AR125 Liquid Cooled 2-Stroke CBU/CKD Binter
Selalu gunakan spare part Kawasaki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Kawasaki AR & G7 Classic varian Binter AR 125 tahun 1984 - 1989.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Binter AR 125:
Masalah Mesin Binter AR 125
Solusi: Biasanya masalah ada di sistem katup buluh (reed valve) yang sudah lemah atau bocor. Langkahnya, bongkar bagian intake manifold, cek kondisi reed valve (lidah membran), pastikan tidak ada celah saat menutup. Jika sudah renggang, segera ganti dengan yang baru atau gunakan bahan karbon fiber untuk respons yang lebih baik agar campuran bahan bakar tidak balik ke karburator.
Masalah Mesin Binter AR 125
Solusi: Binter AR125 sangat bergantung pada sistem choke. Pastikan kabel choke terpasang dengan benar dan tidak macet. Selain itu, cek kompresi dan kondisi busi. Kalau kompresi terasa lemah, kemungkinan ring piston sudah aus. Bersihkan karburator terutama bagian pilot jet yang sering tersumbat kotoran karena umur motor yang tua.
Masalah Sistem Pendingin Binter AR 125
Solusi: Motor ini menggunakan sistem pendingin cairan (liquid cooled). Masalah umum adalah radiator yang tersumbat kerak atau water pump yang impellernya aus. Kuras air radiator secara berkala menggunakan coolant berkualitas. Cek juga selang-selang radiator dari keretakan atau sumbatan. Jika overheat masih terjadi, cek seal pompa air, biasanya bocor sehingga sirkulasi air terhambat.
Masalah Kelistrikan Binter AR 125
Solusi: Sistem kelistrikan Binter AR125 masih menggunakan komponen lawas yang rentan oksidasi. Bersihkan semua soket kabel menggunakan contact cleaner. Masalah utama biasanya di regulator (kiprok) yang sudah soak. Ganti dengan kiprok yang memiliki output stabil atau upgrade ke kiprok motor yang lebih modern namun tetap perhatikan jalur kabelnya agar aki tidak cepat tekor.
Masalah Transmisi Binter AR 125
Solusi: Ini biasanya disebabkan oleh kampas kopling yang sudah tipis atau per kopling yang sudah letoy (lemah). Buka bak kopling, ukur ketebalan kampas kopling, dan pastikan plat gesek tidak gosong. Jika kondisi kampas masih tebal, periksa mekanisme stut kopling di bak mesin agar tidak macet. Gunakan oli dengan spesifikasi yang sesuai untuk kopling basah.
Masalah Pengereman Binter AR 125
Solusi: Masalah klasik motor tua adalah piston kaliper yang berkarat karena air atau debu. Bongkar kaliper, bersihkan piston dari kerak menggunakan amplas halus (ukuran 1000 ke atas), dan ganti seal piston (seal kit) agar tidak bocor. Pastikan juga minyak rem diganti baru dan lakukan bleeding (buang angin) secara total agar rem pakem kembali.
Masalah Mesin Binter AR 125
Solusi: Pompa oli samping pada AR125 bersifat mekanis. Jika bocor, biasanya seal as pompa sudah getas. Segera ganti seal tersebut agar tidak mencemari lingkungan dan mesin tidak kehabisan pelumas. Pastikan setelan pompa oli (tanda titik di tuas pompa) sejajar saat gas ditarik penuh agar asupan oli samping tetap pas dan tidak menyebabkan busi cepat mati.
Masalah Suspensi Binter AR 125
Solusi: Binter AR125 menggunakan sistem suspensi monoshock Uni-Trak yang kompleks. Masalah sering terjadi pada bushing (laher bambu) di link suspensi yang sudah pecah atau kering karena kurang pelumas. Bongkar bagian linkage, bersihkan dari kotoran, beri gemuk (grease) berkualitas tinggi pada bearing, dan ganti bearing yang sudah oblak agar suspensi kembali lembut.
Masalah Kelistrikan Binter AR 125
Solusi: Cek kabel busi dan cop busi. Biasanya air masuk melalui celah cop busi yang sudah tidak rapat. Ganti cop busi dengan yang memiliki seal karet anti air yang baik. Selain itu, pastikan CDI dalam kondisi kering dan tidak retak casing-nya. Jika CDI terbungkus rapat dan terlindungi dari cipratan air, masalah mogok saat hujan biasanya teratasi.
Masalah Mesin Binter AR 125
Solusi: Ini indikasi adanya kebocoran udara palsu (false air) di sekitar intake manifold atau packing blok silinder. Cek semua sambungan antara karburator dan mesin, pastikan gasket (paking) dalam kondisi baik. Jika ada baut yang kendur, kencangkan. Jika paking sudah getas, wajib ganti baru agar tekanan di ruang bakar tetap terjaga dan idle stabil.
