Viar

Viar Vintech 200

Vintech 200 Scrambler / Classic Roadster CKD


Trim:
Sport Edition
Bodi:
Classic
Assembly:
CKD

Spare Parts (Suku Cadang):

Selalu gunakan spare part Viar yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Viar Vintech Retro Street varian Vintech 200 tahun 2018 - 2023.

Pilih Suku Cadang

Loading...

Loading...

Loading...

Ad Loading...

Masalah

Masalah yang sering terjadi pada Vintech 200:

Masalah Mesin Vintech 200

Solusi: Masalah ini biasanya disebabkan oleh setelan karburator yang belum pas atau kotor. Langkah perbaikannya adalah membongkar karburator, bersihkan spuyer (pilot jet dan main jet) dari endapan bensin, lalu setel ulang campuran udara dan bahan bakar (pilot screw). Pastikan juga kondisi filter udara tidak tersumbat debu agar asupan oksigen lancar. Jika sudah dibersihkan masih brebet, cek kondisi jarum skep apakah sudah aus atau tidak.

+ +

Masalah Kelistrikan Vintech 200

Solusi: Pengisian daya pada Viar Vintech kadang kurang maksimal karena kualitas kiprok bawaan. Solusinya, cek output tegangan kiprok menggunakan multitester saat mesin menyala di RPM tinggi (harus di kisaran 13.5V - 14.5V). Jika di bawah itu, ganti kiprok dengan kualitas aftermarket yang lebih stabil (bisa pakai punya Tiger atau GL Pro). Pastikan juga tidak ada kabel body yang terkelupas atau terjadi arus bocor (konsleting) akibat gesekan dengan rangka.

+ +

Masalah Transmisi Vintech 200

Solusi: Penyebab utamanya adalah kualitas oli mesin yang menurun atau kampas kopling yang mulai tipis. Langkah pertama, ganti oli mesin dengan spesifikasi yang sesuai (JASO MA2) dan pastikan volumenya pas. Jika masih keras, setel ulang kabel kopling agar free-play (jarak main) tuas kopling tidak terlalu jauh. Jika kopling terasa selip saat ditarik, kemungkinan per kopling sudah lemah dan perlu diganti dengan yang lebih keras agar perpindahan gigi lebih presisi.

+ +

Masalah Pengereman Vintech 200

Solusi: Rem bawaan Vintech terkadang kemasukan angin palsu (air) di dalam jalur selang. Solusinya, lakukan proses 'bleeding' atau membuang angin palsu. Buka baut pembuangan pada kaliper, tekan tuas rem, tahan, lalu buka baut pembuangan sampai minyak rem keluar bersama gelembung udara, kemudian tutup lagi. Ulangi sampai tuas rem terasa padat. Jika tuas tetap empuk, cek kondisi sil master rem apakah sudah minta diganti karena karetnya sudah melar.

+ +

Masalah Suspensi Vintech 200

Solusi: Suspensi bawaan Vintech cenderung empuk untuk gaya retro. Jika dirasa terlalu sering mentok saat melewati jalan rusak, solusinya adalah menambah takaran oli shock atau mengganti oli shock dengan yang memiliki viskositas (kekentalan) lebih tinggi. Langkahnya, bongkar as shock depan, kuras oli lama, lalu isi dengan oli shock baru yang lebih kental sesuai takaran pabrikan atau sedikit lebih banyak sesuai kebutuhan. Jika ingin permanen, ganti per shock dengan yang lebih keras (tipe progresif).

+ +

Masalah Mesin Vintech 200

Solusi: Biasanya terjadi karena setelan celah klep yang terlalu longgar. Solusinya adalah melakukan penyetelan ulang celah klep (valve clearance) saat mesin dalam kondisi dingin. Gunakan alat feeleer gauge untuk mengukur celah sesuai spesifikasi (biasanya 0.05mm - 0.10mm). Jangan lupa cek juga kondisi rantai keteng (kamrat); jika sudah kendur, suara mesin akan terdengar seperti gesekan logam yang kasar. Segera ganti rantai keteng dan tensioner-nya jika sudah tidak bisa disetel lagi.

+ +

Masalah Sistem Pendingin Vintech 200

Solusi: Vintech menggunakan pendingin udara murni. Agar suhu mesin lebih terjaga, pastikan sirip-sirip blok mesin bersih dari kotoran atau lumpur yang menghambat pelepasan panas. Gunakan oli mesin full sintetik dengan tingkat ketahanan panas (viskositas) yang stabil agar pelumasan tetap terjaga meski mesin bekerja keras. Hindari penggunaan oli palsu yang cepat encer karena sangat merusak komponen internal mesin motor berpendingin udara.

+ +

Masalah Kelistrikan Vintech 200

Solusi: Ini adalah karakteristik motor dengan sistem kelistrikan AC bawaan pabrik. Solusinya, lakukan modifikasi jalur kelistrikan menjadi DC (Direct Current). Anda perlu memindahkan kabel lampu utama dari spul langsung ke kunci kontak atau aki melalui relay. Dengan sistem DC, lampu akan tetap terang stabil mengikuti tegangan aki tanpa terpengaruh putaran gas. Jangan lupa tambahkan saklar lampu agar aki tidak cepat tekor saat motor dalam posisi mati namun kunci ON.

+ +

Masalah Transmisi Vintech 200

Solusi: Rantai bawaan pabrik terkadang kurang awet (cepat melar). Solusinya adalah rutin melumasi rantai dengan chain lube setiap 500km. Jika rantai sudah tidak bisa disetel (posisi as roda sudah mentok di ujung ayun), segera ganti satu set gear dan rantai dengan kualitas yang lebih baik (aftermarket). Gunakan ukuran yang sesuai atau jika ingin performa beda, bisa naikkan satu mata gear belakang untuk akselerasi yang lebih responsif.

+ +

Masalah Mesin Vintech 200

Solusi: Getaran mesin Vintech 200 cukup terasa di putaran tinggi. Masalah baut kendor bisa diatasi dengan menggunakan thread locker (cairan pengunci baut) seperti Loctite pada baut-baut vital, terutama baut dudukan mesin ke rangka dan baut knalpot. Pastikan semua baut dikencangkan sesuai torsi standar menggunakan kunci momen, jangan terlalu dipaksa kencang karena bisa selek (dol) pada bagian drat blok mesin yang berbahan aluminium.

+ +

Catatan: Data mungkin kurang akurat, selalu konsultasikan dengan tenaga ahli atau layanan servis resmi. Harga tidak mengikat (online/offline) dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Data ID #631

Ad Loading...

Motor Viar Lainnya