GTO 2-Stroke Dual Drum
Selalu gunakan spare part Kawasaki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Kawasaki Binter varian Binter GTO 110 tahun 1980 - 1983.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Binter GTO 110:
Masalah Mesin Binter GTO 110
Solusi: Ini masalah krusial di motor 2-tak. Lepas pompa oli samping, lalu bersihkan saluran dari endapan oli kental menggunakan cairan pembersih (carb cleaner). Pastikan saat pemasangan, bleeding udara di baut pembuangan dilakukan sampai oli keluar tanpa gelembung. Jika pompa sudah aus, sebaiknya rekondisi atau ganti seal-nya agar aliran oli ke kruk as tetap lancar dan tidak menyebabkan ngejim.
Masalah Mesin Binter GTO 110
Solusi: Biasanya karena seal kruk as (kiri-kanan) sudah bocor sehingga terjadi kebocoran kompresi primer. Cek juga karburator; bongkar dan bersihkan pilot jet karena lubang-lubang kecilnya sering tersumbat kotoran tangki. Atur ulang baut setelan angin (air screw) di kisaran 1,5 sampai 2 putaran dari kondisi tertutup rapat sampai mesin terdengar stabil dan tidak berebet.
Masalah Kelistrikan Binter GTO 110
Solusi: Binter GTO menggunakan sistem pengapian platina yang rawan oksidasi. Bersihkan permukaan platina menggunakan amplas halus dan atur celah kerenggangannya sesuai spesifikasi manual (0,3-0,4 mm). Untuk lampu yang redup, cek kondisi spul (stator coil) dan ganti bohlam ke tipe yang lebih efisien atau pertimbangkan konversi ke CDI agar pengapian lebih stabil dan kelistrikan tidak terlalu drop.
Masalah Transmisi Binter GTO 110
Solusi: Periksa kondisi per penahan (spring) pada mekanisme operan gigi di bak mesin. Seringkali masalah timbul karena plat kopling yang sudah aus atau rumah kopling (clutch basket) yang sudah termakan (oblak). Ganti plat kopling dengan yang baru (bisa substitusi dengan tipe Kawasaki lain yang cocok) dan pastikan kabel kopling tidak tertekuk atau seret agar perpindahan transmisi lebih empuk.
Masalah Pengereman Binter GTO 110
Solusi: Rem depan GTO masih tipe tromol besar atau cakram awal yang seringkali sudah termakan usia. Jika cakram, kuras minyak rem dan ganti dengan DOT 3 atau 4 yang baru. Jika tromol, bersihkan kampas rem dari debu oli/kotoran, lalu ampelas permukaan kampas dan bagian dalam tromol agar kesat. Pastikan kawat rem tidak kaku dan beri sedikit pelumas agar tarikan handle lebih ringan.
Masalah Suspensi Binter GTO 110
Solusi: Suspensi bawaan Binter GTO sudah berumur tua, biasanya seal as shock sudah getas. Jika sudah bocor, ganti seal shock dan oli shock dengan takaran yang pas. Jika terasa terlalu keras, bisa jadi per shock sudah tidak elastis. Solusi terbaik adalah mengganti dengan shock aftermarket berkualitas yang memiliki panjang yang sama agar posisi motor tidak berubah dan kenyamanan tetap terjaga.
Masalah Mesin Binter GTO 110
Solusi: Ini indikasi seal kruk as sebelah kanan jebol, sehingga oli transmisi tersedot masuk ke ruang bakar. Segera bongkar bak mesin kanan, ganti seal kruk as (oil seal) dengan yang berkualitas orisinal. Pastikan juga takaran oli samping di pompa tidak disetel terlalu boros. Setelah ganti seal, motor perlu digeber sebentar agar sisa oli di knalpot terbakar habis.
Masalah Kelistrikan Binter GTO 110
Solusi: Sistem pengisian pada Binter GTO masih menggunakan kiprok/regulator jadul. Jika aki sering habis, cek tegangan output dari spul saat mesin digas. Kemungkinan besar regulator sudah lemah atau kabel massa (ground) ada yang karatan. Bersihkan semua soket kelistrikan dengan contact cleaner agar aliran arus tidak terhambat dan aki bisa terisi dengan maksimal.
Masalah Bahan Bakar Binter GTO 110
Solusi: Penyebab utamanya adalah jarum pelampung (needle valve) yang kotor atau dudukan pelampungnya sudah aus, sehingga bensin terus mengalir (banjir). Bongkar mangkok karburator, bersihkan jarum dari endapan bensin. Jika ujung jarum sudah terlihat tidak rata, segera ganti dengan yang baru agar aliran bensin tertutup rapat saat mangkok sudah penuh.
Masalah Mesin Binter GTO 110
Solusi: Binter GTO adalah mesin 2-tak berpendingin udara. Jika mesin cepat panas, cek kondisi sirip-sirip silinder blok, bersihkan dari lumpur atau kotoran yang menempel agar pembuangan panas maksimal. Pastikan juga campuran oli samping dan bensin sudah pas (tidak terlalu kering/miskin) karena campuran yang terlalu irit bensin (lean) akan membuat suhu ruang bakar melonjak drastis.
