak pas. Langkah pertama, lakukan pembersihan Throttle Body menggunakan cairan cleaner khusus dan reset ECU (untuk tipe i-Get). Jika masih sering mati, periksa kualitas bahan bakar dan pastikan sensor Idle Air Control (IAC) berfungsi normal atau tidak kotor oleh tumpukan karbon.
Masalah Kelistrikan S 150 / 125 (2V / 3V / i-Get)
Solusi: Vespa cukup sensitif dengan kelistrikan. Pastikan kabel massa (ground) ke rangka motor kencang dan tidak berkarat. Jika sering soak, cek tegangan pengisian dari kiprok. Jika sudah berumur, pertimbangkan ganti ke aki tipe gel atau AGM dengan Ampere yang sesuai spesifikasi. Hindari pemasangan aksesori kelistrikan tambahan (lampu variasi) yang berlebihan tanpa upgrade sistem pengisian.
Masalah Pengereman S 150 / 125 (2V / 3V / i-Get)
Solusi: Bunyi decit biasanya berasal dari debu di kampas rem atau kampas rem yang sudah mengeras (glazing). Bersihkan kaliper dan cakram menggunakan brake cleaner. Jika kampas sudah tipis atau permukaannya mengkilap, segera ganti dengan yang baru (original atau aftermarket berkualitas). Jangan lupa bersihkan pin kaliper dan beri pelumas tahan panas agar kaliper bisa bergerak bebas.
Masalah Suspensi S 150 / 125 (2V / 3V / i-Get)
Solusi: Suspensi bawaan Vespa S series memang cenderung kaku. Solusi paling efektif adalah mengganti shockbreaker aftermarket yang memiliki fitur preload atau rebound adjustable seperti merek Bitubo, Ohlins, atau Zelioni. Jika budget terbatas, bisa melakukan penggantian oli shock dengan tingkat kekentalan (viskositas) yang lebih pas agar redaman lebih empuk dan tidak mudah mentok.
Masalah Mesin S 150 / 125 (2V / 3V / i-Get)
Solusi: Masalah ini umum terjadi karena seal atau packing karet yang getas termakan usia dan panas mesin. Langkahnya adalah membongkar bagian yang rembes, bersihkan sisa oli, dan ganti paking (gasket) dengan yang baru dan original. Pastikan baut-baut pengikat dikencangkan sesuai torsi pabrikan agar tidak terjadi kebocoran kembali akibat tekanan oli.
Masalah Transmisi (CVT) S 150 / 125 (2V / 3V / i-Get)
Solusi: Suara kasar biasanya bersumber dari Roller yang sudah peyang atau boshing (bushing) pada sliding sheave yang sudah aus. Bongkar blok CVT, periksa kondisi roller, jika sudah tidak bulat sempurna maka harus diganti. Periksa juga kondisi v-belt, jika sudah ada retakan, segera ganti agar tidak putus di jalan karena akan merusak komponen lain di dalam CVT.
Masalah Body S 150 / 125 (2V / 3V / i-Get)
Solusi: Masalah embun terjadi karena seal kaca speedometer yang tidak rapat. Cara mengatasinya, bongkar batok kepala, keringkan bagian dalam speedometer menggunakan hair dryer, lalu beri sealant tambahan pada sekeliling kaca. Jika jarum mati, periksa sensor kabel speedometer di roda depan, biasanya kabelnya putus atau konektornya berkarat.
Masalah Kelistrikan S 150 / 125 (2V / 3V / i-Get)
Solusi: Periksa soket lampu apakah ada yang meleleh akibat panas berlebih (overheat). Jika soket meleleh, ganti dengan soket keramik yang lebih tahan panas. Pastikan juga jalur kabel tidak ada yang terjepit atau terkelupas akibat gesekan dengan rangka besi. Gunakan bohlam standar dengan watt yang sesuai, jangan gunakan bohlam yang terlalu besar dayanya.
Masalah Sistem Bahan Bakar S 150 / 125 (2V / 3V / i-Get)
Solusi: Lakukan pengecekan pada filter bensin dan busi. Filter bensin yang mampet akan menghambat suplai bahan bakar ke injektor. Selain itu, cek kondisi busi, jika ujungnya sudah berwarna hitam pekat (kerak karbon), ganti dengan busi baru sesuai spesifikasi. Jika masih brebet, coba lakukan pembersihan injektor menggunakan cairan khusus atau bawa ke bengkel untuk di-infus injektornya.
