CBR 250RR Standard & ABS / Throttle-by-Wire
Selalu gunakan spare part Honda yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Honda CBR250R & CBR250RR varian CBR 250RR Twin Cylinder (K64) tahun 2016 - 2022.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada CBR 250RR Twin Cylinder (K64):
Masalah Kelistrikan CBR 250RR Twin Cylinder (K64)
Solusi: CBR250RR punya sistem kelistrikan yang cukup sensitif. Jika motor jarang dipakai, aki cepat drop karena alarm atau ECU yang terus aktif. Solusinya, gunakan charger aki otomatis (trickle charger) jika motor tidak dipakai lebih dari 3 hari. Jika aki sudah sering drop, segera ganti dengan aki baru yang memiliki CCA (Cold Cranking Ampere) tinggi, minimal standar pabrikan (seperti Yuasa YTZ7V) atau upgrade ke aki lithium untuk performa lebih baik.
Masalah Mesin CBR 250RR Twin Cylinder (K64)
Solusi: Ini sering terjadi di unit produksi awal 2016-2017 karena seal karet yang getas atau baut blok yang kurang kencang. Pastikan cek area sambungan head silinder secara rutin. Jika ditemukan rembesan, jangan cuma dilap, tapi harus dilakukan pembongkaran head dan penggantian paking (gasket) dengan yang baru serta gunakan cairan gasket maker berkualitas (seperti ThreeBond) untuk memastikan seal rapat sempurna. Pastikan torsi baut blok sesuai buku manual.
Masalah Sistem Pendingin CBR 250RR Twin Cylinder (K64)
Solusi: Cek kondisi radiator coolant dan kipas (fan). Masalah umum di motor ini adalah air radiator yang kotor atau berkurang karena penguapan. Kuras air radiator setiap 10.000-12.000 km dan gunakan coolant berkualitas. Jika kipas tidak berputar saat suhu mencapai 100 derajat celcius, periksa sekring fan atau motor kipasnya. Pastikan juga kisi-kisi radiator tidak tertutup kotoran agar sirkulasi udara maksimal.
Masalah Transmisi CBR 250RR Twin Cylinder (K64)
Solusi: Biasanya disebabkan oleh setelan kopling yang tidak pas atau kualitas oli mesin yang sudah menurun viskositasnya. Pastikan kabel kopling tidak kering, berikan pelumas (lubrication) secara berkala. Jika masih keras, cek stelan clutch lever di dekat bak kopling. Sangat disarankan untuk menggunakan oli full synthetic dengan spesifikasi JASO MA2 untuk menjaga kehalusan perpindahan transmisi.
Masalah Pengereman CBR 250RR Twin Cylinder (K64)
Solusi: Sistem ABS pada CBR250RR kadang menyimpan gelembung udara jika minyak rem jarang dikuras. Lakukan proses 'bleeding' minyak rem menggunakan minyak rem DOT 4 berkualitas setiap 1-2 tahun sekali. Jika rem masih terasa dalam, kemungkinan besar ada kebocoran halus pada seal master rem atau seal kaliper. Segera ganti seal kit menggunakan part orisinal Honda agar sistem pengereman ABS kembali bekerja optimal.
Masalah Mesin CBR 250RR Twin Cylinder (K64)
Solusi: Biasanya disebabkan oleh penumpukan karbon di busi atau kotoran di area Throttle Body. Lakukan pembersihan Throttle Body (Injeksi cleaning) setiap 15.000 km agar aliran udara stabil. Jika masih terjadi, ganti busi dengan tipe Iridium yang sesuai dengan spesifikasi panas (heat range) standar mesin untuk pembakaran yang lebih sempurna dan responsif di putaran bawah.
Masalah Suspensi CBR 250RR Twin Cylinder (K64)
Solusi: Shock USD sangat rentan terhadap debu yang menempel di as shock. Jika debu menumpuk, seal akan tergores dan oli rembes. Solusinya, bersihkan as shock setiap habis dicuci menggunakan kain mikrofiber bersih. Jika sudah terlanjur bocor, ganti seal shock dengan kualitas orisinal dan pastikan takaran oli shock depan sesuai manual book agar rebound tidak terganggu.
Masalah Kelistrikan CBR 250RR Twin Cylinder (K64)
Solusi: CBR250RR menggunakan sistem kelistrikan DC penuh. Jika lampu LED mulai bermasalah, cek soket-soket kabel yang ada di balik headlamp, apakah ada yang korosi atau longgar akibat getaran. Gunakan cairan contact cleaner pada soket. Jika LED memang sudah mati, karena konstruksinya tertutup (sealed), solusinya adalah penggantian satu set lampu utama (headlight assy).
Masalah Mesin CBR 250RR Twin Cylinder (K64)
Solusi: Suara 'tek-tek' biasanya berasal dari Tensioner Keteng yang mulai lemah atau tidak menekan rantai keteng dengan sempurna. Jika sudah berisik, segera bawa ke bengkel untuk dicek apakah tensioner perlu diservis atau diganti. Jangan biarkan terlalu lama karena rantai keteng yang kendor bisa melompat dan membuat klep menabrak piston.
Masalah Body & Rangka CBR 250RR Twin Cylinder (K64)
Solusi: Getaran tinggi pada motor 2 silinder sering membuat baut bodi longgar. Periksa secara berkala semua baut pengikat fairing. Solusinya, gunakan 'threadlocker' (cairan pengunci baut) tipe ringan pada baut agar tidak mudah lepas. Jika plastik kancingan/klip bodi sudah getas, segera ganti dengan yang baru agar fairing tidak bergetar dan menyebabkan bodi retak.
