Edge R / Edge VR Sharp Design
Selalu gunakan spare part Kawasaki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Kawasaki Kaze, Blitz & Joy varian Edge 110 tahun 2010 - 2014.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Edge 110:
Masalah Mesin Edge 110
Solusi: Biasanya masalah ada pada setelan pilot jet yang terlalu irit atau karburator kotor. Langkahnya: bersihkan karburator menggunakan carb cleaner, cek kondisi busi apakah sudah aus, lalu setting ulang pilot jet dan main jet ke ukuran standar atau sedikit lebih besar. Pastikan juga intake manifold tidak bocor (rembes udara) agar campuran bensin dan udara tetap presisi.
Masalah Transmisi Edge 110
Solusi: Masalah klasik di kopling sentrifugal. Coba lakukan pengecekan pada kampas ganda, jika sudah tipis atau hangus harus segera diganti. Selain itu, pastikan setelan baut kopling di blok mesin kanan disesuaikan kembali. Gunakan oli dengan spesifikasi JASO MA yang sesuai agar pergerakan plat kopling tidak selip.
Masalah Kelistrikan Edge 110
Solusi: Kawasaki Edge masih menggunakan sistem kelistrikan AC untuk lampu utama. Jika sering putus, cek kiprok (regulator). Biasanya kiprok sudah lemah dan tidak mampu menahan lonjakan arus. Solusinya ganti dengan kiprok original Kawasaki, jangan pakai produk imitasi karena voltase tidak stabil yang bisa merusak bohlam secara terus-menerus.
Masalah Suspensi Edge 110
Solusi: Seal shock mungkin sudah bocor atau oli shock sudah berkurang/kental. Kuras oli shock lama, bersihkan bagian dalam tabung dari kotoran/endapan. Ganti seal shock jika terlihat rembes, lalu isi dengan oli shock baru dengan takaran yang pas (jangan terlalu banyak agar tidak terlalu keras). Gunakan oli shock dengan viskositas standar pabrik.
Masalah Pengereman Edge 110
Solusi: Biasanya ada angin palsu di sistem pengereman hidrolik. Lakukan bleeding (buang angin) pada master rem dan kaliper dengan minyak rem baru (DOT 3 atau 4). Jika handle tetap dalam, cek seal master rem apakah sudah aus. Jika sudah aus, ganti repair kit master rem agar tekanan hidrolik kembali maksimal.
Masalah Mesin Edge 110
Solusi: Cek celah klep (valve clearance), biasanya setelah pemakaian bertahun-tahun celah klep jadi longgar. Setel ulang celah klep sesuai spesifikasi Kawasaki Edge (In: 0.05-0.10mm, Ex: 0.10-0.15mm). Jika suara masih kasar, cek kondisi keteng (cam chain) dan tensioner, biasanya tensioner sudah lemah dan perlu diganti agar rantai keteng kembali tegang.
Masalah Kelistrikan Edge 110
Solusi: Periksa relay starter atau bendik. Jika bendik masih bunyi cetek-cetek tapi dinamo tidak putar, kemungkinan besar carbon brush (arang) pada dinamo starter sudah habis. Bongkar dinamo starter, bersihkan komutator dari kerak, dan ganti carbon brush dengan yang baru. Pastikan kabel massa dari aki ke rangka mesin tidak berkarat.
Masalah Bodi Edge 110
Solusi: Penyebabnya adalah klip bodi yang sudah longgar atau karet bushing sudah getas. Ganti baut-baut bodi yang karat dan pasang kembali klip pengunci dengan yang baru. Untuk bagian yang bergetar, beri lapisan double tape busa (foam) di antara pertemuan bodi agar getaran teredam dan tidak beradu langsung dengan rangka.
Masalah Mesin Edge 110
Solusi: Cek bagian membran karburator (vakum). Jika karet vakum bolong atau kaku, aliran bensin tidak akan terkontrol dengan baik dan mesin jadi boros. Selain itu, periksa filter udara, jika sudah hitam pekat segera ganti agar suplai udara maksimal. Terakhir, pastikan jarum skep tidak aus dan posisi klip jarum berada di tengah.
Masalah Transmisi Edge 110
Solusi: Rantai bawaan sering mengalami peregangan karena beban kerja. Solusinya, ganti satu set gear (gear set) dengan kualitas yang lebih baik (high durability) dan jangan lupa untuk selalu memberikan pelumas rantai (chain lube) secara rutin setiap 500km atau setelah terkena hujan untuk mencegah karat dan kemoloran dini.
