Honda

Honda Supra GTR 150

Supra GTR 150 DOHC 6-Speed


Trim:
Sport Edition
Bodi:
Underbone
Assembly:
CKD

Spare Parts (Suku Cadang):

Selalu gunakan spare part Honda yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Honda Supra varian Supra GTR 150 tahun 2016 - 2026.

Pilih Suku Cadang

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...

Ad Loading...

Masalah

Masalah yang sering terjadi pada Supra GTR 150:

Masalah Mesin Supra GTR 150

Solusi: Masalah ini biasanya bersumber dari tensioner keteng (cam chain tensioner) yang lemah atau aus. Solusinya, ganti tensioner dengan part original baru. Jika ingin lebih awet, banyak pemilik melakukan modifikasi menggunakan tensioner manual agar tekanan ke rantai keteng bisa diatur secara presisi, namun pastikan pemasangannya tepat agar tidak membuat rantai keteng terlalu tegang yang berisiko putus.

+ +

Masalah Transmisi Supra GTR 150

Solusi: Penyebab utama seringkali berasal dari kopling yang sudah mulai aus atau kabel kopling yang kurang terlumasi. Coba setel ulang kerenggangan kabel kopling di area dekat blok mesin, pastikan ada 'free play' yang pas. Jika masih keras, cek kondisi kampas kopling, apakah sudah tipis atau hangus. Ganti kampas kopling dengan yang original dan pastikan menggunakan oli mesin dengan spesifikasi JASO MA2 yang sesuai.

+ +

Masalah Kelistrikan Supra GTR 150

Solusi: Lampu utama atau lampu sein sering mati mendadak.

+ +

Masalah Suspensi Supra GTR 150

Solusi: Karakter suspensi GTR 150 memang cenderung kaku untuk kestabilan di kecepatan tinggi. Jika terasa terlalu keras, kurangi sedikit volume oli shock atau ganti dengan oli shock yang memiliki viskositas lebih encer. Pastikan seal shock dalam kondisi baik agar tidak bocor. Jika ingin kenyamanan ekstra untuk dalam kota, opsi mengganti per shock variasi yang lebih lembut (progressive spring) bisa menjadi alternatif.

+ +

Masalah Sistem Pendingin Supra GTR 150

Solusi: Pastikan air radiator (coolant) selalu dalam kondisi penuh dan tidak ada kebocoran di selang radiator. Cek juga apakah ada kotoran yang menumpuk di kisi-kisi radiator yang menghambat aliran udara. Jika kipas radiator mati, periksa sekring atau sensor suhu (thermoswitch). Rutin lakukan flushing atau kuras air radiator setiap 12.000 km untuk mencegah kerak yang menghambat sirkulasi air pendingin.

+ +

Masalah Pengereman Supra GTR 150

Solusi: Masalah ini biasanya disebabkan oleh adanya angin palsu (air) di dalam sistem pengereman hidrolik. Lakukan 'bleeding' rem dengan membuang minyak rem lama melalui baut nepel di kaliper belakang hingga gelembung udara hilang. Pastikan master rem tidak bocor. Jika kampas rem sudah tipis, segera ganti karena piringan cakram GTR 150 cukup sensitif terhadap panas jika terkena gesekan logam dengan logam.

+ +

Masalah Mesin Supra GTR 150

Solusi: Bersihkan throttle body dan cek kondisi air filter. Seringkali kotoran menumpuk di sensor MAP atau TPS menyebabkan pembacaan ECU menjadi kacau. Gunakan cairan pembersih khusus throttle body (bukan karburator cleaner biasa agar tidak merusak seal). Pastikan juga busi sudah diganti sesuai interval (setiap 8.000 - 10.000 km) dengan tipe yang sesuai spesifikasi (tipe iridium disarankan untuk pengapian lebih stabil).

+ +

Masalah Transmisi Supra GTR 150

Solusi: Rantai bawaan GTR 150 memang tidak dilengkapi chain guard penuh, sehingga cepat kotor dan kendor. Solusinya, bersihkan dan lumasi rantai secara rutin setiap 500km atau setelah terkena hujan. Gunakan chain lube berkualitas, bukan oli bekas. Jika sudah terlalu kendor dan tidak bisa disetel, segera ganti satu set gear (gear set) agar tidak merusak gir depan dan belakang.

+ +

Masalah Body Supra GTR 150

Solusi: Vibrasi pada kecepatan tinggi adalah hal lumrah, namun jika terlalu berisik, cek baut-baut body yang mungkin longgar. Pasang double tape busa atau karet tambahan pada titik pertemuan antar sambungan body plastik untuk meredam getaran. Pastikan semua klip pengunci body tidak ada yang patah, jika patah, segera ganti klip baru agar body tetap presisi.

+ +

Masalah Mesin Supra GTR 150

Solusi: Cek tegangan aki, karena sistem FI sangat bergantung pada voltase yang stabil untuk kerja pompa bensin dan injektor. Jika aki di bawah 12.4V, segera cas atau ganti. Selain itu, periksa tekanan fuel pump di tangki; jika tekanannya lemah, suplai bensin ke injektor terhambat. Bersihkan pula injektor di bengkel resmi menggunakan alat injector cleaner agar semprotan bahan bakar kembali ideal.

+ +

Catatan: Data mungkin kurang akurat, selalu konsultasikan dengan tenaga ahli atau layanan servis resmi. Harga tidak mengikat (online/offline) dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Data ID #114

Ad Loading...

Motor Honda Lainnya