Kawasaki

Kawasaki Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS)

Ninja 250 Injeksi Gen 1 / Special Edition / MDP ABS


Trim:
Standard
Bodi:
Sport / Fairing
Assembly:
CKD

Spare Parts (Suku Cadang):

Selalu gunakan spare part Kawasaki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Kawasaki Ninja 250 Twin & Single varian Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS) tahun 2012 - 2017.

Pilih Suku Cadang

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...

Ad Loading...

Masalah

Masalah yang sering terjadi pada Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS):

Masalah Mesin Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS)

Solusi: Ini biasanya disebabkan oleh injektor yang mampet atau busi sudah lemah. Langkah pertamanya, coba bersihkan injektor menggunakan cairan injector cleaner atau bawa ke bengkel untuk di-ultrasonic cleaning. Jika belum sembuh, ganti busi dengan tipe Iridium agar pembakaran lebih optimal. Jangan lupa cek juga kualitas bahan bakar, pastikan minimal menggunakan RON 92.

+ +

Masalah Kelistrikan Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS)

Solusi: Penyebab utamanya adalah rectifier (kiprok) yang mulai lemah atau ada kebocoran arus (current leakage) di sistem kabel bodi. Langkah solusinya: cek voltase pengisian menggunakan multitester saat mesin menyala (harus di angka 13.5V - 14.5V). Jika di bawah itu, ganti kiprok dengan yang original. Pastikan tidak ada aksesori tambahan yang terpasang langsung ke aki tanpa relay.

+ +

Masalah Sistem Pendingin Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS)

Solusi: Periksa kondisi air radiator, apakah berkurang atau tercampur oli. Jika air radiator sering habis, cek seal water pump yang biasanya sudah aus. Bersihkan kisi-kisi radiator dari kotoran/lumpur yang menempel agar aliran udara lancar. Jika fan radiator tidak berputar, segera cek sensor suhu (thermoswitch) atau sekring kipas yang mungkin putus.

+ +

Masalah Transmisi Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS)

Solusi: Masalah ini sering terjadi karena setelan kabel kopling yang terlalu kendur atau kampas kopling sudah mulai tipis. Cara mengatasinya, setel ulang freeplay kabel kopling di dekat handle kiri atau blok mesin. Jika masih keras, kemungkinan besar kampas kopling sudah aus dan harus diganti satu set (kampas + plat gesek) agar perpindahan gigi kembali halus.

+ +

Masalah Mesin Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS)

Solusi: Suara ini umumnya berasal dari automatic tensioner keteng yang sudah lemah atau pernya patah. Solusinya, ganti dengan tensioner baru atau menggunakan tensioner manual agar tekanannya bisa diatur. Namun, pastikan juga setelan klep masih dalam batas toleransi pabrikan, karena klep yang terlalu longgar juga bisa menimbulkan suara berisik.

+ +

Masalah Pengereman Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS)

Solusi: Gejala ini menandakan adanya angin palsu di sistem pengereman atau seal master rem sudah mulai bocor. Lakukan bleeding (kuras) minyak rem menggunakan minyak rem DOT 4 yang baru. Jika setelah dikuras rem masih tetap dalam, berarti seal master rem di handle harus diganti karena karetnya sudah tidak bisa menahan tekanan hidrolik dengan baik.

+ +

Masalah Kelistrikan Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS)

Solusi: Kabel socket headlamp pada Ninja 250 FI sering mengalami panas berlebih hingga meleleh karena beban arus yang tinggi. Solusinya, ganti socket bohlam dengan tipe keramik yang lebih tahan panas. Pastikan juga sambungan kabel tidak ada yang longgar atau terbakar. Jika ingin lebih awet, disarankan mengganti bohlam ke tipe LED yang lebih efisien dayanya.

+ +

Masalah Suspensi Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS)

Solusi: Seal shock depan bocor atau rembes oli.

+ +

Masalah Mesin Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS)

Solusi: Biasanya terjadi karena tekanan bahan bakar di fuel pump sudah lemah atau filter bensin di dalam tangki sudah sangat kotor. Langkah pengecekan: ukur tekanan fuel pump (minimal 3 bar). Jika tekanan di bawah itu, bersihkan filter fuel pump. Jika masih tetap lemah, Anda mungkin perlu melakukan servis atau penggantian komponen rotak fuel pump.

+ +

Masalah Rangka & Bodi Ninja 250 FI (EX250L / EX250M ABS)

Solusi: Getaran ini sering disebabkan oleh baut-baut mounting mesin atau baut bodi yang longgar karena efek vibrasi motor 2 silinder. Solusinya, lakukan pengecekan rutin dan kencangkan baut mounting mesin (terutama baut blok atas dan bawah) dengan kunci torsi sesuai spesifikasi. Jika masih getar, periksa karet mounting mesin, jika sudah pecah/getas, segera ganti dengan yang baru.

+ +

Catatan: Data mungkin kurang akurat, selalu konsultasikan dengan tenaga ahli atau layanan servis resmi. Harga tidak mengikat (online/offline) dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Data ID #275

Ad Loading...

Motor Kawasaki Lainnya