Viar VX Classic Retro Matik 110cc CKD
Selalu gunakan spare part Viar yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Viar Retro Scooter varian Viar VX 110 tahun 2012 - 2016.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Viar VX 110:
Masalah Mesin Viar VX 110
Solusi: Ini biasanya disebabkan oleh coil pengapian atau busi yang sudah lemah. Langkah pertama, cek kondisi busi dan pastikan celahnya sesuai standar. Jika masih brebet, coba ganti kabel busi atau coil dengan yang kualitasnya lebih baik (bisa pakai substitusi motor lain). Pastikan juga suplai bensin lancar dengan membersihkan filter bensin dan mengecek jalur selang dari tangki.
Masalah Transmisi Viar VX 110
Solusi: Masalah ini umumnya karena setelan kopling yang kurang pas atau kampas kopling sudah mulai aus. Lakukan penyetelan pada baut adjuster kabel kopling agar tidak terlalu kendur. Jika masih keras, ganti oli mesin dengan spesifikasi yang tepat (JASO MA) dan cek kondisi plat penekan kopling (clutch plate), karena sering kali plat sudah tipis atau gosong.
Masalah Kelistrikan Viar VX 110
Solusi: Sistem pengisian pada Viar VX 110 terkadang kurang maksimal. Cek kondisi kiprok (rectifier) menggunakan multitester saat mesin menyala. Jika voltase di bawah 13V, kiprok harus diganti. Pastikan juga semua kabel ground (massa) terpasang kuat di sasis dan tidak ada kabel yang terkelupas atau berjamur karena faktor usia motor.
Masalah Pengereman Viar VX 110
Solusi: Ini adalah gejala masuk angin atau minyak rem sudah terkontaminasi air/kotoran. Lakukan kuras minyak rem (bleeding) dengan membuang udara dari master rem. Jika master rem terasa empuk meski sudah dibuang anginnya, kemungkinan seal piston master rem sudah aus dan harus diganti satu set agar tekanan kembali normal.
Masalah Mesin Viar VX 110
Solusi: Penyebab utamanya adalah setelan klep yang terlalu renggang atau tensioner rantai keteng (kamrat) yang sudah lemah. Periksa celah klep sesuai buku panduan teknis. Jika suara tetap berisik dari arah blok mesin, ganti tensioner rantai keteng dengan tipe manual atau ganti yang baru untuk menjaga ketegangan rantai tetap optimal.
Masalah Suspensi Viar VX 110
Solusi: Seal shock depan sering jebol karena debu atau usia karet. Ganti seal shock dengan kualitas original atau aftermarket yang berkualitas (seperti NOK). Saat bongkar, pastikan as shock tidak ada baret atau luka, karena kalau ada luka, seal baru akan cepat bocor lagi. Ganti juga oli shock dengan takaran yang pas agar pantulan tidak terlalu keras atau terlalu lembek.
Masalah Sistem Bahan Bakar Viar VX 110
Solusi: Bersihkan karburator secara menyeluruh (servis besar). Seringkali kotoran atau kerak di dalam mangkuk karburator mengganjal pelampung, sehingga bensin terus mengalir. Pastikan jarum pelampung (needle valve) masih bagus ujung karetnya. Jika sudah keras atau tidak rata, segera ganti agar tidak membuang bensin sia-sia.
Masalah Kelistrikan Viar VX 110
Solusi: Cek bagian relay starter (bendik). Coba hubungkan langsung dua kutub di bendik dengan obeng (pastikan netral). Jika motor bisa menyala, berarti bendik rusak. Selain itu, periksa tombol starter di stang yang sering kotor atau beroksidasi, cukup bersihkan menggunakan contact cleaner agar arus listrik kembali mengalir lancar.
Masalah Suspensi Viar VX 110
Solusi: Shock belakang bawaan seringkali tidak cocok untuk beban berat. Solusi terbaik adalah mengganti dengan unit shockbreaker aftermarket yang memiliki fitur setelan preload atau rebound. Jika ingin hemat, pastikan posisi pemasangan shock tidak miring dan tidak ada gesekan pada bagian swing arm yang membuat ayunan terhambat.
Masalah Bodi Viar VX 110
Solusi: Motor ini dikenal memiliki vibrasi yang cukup tinggi. Gunakan baut tambahan dengan ring karet (rubber washer) untuk meredam getaran pada titik-titik sambungan bodi. Untuk baut yang sering lepas, bisa gunakan thread locker (lem baut) tipe biru agar baut tetap terkunci kuat namun masih bisa dibuka saat diperlukan servis.
