Honda

Honda PCX 150 (K97)

PCX 150 CBS & ABS Lokal


Trim:
Standard
Bodi:
Scooter
Assembly:
CKD

Spare Parts (Suku Cadang):

Selalu gunakan spare part Honda yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Honda PCX varian PCX 150 (K97) tahun 2018 - 2021.

Pilih Suku Cadang

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...

Ad Loading...

Masalah

Masalah yang sering terjadi pada PCX 150 (K97):

Masalah Transmisi PCX 150 (K97)

Solusi: Ini penyakit umum karena debu atau kampas ganda yang slip. Solusinya, bersihkan rumah kopling (mangkok ganda) dari debu menggunakan bensin atau cleaner. Jika ingin permanen, lakukan modifikasi dengan melubangi mangkok ganda atau mengganti kampas ganda dengan tipe aftermarket yang memiliki material lebih gigit (karbon/kevlar). Pastikan juga per sentrifugal diganti dengan yang sedikit lebih keras agar kampas lebih cepat mengembang.

+ +

Masalah Mesin PCX 150 (K97)

Solusi: Biasanya disebabkan oleh tumpukan kerak karbon di ruang bakar atau filter udara yang sangat kotor. Lakukan servis besar dengan pembersihan ruang bakar (carbon cleaner), cek tekanan kompresi, dan ganti filter udara secara rutin tiap 12.000-15.000 km. Jika masih terasa berat, cek kondisi busi dan pastikan throttle body sudah dibersihkan (reset ECU) untuk memastikan suplai bahan bakar optimal.

+ +

Masalah Suspensi PCX 150 (K97)

Solusi: Suspensi standar PCX 150 lokal memang dikenal cukup kaku. Solusi paling efektif adalah mengganti shockbreaker belakang dengan produk aftermarket yang memiliki fitur setelan preload atau rebound (seperti YSS, RCB, atau Ohlins). Jika budget terbatas, bisa mencoba mengganti oli shock depan dengan takaran yang pas atau menggunakan per shock depan yang lebih progresif agar redaman lebih empuk.

+ +

Masalah Kelistrikan PCX 150 (K97)

Solusi: PCX memiliki fitur idling stop yang cukup memakan daya aki. Pastikan voltase pengisian (kiprok/rectifier) normal di angka 13.5V - 14.5V saat mesin menyala. Jika sering soak, cek apakah ada arus bocor akibat pemasangan aksesori tambahan (seperti lampu variasi atau klakson keong). Jika tidak ada aksesori, pertimbangkan mengganti aki dengan tipe yang memiliki kapasitas Ampere lebih besar (upgrade ke aki tipe GTZ7S) agar lebih stabil.

+ +

Masalah Sistem Pendingin PCX 150 (K97)

Solusi: Periksa level air radiator di reservoir dan pastikan tidak ada kebocoran pada selang-selang sistem pendingin. Lakukan kuras air radiator (flushing) setiap 12.000 km menggunakan cairan coolant berkualitas. Cek juga kinerja kipas radiator apakah berputar saat mesin panas. Jika air radiator sering berkurang drastis tanpa bocor luar, ada kemungkinan tutup radiator sudah lemah dan tidak bisa menahan tekanan, segera ganti dengan yang baru (sesuaikan spesifikasi tekanan BAR-nya).

+ +

Masalah Pengereman PCX 150 (K97)

Solusi: Suara decit muncul karena penumpukan debu kampas atau material kampas yang terlalu keras. Solusinya, lepas kampas rem, bersihkan kaliper dari sisa debu, dan ampelas tipis permukaan kampas rem serta piringan cakram agar kotoran hilang. Berikan sedikit gemuk khusus rem (brake grease) pada bagian pin kaliper agar pergerakan kaliper lancar dan tidak macet yang memicu panas berlebih.

+ +

Masalah Mesin PCX 150 (K97)

Solusi: Seringkali disebabkan oleh tensioner keteng yang sudah lemah. Cek komponen tensioner; jika sudah tidak bisa menekan rantai keteng dengan kencang, segera ganti dengan part original baru. Jika suara tetap muncul, ada kemungkinan rantai keteng (cam chain) sudah aus/melar. Pastikan juga area roller di dalam CVT sudah dicek, karena roller yang peyang juga bisa menimbulkan suara berisik yang sering disalahartikan sebagai suara mesin.

+ +

Masalah Body/Eksterior PCX 150 (K97)

Solusi: Ini masalah umum akibat klem pengunci body yang mulai longgar atau karet peredam yang getas. Gunakan double tape foam atau karet ganjalan pada bagian sambungan body yang longgar. Bisa juga dengan menyisipkan potongan ban dalam bekas atau seal tape pada kaitan plastik body agar saat terkena getaran mesin, body tidak saling beradu dan menimbulkan suara berisik.

+ +

Masalah Transmisi PCX 150 (K97)

Solusi: V-belt memiliki masa pakai, biasanya di kisaran 20.000 - 24.000 km. Jika sudah muncul bunyi mencicit saat tarikan awal atau fisik belt sudah retak-retak di bagian gigi-giginya, segera lakukan penggantian dengan V-belt original. Jangan paksa memakai belt yang sudah retak karena jika putus di jalan akan merusak komponen CVT lainnya dan membahayakan keselamatan saat berkendara.

+ +

Masalah Kelistrikan PCX 150 (K97)

Solusi: Pertama, pastikan baterai remote Smart Key masih kuat, ganti dengan tipe CR2032 yang baru. Jika baterai sudah baru tapi tetap sulit, coba cek apakah ada interferensi sinyal dari alat elektronik lain di sekitar parkiran. Jika motor tetap tidak bisa dinyalakan, gunakan kode darurat (Emergency Key) dengan memasukkan ID Tag ke kenop kunci sesuai buku manual. Jika tetap tidak respon, kemungkinan besar modul SCU (Smart Control Unit) mengalami error dan harus dibawa ke bengkel resmi untuk di-reset.

+ +

Catatan: Data mungkin kurang akurat, selalu konsultasikan dengan tenaga ahli atau layanan servis resmi. Harga tidak mengikat (online/offline) dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Data ID #102

Ad Loading...

Motor Honda Lainnya