Z250 FI / Z250 Karbu Engine Platform
Selalu gunakan spare part Kawasaki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Kawasaki Z Series (Naked Sport) varian Z250 Twin Cylinder tahun 2013 - 2020.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Z250 Twin Cylinder:
Masalah Mesin Z250 Twin Cylinder
Solusi: Ini biasanya karena kotoran menumpuk di Throttle Body atau Idle Speed Control (ISC). Bersihkan Throttle Body menggunakan cairan pembersih khusus (carb/injector cleaner) tanpa merusak sensor. Jika masih bermasalah, lakukan reset ECU dengan melepas kabel aki negatif selama 15 menit agar sistem melakukan kalibrasi ulang. Pastikan juga filter udara dalam kondisi bersih agar asupan udara optimal.
Masalah Kelistrikan Z250 Twin Cylinder
Solusi: Penyebab utama seringkali ada pada regulator/kiprok yang panas berlebih atau spul (stator) yang mulai lemah. Cek output voltase menggunakan multitester saat mesin menyala di atas 3000 RPM, idealnya di angka 13.5V - 14.5V. Jika di bawah itu, segera cek konektor kabel dari spul ke kiprok yang sering terbakar karena panas. Solusinya adalah ganti kiprok dengan kualitas original atau melakukan modifikasi jalur kelistrikan (jalur fullwave) jika sudah banyak tambahan aksesori lampu.
Masalah Transmisi Z250 Twin Cylinder
Solusi: Masalah ini biasanya bersumber dari kopling yang sudah mulai tipis atau setelan kabel kopling yang terlalu kendur. Lakukan penyetelan kabel kopling di dekat tuas atau di bak mesin agar titik gigit (free play) pas. Jika masih keras, cek kondisi kampas kopling dan per kopling; jika sudah aus, ganti dengan set kampas kopling original. Jangan lupa gunakan oli mesin yang spesifikasinya sesuai (JASO MA2) agar performa transmisi tetap halus.
Masalah Sistem Pendingin Z250 Twin Cylinder
Solusi: Cek ketinggian air radiator di tabung reservoir. Jika berkurang drastis, periksa apakah ada kebocoran pada selang radiator atau seal water pump yang sudah getas. Bersihkan kisi-kisi radiator dari kotoran atau lumpur agar aliran udara maksimal. Jika kipas radiator tidak berputar saat suhu panas, cek sensor suhu (thermoswitch) atau sekring kipas. Segera kuras air radiator dengan cairan coolant berkualitas agar tidak terjadi korosi di sistem pendingin.
Masalah Kelistrikan Z250 Twin Cylinder
Solusi: Jangan panik, lampu FI menyala menandakan ada sensor yang tidak membaca dengan benar. Cara terbaik adalah melakukan scan diagnosa menggunakan perangkat OBD atau alat scanner khusus Kawasaki di bengkel resmi untuk mengetahui kode kerusakannya. Seringkali masalahnya hanya kabel sensor (seperti sensor O2 atau sensor CKP) yang kendor atau kotor. Setelah diperbaiki, kode error harus dihapus dari memori ECU menggunakan alat scanner tersebut.
Masalah Pengereman Z250 Twin Cylinder
Solusi: Ini biasanya disebabkan oleh minyak rem yang sudah jenuh (terkontaminasi air) sehingga titik didihnya turun, atau ada angin palsu di sistem pengereman. Lakukan pengurasan minyak rem (bleeding) secara total dan ganti dengan minyak rem DOT 4 yang baru. Pastikan tidak ada udara yang terjebak di dalam master rem atau kaliper. Jika tuas tetap dalam, periksa seal piston master rem apakah sudah aus/bocor.
Masalah Suspensi Z250 Twin Cylinder
Solusi: Kebocoran biasanya terjadi karena adanya debu atau kotoran yang menempel pada as shock dan menggores seal karet saat shock bekerja naik-turun. Bersihkan as shock secara rutin. Jika sudah terlanjur bocor, ganti seal shock dengan barang original dan jangan lupa ganti oli shock dengan takaran yang pas sesuai buku manual agar redaman tetap nyaman dan tidak keras/terlalu empuk.
Masalah Mesin Z250 Twin Cylinder
Solusi: Cek kondisi busi apakah sudah aus atau kotor. Untuk Z250 yang punya dua silinder, pastikan pengapian di kedua busi normal. Selain itu, periksa injektor, mungkin ada sumbatan kotoran sehingga semprotan bahan bakar tidak sempurna. Lakukan pembersihan injektor (injector cleaning) di bengkel. Cek juga tekanan pompa bensin (fuel pump) apakah masih kuat menyuplai bahan bakar ke ruang bakar.
Masalah Kelistrikan Z250 Twin Cylinder
Solusi: Cek sekring (fuse) di kotak sekring yang berada di bawah jok. Seringkali sekring putus akibat beban kelistrikan yang berlebih atau korsleting ringan pada kabel yang terkelupas. Periksa juga kabel-kabel di area stang yang sering tertekuk saat setang dibelokkan ke kiri atau ke kanan; jika ada kabel yang putus di dalam selongsongnya, lakukan penyambungan ulang dan isolasi dengan rapi.
