Tornado GX Tromol
Selalu gunakan spare part Suzuki yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Suzuki Tornado & Crystal varian Tornado GX 100 tahun 1994 - 2002.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Tornado GX 100:
Masalah Mesin Tornado GX 100
Solusi: Ini masalah klasik motor 2 tak. Langkah pertama, cek apakah selang oli samping tersumbat kotoran. Jika pompa oli tidak memompa, segera bongkar penutupnya dan bersihkan dari endapan oli kental. Kalau seal di dalam pompa sudah getas, wajib ganti seal kit baru agar tekanan oli kembali normal dan mesin tidak 'ngejim' karena kurang pelumasan.
Masalah Mesin Tornado GX 100
Solusi: Biasanya karena setelan angin karburator terlalu irit atau cuk tidak berfungsi. Coba bersihkan karburator secara menyeluruh, pastikan pilot jet tidak mampet. Setelah bersih, atur ulang baut setelan angin di kisaran 1.5 - 2 putaran dari posisi menutup rapat. Pastikan juga busi masih dalam kondisi prima (tidak hitam/basah oli).
Masalah Transmisi Tornado GX 100
Solusi: Karena Tornado menggunakan kopling otomatis (sentrifugal), masalah selip sering terjadi karena kampas ganda yang sudah aus atau rumah kopling yang termakan. Bongkar bak kopling, cek kondisi kampas ganda. Jika sudah tipis atau permukaan rumah kopling sudah kasar, sebaiknya ganti satu set kampas ganda baru agar tenaga mesin tersalurkan maksimal ke roda belakang.
Masalah Kelistrikan Tornado GX 100
Solusi: Sistem kelistrikan Tornado masih menggunakan arus AC dari spul. Solusinya, cek kondisi kiprok apakah masih berfungsi menstabilkan arus. Jika kiprok normal tapi masih redup, coba bersihkan soket-soket kabel yang berjamur menggunakan cairan contact cleaner. Alternatif lain adalah melakukan ubahan jalur kelistrikan menjadi full-wave agar lampu lebih stabil meskipun mesin di putaran rendah.
Masalah Pengereman Tornado GX 100
Solusi: Biasanya seal master rem sudah baret atau minyak rem sudah terkontaminasi air. Lakukan kuras minyak rem (bleeding) secara total, gunakan minyak rem DOT 3 atau DOT 4. Jika rem tetap terasa keras atau tidak pakem, bongkar master rem atas dan ganti piston kit master rem dengan yang baru. Pastikan tidak ada udara terjebak di dalam selang rem.
Masalah Suspensi Tornado GX 100
Solusi: Shockbreaker bawaan Tornado sudah berumur, kemungkinan besar oli di dalamnya sudah habis atau seal bocor. Solusi paling praktis adalah mengganti dengan shockbreaker baru yang memiliki spesifikasi panjang yang sama. Jika ingin mempertahankan orisinalitas, bisa dilakukan servis shock (rebuild) dengan mengganti seal dan mengisi ulang oli shock dengan viskositas yang lebih kental agar ayunan lebih stabil.
Masalah Mesin Tornado GX 100
Solusi: Ini adalah penyakit bawaan motor 2 tak. Jika tarikan terasa berat, artinya lubang buang di silinder atau silencer knalpot tertutup kerak oli yang terbakar. Bakar knalpot menggunakan api atau bersihkan bagian silencer dengan cairan pembersih kerak/soda api secara hati-hati. Pastikan lubang eksos di blok silinder juga dikerok dari kerak karbon agar sirkulasi gas buang lancar.
Masalah Kelistrikan Tornado GX 100
Solusi: Biasanya disebabkan oleh koil pengapian yang mulai lemah atau CDI yang sudah tidak stabil suhunya. Cek percikan bunga api di busi saat motor kondisi panas; jika percikan kecil atau berwarna kuning, ganti koil. Jika masih sering mati mendadak, kemungkinan besar CDI sudah 'lelah' dan perlu diganti dengan unit baru atau substitusi yang kompatibel.
Masalah Mesin Tornado GX 100
Solusi: Penyebab utamanya adalah paking (gasket) bak mesin yang sudah getas dimakan usia. Bongkar bak mesin, bersihkan sisa paking lama yang menempel dengan scraper (hati-hati jangan sampai tergores). Pasang paking baru dan tambahkan sedikit sealer (lem gasket) yang tahan panas tipis-tipis saja agar sambungan benar-benar rapat dan tidak rembes lagi.
Masalah Sistem Pendingin Tornado GX 100
Solusi: Tornado menggunakan pendingin udara alami (sirip blok). Jika sering overheat, pastikan sirip-sirip pada blok silinder bersih dari kotoran atau lumpur yang menempel, karena ini menghambat pelepasan panas. Selain itu, periksa setelan campuran bahan bakar, karena campuran yang terlalu miskin (irit) akan menyebabkan suhu mesin naik drastis. Pastikan oli samping yang digunakan kualitasnya bagus untuk mencegah gesekan berlebih.
