Honda CS1 K56 Predecessor
Selalu gunakan spare part Honda yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Honda CS1 (City Sport 1) varian CS1 125cc tahun 2008 - 2014.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada CS1 125cc:
Masalah Mesin CS1 125cc
Solusi: Ini penyakit khas CS1 karena radiatornya sering mampet atau kipas radiator mati. Coba kuras air radiator (coolant) secara rutin setiap 10.000 km dan pastikan tidak ada endapan lumpur di kisi-kisi radiator. Jika kipas tidak berputar saat mesin panas, segera cek sekring kipas atau ganti sensor switch radiator (thermocoolant) yang berada di blok silinder. Pastikan juga tutup radiator masih sanggup menahan tekanan agar sirkulasi tetap lancar.
Masalah Mesin CS1 125cc
Solusi: Penyebab utama biasanya adalah setelan klep yang longgar atau noken as (camshaft) yang mulai aus karena pelumasan kurang optimal. Langkah awalnya, setel ulang celah klep sesuai spesifikasi pabrik (in: 0.10mm, ex: 0.16mm). Jika suara masih kasar, cek kondisi noken as dan pelatuk klep (rocker arm). Jangan lupa ganti oli mesin dengan spesifikasi yang tepat (10W-30 atau 10W-40) secara rutin tiap 2.000 km.
Masalah Transmisi CS1 125cc
Solusi: Masalah ini biasanya bersumber dari kopling yang sudah tidak 'memutus' sempurna atau kampas kopling yang mulai aus. Pertama, atur jarak main (free play) pada kabel kopling di handle. Jika masih keras, kemungkinan besar pegas kopling sudah lemah atau plat gesek sudah gosong. Solusinya adalah ganti satu set kampas kopling original dan pastikan kabel kopling tidak tertekuk atau seret di bagian dalam selongsong.
Masalah Kelistrikan CS1 125cc
Solusi: Sistem kelistrikan CS1 cukup sensitif. Jika aki sering drop, cek bagian kiprok (rectifier) dan spul pengisian. Seringkali soket kiprok meleleh karena panas berlebih, sehingga arus tidak maksimal. Bersihkan soket dari jamur atau korosi, lalu ukur tegangan pengisian menggunakan multitester saat mesin hidup (harus di angka 13.5V - 14.5V). Jika di bawah itu, segera ganti kiprok dengan yang original agar aki tidak terus-terusan tekor.
Masalah Sistem Bahan Bakar CS1 125cc
Solusi: Masalah ini hampir pasti berasal dari sistem injeksi atau suplai bensin. Bersihkan throttle body (TB) menggunakan cairan pembersih khusus dan pastikan lubang sensor TPS (Throttle Position Sensor) tidak tersumbat kotoran. Periksa juga tekanan pompa bensin (fuel pump) di dalam tangki; jika suaranya lemah atau motor sering mati mendadak, kemungkinan filter fuel pump sudah kotor atau motor pompanya mulai lemah dan perlu diganti.
Masalah Pengereman CS1 125cc
Solusi: Ini biasanya disebabkan oleh masuknya angin palsu ke dalam sistem hidrolik atau piston kaliper yang macet karena kotoran. Lakukan bleeding (menguras minyak rem) untuk mengeluarkan gelembung udara dalam selang. Jika piston kaliper macet, bongkar kaliper, bersihkan kotoran di sekitar seal piston, beri sedikit pelumas khusus piston rem, dan ganti minyak rem dengan spek DOT 4 agar kinerja pengereman lebih pakem.
Masalah Suspensi CS1 125cc
Solusi: Seal shock depan CS1 seringkali kalah karena sering terkena debu dan kerikil jalanan. Solusinya, ganti seal shock dan oli shockbreaker dengan takaran yang pas (sesuai buku manual). Saat pemasangan seal baru, pastikan permukaan as shockbreaker mulus dan tidak baret. Jika as shock sudah baret, seal baru akan cepat bocor kembali. Jika baret tipis, bisa dipoles, tapi jika dalam, wajib ganti as shock baru.
Masalah Mesin CS1 125cc
Solusi: Karena CS1 sudah injeksi, sistem auto-choke diatur oleh ECU. Jika susah hidup, cek tegangan aki terlebih dahulu karena injeksi sangat butuh tegangan stabil. Jika aki normal, kemungkinan besar injektor kotor sehingga semprotan bensin tidak mengabut dengan baik. Bawa ke bengkel untuk melakukan 'cleaning injektor' dengan metode infus atau ultrasonic agar pola semprotan kembali normal dan mesin mudah dinyalakan.
Masalah Rangka/Body CS1 125cc
Solusi: Body CS1 memiliki banyak sambungan yang rawan longgar karena getaran mesin. Cari titik getar dengan meraba bagian body saat mesin idle. Gunakan double tape busa atau karet tambahan pada kaitan antar body yang longgar. Pastikan baut-baut pengikat fairing terpasang kencang dengan ring karet yang utuh agar tidak memicu getaran antar plastik.
Masalah Transmisi CS1 125cc
Solusi: Tensioner rantai keteng (tonjokan keteng) CS1 dikenal punya usia pakai yang pendek. Gejalanya suara gemericik di blok mesin sebelah kiri. Jika masih ringan, coba buka baut tensioner dan putar searah jarum jam untuk melonggarkan, lalu biarkan mekanismenya mengunci kembali. Jika suara tetap kasar, sebaiknya ganti satu set tensioner beserta rantai ketengnya karena biasanya rantai sudah mulur dan berisiko putus jika dibiarkan.
