BeAT Gen 1 KVY
Selalu gunakan spare part Honda yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Honda BeAT varian BeAT Karburator tahun 2008 - 2012.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada BeAT Karburator:
Masalah Mesin BeAT Karburator
Solusi: Biasanya ini gara-gara vakum karburator yang sudah getas atau robek. Coba buka tutup skep di atas karbu, cek karet vakumnya. Kalau ada lubang halus, ganti karet vakum baru karena udara bocor bikin campuran bensin-udara jadi ngaco. Bersihkan juga spuyer (main jet/pilot jet) dari endapan kotoran bensin.
Masalah Transmisi BeAT Karburator
Solusi: Ini penyakit umum skutik. Solusinya, bongkar bak CVT, bersihkan debu kampas ganda yang menumpuk. Cek juga mangkuk ganda, kalau sudah gosong/kebiru-biruan, bisa diamplas halus atau ganti baru. Biar makin sip, ganti per sentrifugal dengan yang sedikit lebih keras atau ganti kampas ganda aftermarket yang anti-slip.
Masalah Kelistrikan BeAT Karburator
Solusi: Cek bagian bendik starter (relay starter) atau tombol starternya yang sering kemasukan kotoran. Gunakan cairan contact cleaner untuk menyemprot soket tombol starter. Jika tetap tidak respon, coba jemper kabel di bendik starter; kalau mesin nyala, berarti bendik harus diganti.
Masalah Mesin BeAT Karburator
Solusi: Motor BeAT karbu tipe ini belum pakai radiator (pendingin udara). Pastikan sirip-sirip di blok mesin bersih dari lumpur/oli. Cek juga oli mesin, jangan sampai telat ganti karena suhu panas bikin oli cepat encer. Gunakan oli dengan spesifikasi yang sesuai dan pastikan kipas magnet di sebelah kanan mesin tidak patah.
Masalah Pengereman BeAT Karburator
Solusi: Cek piston kaliper rem yang sering kotor terkena debu jalanan. Bongkar kaliper, bersihkan piston pakai air sabun atau cairan pembersih, lalu beri pelumas khusus (grease) anti-panas. Kalau seal piston sudah melar, wajib ganti satu set seal agar rem kembali pakem dan tidak seret.
Masalah Transmisi BeAT Karburator
Solusi: Cek roller CVT, biasanya sudah peyang atau rata karena umur pakai. Roller yang sudah aus bikin tarikan nggak stabil dan suara berisik. Ganti satu set roller dengan yang bobotnya standar atau sesuai kebutuhan. Jangan lupa beri sedikit grease CVT khusus pada bagian rumah roller agar gesekan lebih halus.
Masalah Kelistrikan BeAT Karburator
Solusi: Sistem kelistrikan BeAT karbu masih tipe AC (ikut putaran mesin). Kalau mau stabil, wajib cek kiprok. Jika sudah drop, ganti dengan yang original. Opsi lain, bisa ubah arus lampu jadi DC (ambil dari arus aki) dengan bantuan teknisi, supaya lampu lebih stabil dan terang meski mesin dalam posisi idle.
Masalah Suspensi BeAT Karburator
Solusi: Shock bawaan BeAT memang cenderung keras. Solusinya, cek apakah ada rembesan oli di batang shock. Kalau sudah rembes, performa pasti menurun. Ganti dengan shock aftermarket yang punya fitur setelan preload agar bisa diatur tingkat keempukannya sesuai berat badan pengendara.
Masalah Mesin BeAT Karburator
Solusi: Cek sistem choke otomatis (auto choke) di karburator. Seringkali jalur choke buntu karena kerak bensin. Bersihkan karburator secara menyeluruh. Selain itu, pastikan celah klep sudah disetel ulang (in: 0.10mm, ex: 0.15mm) karena klep yang terlalu rapat bikin kompresi bocor saat dingin.
Masalah Transmisi BeAT Karburator
Solusi: Cek usia pakai V-belt. Biasanya setiap 20.000 - 25.000 km sudah harus ganti. Jika sudah muncul retak-retak di bagian gigi v-belt, jangan dipaksakan. Saat mengganti V-belt, selalu cek kondisi puli depan dan belakang, pastikan permukaannya tidak tajam atau baret agar V-belt baru tidak cepat rusak.
